ilustrasi menulis (pexels.com/Ron Lach)
Ada hari ketika memang kamu merasa stuck, sama sekali gak ada ide yang keluar. Kamu sudah buka laptop, ganti posisi duduk, bikin kopi, buka dokumen baru, tetapi tetap gak tahu mau menulis apa. Biasanya, semakin dipaksa justru semakin kesal. Akhirnya bukan cuma tulisannya yang gak jadi kamu hasilkan, membuka laptop pun sudah bikin malas.
Kalau hal semacam ini sering terjadi, coba perhatikan juga apa yang kamu lakukan di luar waktu menulis. Bisa jadi kamu memang sedang kurang membaca, jarang mencari hal baru, atau beberapa hari terakhir cuma sibuk dengan rutinitas yang monoton. Seperti seorang chef, seorang penulis tetap butuh bahan, kok. Kadang bahan tulisan bisa muncul dari satu percakapan, buku, film, perjalanan singkat, atau kejadian kecil, bukan sebatas datang dari duduk dua jam sambil menunggu ide muncul begitu saja.
Menulis yang sekarang terasa berat gak selalu berarti kamu sudah kehilangan minat terhadap kegiatan itu. Bisa jadi kamu terlalu lama menulis dengan tuntutan yang sama sampai lupa bahwa menulis juga boleh dilakukan tanpa target apa pun. Sesekali, bikin tulisan yang gak akan dikirim ke siapa-siapa juga gak ada salahnya. Siapa tahu dari situ kamu kembali menemukan sparks dari kegiatan menulis yang dulu kamu sukai.