Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Wellness dan Adopsi Anabul di Dog Does Disco 2026

4 min read
Wellness dan Adopsi Anabul di Dog Does Disco 2026
Central Park Mall Jakarta kembali menggelar festival anjing tahunan bertajuk Dog Does Disco (DDD) 2026 yang akan berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026 (Dok. Central Park Mall Jakarta)
  • Dog Does Disco 2026 menggabungkan wellness, mode, musik, komunitas, dan aksi penyelamatan hewan dalam satu festival di Central Park Mall Jakarta.

  • Rangkaian acara menghadirkan Dog Yoga, Sound Healing, sesi edukasi, serta ruang untuk memahami kebutuhan emosional anjing.

  • Festival menyediakan Adoption Corner bagi anjing hasil penyelamatan dan menghadirkan hiburan dari Bilal Indrajaya serta HIVI!.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aktivitas apa yang paling ingin kamu ikuti di DDD 2026?
Share Article

Jakarta, IDN Times — Gaya hidup masyarakat urban yang semakin menjadikan hewan peliharaan sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga kini mulai mengubah wajah industri hiburan di ibu kota. Merespons fenomena sosial tersebut, Central Park Mall Jakarta kembali menggelar festival anjing tahunan bertajuk Dog Does Disco (DDD) 2026 yang akan berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026. Alih-alih sekadar menjadi arena bermain konvensional, gelaran yang mengusung tema besar "Paws for Peace: A Wellness & Fashion Festival" ini berevolusi menjadi ruang holistik yang memadukan kesehatan mental, mode, musik, interaksi komunitas, hingga aksi nyata penyelamatan hewan.

Sejak pertama kali dihelat pada 2012 silam, Dog Does Disco memang telah menjelma menjadi barometer perayaan komunitas pencinta hewan peliharaan di Indonesia. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran warga perkotaan akan pentingnya kesejahteraan psikologis, kehadiran hewan peliharaan—khususnya anjing—kini diakui secara luas sebagai salah satu terapi penenang jiwa yang efektif di tengah tuntutan pekerjaan yang serba cepat. GM Marcomm & Relation Central Park, Silviyanti Dwi Aryati, menegaskan bahwa festival tahun ini sengaja direkalibrasi untuk menawarkan pengalaman spiritual dan komunal yang jauh lebih mendalam.

"Tahun ini, melalui 'Paws for Peace', kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih luas dengan menggabungkan wellness, mode, musik, dan komunitas dalam satu wadah. Kami berharap melalui Dog Does Disco, kami dapat terus menjadi ruang bagi komunitas untuk berkumpul, berbagi, dan menciptakan momen bermakna bersama anabul (anak bulu) mereka," tegas Silviyanti.

  1. 1. Tren wellness dan relaksasi bersama hewan peliharaan

    Festival anjing Dog Does Disco 2026 di Central Park Mall Jakarta, yang berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026.
    Central Park Mall Jakarta kembali menggelar festival anjing tahunan bertajuk Dog Does Disco (DDD) 2026 yang akan berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026 (Dok. Central Park Mall Jakarta)

    Konsep healing atau penyembuhan batin bersama hewan peliharaan menjadi urat nadi dari penyelenggaraan DDD 2026. Pihak penyelenggara mendobrak standar acara hewan peliharaan dengan menyajikan praktik kesehatan holistik, seperti Dog Yoga hingga terapi frekuensi penyembuhan berbasis suara. Aktivitas ini bukan sekadar gimik, melainkan metode relaksasi terukur yang dirancang untuk menurunkan tingkat stres, merelaksasi otot, sekaligus memperkuat ikatan kebatinan antara pemilik dan anjingnya.

    Di luar aktivitas fisik dan meditasi, kedalaman hubungan emosional antara manusia dan hewan peliharaan juga dibedah dari sudut pandang yang lebih ilmiah dan empatik. Festival ini secara khusus menggelar sesi wicara yang menghadirkan praktisi kesejahteraan sekaligus komunikator hewan, Dery Ginanjar. Didampingi oleh pendiri Anjay Pet Service, Gabriel Rinaldi, forum diskusi ini diarahkan untuk mengedukasi warga perkotaan tentang cara membangun empati, mengenali bahasa tubuh, serta memahami kebutuhan emosional lintas spesies. Pemahaman ini krusial bagi masyarakat urban yang kerap menjadikan hewan peliharaan sebagai sistem dukungan emosional andalan mereka.

  2. 2. Mendorong adopsi hewan

    WhatsApp Image 2026-09-27 at 01.46.45.jpeg
    Central Park Mall Jakarta kembali menggelar festival anjing tahunan bertajuk Dog Does Disco (DDD) 2026 yang akan berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026 (Dok. Central Park Mall Jakarta)

    Guna menyeimbangkan aspek wellness, ekspresi kebebasan dan kreativitas tetap mendapatkan panggung utama melalui peragaan busana Dog Fashion Show. Arena ini membuka ruang kompetitif yang sehat bagi anjing dan pemiliknya untuk berkreasi dalam balutan busana serasi. Suasana komunal juga diperkuat melalui kehadiran area permainan berhadiah, pameran mainan Jason Toy Exhibition, anjungan foto 360 derajat untuk mengabadikan momen, truk es krim khusus, parade maskot, hingga zona VIP yang mewadahi pertemuan antarkomunitas dan pemengaruh (influencer).

    Di balik gemerlap gaya hidup kelas menengah tersebut, DDD 2026 menolak menutup mata terhadap realitas miris banyaknya hewan telantar di jalanan ibu kota. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang nyata, penyelenggara mendedikasikan satu zona khusus bernama Adoption Corner. Melalui pojok adopsi ini, para pengunjung dipertemukan langsung dengan anjing-anjing korban penelantaran atau hasil penyelamatan yang telah direhabilitasi dan siap menerima uluran kasih sayang dari keluarga baru. Langkah ini menjadi pengingat kuat bahwa kecintaan terhadap hewan harus dimanifestasikan dalam wujud aksi penyelamatan nyata.

  3. 3. Panggung hiburan inklusif

    WhatsApp Image 2026-09-27 at 01.50.09 (1).jpeg
    Penyanyi solois Bilal Indrajaya memanjakan telinga pengunjung dengan lantunan syahdunya pada Sabtu, (26/09/2026) (Dok. Central Park Mall Jakarta)

    Puncak kebersamaan lintas spesies selama tiga hari ini akan disempurnakan oleh harmoni musik dari deretan musisi papan atas Tanah Air. Penyanyi solois Bilal Indrajaya memanjakan telinga pengunjung dengan lantunan syahdunya pada Sabtu, (26/09/2026).

    Sementara itu, energi positif dari grup musik HIVI! menutup keseluruhan rangkaian festival pada Minggu, 27 September 2026. Melalui kolaborasi antara relaksasi, kepedulian sosial, dan hiburan inklusif, festival ini kembali membuktikan bahwa ruang publik di Jakarta dapat dirancang untuk ramah bagi setiap makhluk hidup.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More