5 Pelajaran Hidup Dear Tomorrow, Buku Inspiratif Karya Maudy Ayunda!

Kamu sudah baca belum, nih?

Tidak hanya pandai berakting dan bernyanyi, Maudy Ayunda juga membuktikan bahwa dirinya juga pandai dalam merangkai kata-kata. Pada 2018, buku perdana Maudy Ayunda rilis dengan judul Dear Tomorrow.

Dalam buku ini, Maudy Ayunda membahas seputar opini dan pengalamannya tentang menjadi diri sendiri, mimpi, cinta, dan mindset. Buku yang telah masuk cetakan kelima ini, terbit dalam bahasa Inggris dan berhiaskan foto-foto Maudy Ayunda serta pepatah-pepatah yang menyentuh di dalamnya.

Buku dengan tebal 171 halaman ini menarik untuk dibaca dan diresapi maknanya oleh generasi Millennials yang ingin meningkatkan kepercayaan diri. Tak hanya menghibur, Dear Tomorrow juga memberikan pelajaran kehidupan kepada siapa pun yang membaca. Sudahkah kamu membaca buku satu ini? Kalau belum, ini lima pelajaran hidup dari buku Dear Tomorrow!

1. Semua membutuhkan waktu

Manusia kadang suka lupa kalau apa yang ingin dicapai memerlukan proses dan juga waktu, seperti ketika Maudy harus mengambil gap year untuk dapat masuk ke perguruan tinggi yang ia impikan. Melalui Dear Tomorrow ini, ia menyampaikan bahwa banyak orang terburu-buru untuk menggapai sesuatu, namun menikmati proses dalam pencarian juga perlu. Setuju tidak?

2. Memaafkan diri sendiri

Sering dibayangi kesalahan di masa lalu? Sebaiknya kamu membaca buku karangan perempuan lulusan Oxford University ini. Memaafkan diri sendiri mungkin adalah hal yang susah, namun semua orang memiliki kesalahan dalam hidupnya bukan? Jangan terlalu keras pada diri sendiri!

Baca Juga: 7 Rekomendasi Buku 'Self-help' yang Bantu Hidupmu Lebih Baik

3. Nyaman adalah jebakan

Mengambil risiko bukan hal yang mudah dilakukan oleh setiap orang. Namun, satu hal yang jarang disadari bahwa diam di dalam zona nyaman juga berbahaya.

Kok gitu? Diam di zona nyaman membuat kamu tidak mengambil pengalaman dan kesempatan yang datang. Jadi, kamu lebih memilih mengambil risiko atau hanya berada dalam gelembung zona nyaman?

4. Perspektif akan sebuah perubahan

Dalam hidup, perubahan kadang menimbulkan ketakutan dan juga ketidaknyamanan ketika dijalani. Tidak dengan Maudy, ia melihat perubahan sebagai sebuah kesempatan untuk menata ulang diri dan mimpi. Dear Tomorrow menerangkan bahwa sebuah perubahan tidak selalu buruk. Terdapat sisi baik dari segala hal termasuk perubahan dalam hidup.

5. Menoleh ke belakang itu perlu

Banyak manusia yang menolak untuk melihat ke belakang dengan memilih untuk melupakan dan memulai sesuatu yang baru. Padahal, pengalaman di masa lalu yang membentuk siapa diri kita di masa sekarang, ya, 'kan?

Mereka menjadi pengingat agar selalu berusaha meningkatkan diri dan membantu cara bertindak di masa yang akan datang. Jangan takut untuk melihat ke belakang, ya. Sesekali tidak masalah, kok.

Banyak pelajaran yang dapat diambil dari sebuah buku. Belum lagi jika buku tersebut memang dibuat untuk dapat meningkatkan kualitas diri seseorang.

Dear Tomorrow memiliki rangkaian kata yang apik dan dijamin akan membuat pembaca tersenyum ketika membaca topik yang sejalan dengan yang sedang dirasakan. Tidak hanya itu, Maudy juga memberikan banyak sekali informasi tentang dirinya, mulai dari lagu-lagu kesukaan hingga sesuatu yang disukai dan tidak. Selamat membaca, ya!

Baca Juga: Biar Produktif, 5 Jenis Buku Ini Cocok Dibawa Saat Traveling

Naufal Al Rahman Photo Community Writer Naufal Al Rahman

I have a lot of things inside my head so that I love writing about everything based on my ideas, highly-enthusiastic seeks out new challenges and gains more knowledges.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Just For You