Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Niat Puasa Syawal 6 Hari Setelah Idul Fitri Beserta Ketentuannya

Niat Puasa Syawal 6 Hari Setelah Idul Fitri Beserta Ketentuannya
Ilustrasi puasa (pexels.com/khats cassim)
Intinya Sih
  • Puasa enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan besar, yaitu pahala setara berpuasa sepanjang tahun bagi yang telah menunaikan puasa Ramadan sebelumnya.
  • Niat puasa Syawal dapat dilakukan sejak malam hari atau pagi hari selama belum makan dan minum, dengan lafaz niat khusus sebagai pembeda dari puasa wajib.
  • Puasa Syawal bisa dimulai tanggal 2 Syawal dan dilakukan berturut-turut atau terpisah; ulama menganjurkan mendahulukan qadha Ramadan sebelum menjalankan puasa sunah ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjalankan ibadah puasa sunah enam hari di bulan Syawal merupakan momen yang sangat dinantikan umat Muslim untuk menyempurnakan pahala setelah sebulan penuh berpuasa Ramadan. Ibadah ini memiliki keistimewaan luar biasa, di mana seseorang yang mengerjakannya akan mendapatkan pahala yang setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Memasuki bulan kemenangan ini, memahami niat dan tata cara pelaksanaan yang benar menjadi kunci utama agar ibadah sunah tersebut diterima dengan sempurna. Dengan persiapan yang matang, kamu bisa menjaga semangat ibadah pasca Ramadan agar tetap menyala. Buat kamu yang ingin melaksanakan puasa Syawal, berikut bacaan niat hingga ketentuan pelaksanaannya yang harus dipahami!

1. Keutamaan menjalankan puasa Syawal

pexels-helloaesthe-15707529.jpg
Ilustrasi kurma (pexels.com/helloaesthe)

Puasa Syawal bukan sekadar ibadah tambahan, melainkan bentuk syukur seorang hamba atas kekuatan yang diberikan Allah SWT selama menjalani bulan suci. Rasulullah SAW dalam haditsnya menegaskan bahwa barangsiapa berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seolah-olah berpuasa sepanjang tahun.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِننْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Sungguh Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun’.” (HR Muslim no 1164)

2. Bacaan niat puasa Syawal 6 hari

pexels-khats-cassim-556291-7449196.jpg
Ilustrasi puasa (pexels.com/khats cassim)

Niat merupakan rukun terpenting dalam ibadah yang menjadi pembeda antara sekadar menahan lapar dengan aktivitas spiritual yang bernilai pahala. Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa sunah Syawal boleh dilakukan di pagi hari selama kamu belum mengonsumsi makanan atau minuman apa pun.

Berikut adalah lafaz niat puasa Syawal lengkap dengan teks Arab, Latin, dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘ala.

Artinya: "Aku niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala."

3. Waktu dan tata cara puasa syawal

pexels-timur-weber-9127850.jpg
Ilustrasi buka puasa (pexels.com/timur weber)

Waktu pelaksanaan puasa Syawal dimulai sejak tanggal 2 Syawal karena pada hari raya Idul Fitri (1 Syawal) umat Muslim diharamkan untuk berpuasa. Kamu bisa mulai menjalankan ibadah ini sehari setelah lebaran atau kapan saja selama masih berada di bulan Syawal.

Melansir laman Baznas, meskipun lebih utama dilakukan secara berturut-turut selama enam hari, para ulama memperbolehkan jika ingin melaksanakannya secara terpisah atau selang-seling. Fleksibilitas ini diberikan agar umat Muslim tetap bisa menunaikan sunah tanpa mengabaikan momen penting halalbihalal dengan kerabat dan tetangga.

4. Puasa Syawal dan puasa ganti Ramadan, mana yang harus didahulukan?

pexels-a-darmel-8164504.jpg
Ilustrasi pria muslim (pexels.com/alana darmel)

Pertanyaan mengenai prioritas antara puasa Syawal dan qadha Ramadan sering kali muncul di kalangan jamaah yang memiliki tanggungan utang puasa. Para ulama menyarankan untuk mendahulukan pembayaran utang puasa wajib terlebih dahulu agar kewajiban utama kepada Allah SWT tuntas.

Namun, jika waktu di bulan Syawal sudah sangat terbatas, diperbolehkan untuk mengambil keutamaan puasa Syawal terlebih dahulu agar tidak kehilangan momentumnya. Meski begitu, pastikan kamu tetap melunasi utang puasa Ramadan di bulan-bulan berikutnya sebelum memasuki Ramadan tahun depan.

Menjalankan puasa Syawal enam hari adalah langkah indah untuk menjadikan ketakwaan sebagai karakter utama dalam diri kita. Semoga dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang benar, kita semua mendapatkan keberkahan serta pahala yang melimpah di bulan yang suci ini.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us