Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelajaran Berharga dari Persahabatan Messi-Suarez, De Paul, dan Neymar

Pelajaran Berharga dari Persahabatan Messi-Suarez, De Paul, dan Neymar
Ilustrasi pertemanan Messi (instagram.com/leomessi)
Share Article

Di dunia sepak bola modern yang penuh persaingan, persahabatan sejati sering kali menjadi sesuatu yang langka. Kompetisi, ego, dan tekanan untuk menjadi yang terbaik terkadang membuat hubungan antarpemain tidak bertahan lama. Namun, kisah persahabatan yang dijalin oleh Lionel Messi dengan Luis Suárez, Rodrigo De Paul, dan Neymar menunjukkan bahwa hubungan tulus masih bisa tumbuh di tengah ketatnya persaingan profesional.

Bahkan ketika karier membawa mereka ke klub dan negara yang berbeda, ikatan pertemanan tersebut tetap terjaga. Dari hubungan Messi dan Suarez yang bertahan lebih dari satu dekade hingga kedekatannya dengan De Paul di tim nasional Argentina, ada banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari kisah mereka.

1. Persahabatan yang kuat dibangun oleh kepercayaan

Ilustrasi Messi dan Suarez (instagram.com/leomessi)
Ilustrasi Messi dan Suarez (instagram.com/leomessi)

Salah satu alasan hubungan Messi dan Suarez begitu langgeng adalah adanya kepercayaan yang terbangun selama bertahun-tahun. Hubungan mereka tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan keseharian.

“Kami bukan hanya pesepakbola, kami juga ayah, kami memiliki kebiasaan yang mirip dan hampir sebaya. Kami senang bersenang-senang, minum mate, kadang-kadang makan bersama. Ini menghasilkan hubungan yang indah. Dan seiring waktu, kepercayaan yang besar juga tumbuh," kata Suarez dalam wawancaranya bersama Tribuna.

Pelajaran pentingnya adalah bahwa persahabatan sejati tidak dibangun dari kesamaan hobi saja, tetapi juga dari rasa percaya. Persahabatan dan kepercayaan ini membantu mereka saling mendukung ketika menghadapi tekanan dan tantangan.

2. Tidak ada ruang untuk ego dalam persahabatan sehat

Neymar
Neymar (Instagram.com/neymarjr)

Ketika Messi, Suarez, dan Neymar membentuk trio legendaris MSN di Barcelona, banyak orang mengira persaingan akan muncul karena ketiganya adalah superstar. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Ia menjelaskan bahwa kedekatan di luar lapangan membuat mereka semakin kompak saat bermain bersama.

"Hari ini saya bisa mengatakan bahwa kami menjadi teman, dan ketika itu terjadi dalam sepak bola, kamu akan lebih membantu rekan-rekanmu selama pertandingan. Kami mengembangkan ikatan yang kuat, sebagai tiga pemain Amerika Selatan dan 'rival' (berbeda negara). Itu adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dicapai tetapi kami berhasil, bermain bersama dan menjalin persahabatan yang baik," kata Neymar dalam Bleacher Report.

Menurutnya, persahabatan dan kerendahan hati menjadi kunci kesuksesan trio tersebut. Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa hubungan yang sehat tidak selalu tentang siapa yang paling hebat, tetapi bagaimana setiap orang bersedia mendukung satu sama lain.

 

3. Teman yang baik tetap mendukung meski berpisah jalan

Bukti dukungan Suarez ke Messi (Instagram.com/luissuarez9)
Bukti dukungan Suarez ke Messi (Instagram.com/luissuarez9)

Pada tahun 2017, Neymar meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain. Banyak penggemar mengira hubungan mereka akan merenggang. Namun kenyataannya, komunikasi mereka tetap berjalan. Messi bahkan pernah mengungkapkan bahwa dirinya masih memiliki grup WhatsApp bersama Neymar dan Suarez.

"Saya memiliki grup WhatsApp di mana Suárez, Neymar, dan saya berada. Neymar adalah fenomena dan, ya, kami terus mengobrol. Nama grupnya ada hubungannya dengan Amerika Selatan. 'Tiga Orang Amerika Selatan' atau semacam itu," kata Messi kepada ESPN Brasil.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa persahabatan yang tulus tidak bergantung pada jarak atau kesamaan tempat kerja. Hubungan yang dibangun atas dasar rasa hormat dan kepedulian akan tetap bertahan meskipun kehidupan membawa masing-masing orang ke jalan yang berbeda.

4. Kehadiran teman bisa menjadi sumber dukungan mental

Messi bersama Rodrigo De Paul (instagram.com/leomessi)
Messi bersama Rodrigo De Paul (instagram.com/leomessi)

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penggemar memperhatikan kedekatan Messi dan Rodrigo De Paul di tim nasional Argentina. De Paul bahkan sering disebut sebagai "pengawal pribadi" Messi karena selalu berada di sisinya baik di dalam maupun luar lapangan.

Hubungan yang positif dalam olahraga ini tentu bisa membantu mereka mengelola tekanan dan meningkatkan kesejahteraan. Dukungan yang mereka terima satu sama lain merupakan salah satu faktor penting dalam performa  di lapangan.

Hubungan Messi dan De Paul menunjukkan bahwa sahabat tidak selalu harus hadir sejak lama. Kadang seseorang yang baru hadir dalam hidup kita justru bisa menjadi pendukung terbesar ketika menghadapi tekanan dan tanggung jawab yang berat.

5. Persahabatan membuat kesuksesan lebih bermakna

Ilustrasi pertemanan Messi (instagram.com/leomessi)
Ilustrasi pertemanan Messi (instagram.com/leomessi)

Banyak orang mengejar kesuksesan pribadi, tetapi kisah Messi bersama Suarez dan Neymar menunjukkan bahwa pencapaian besar terasa lebih indah ketika dirayakan bersama teman dekat. Mantan rekan setim mereka, Ivan Rakitić, menilai keharmonisan hubungan Messi, Suarez, dan Neymar menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Barcelona pada masa itu hingga mendapatkan treble winners musim 2014/2015.

"Mungkin terdengar berlebihan, tetapi mereka adalah sahabat terbaik di dunia, sahabat terbaik dalam sejarah sepak bola. Dan saya tidak perlu menjelaskan betapa pentingnya hal itu bagi kami," katanya kepada ESPN.

Persahabatan Lionel Messi dengan Suarez, Neymar, dan De Paul memberikan banyak pelajaran berharga yang relevan tidak hanya dalam dunia olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kepercayaan, kerendahan hati, loyalitas, dukungan emosional, dan kemampuan untuk ikut bahagia atas keberhasilan teman merupakan nilai-nilai yang terlihat jelas dalam hubungan mereka.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More

5 Fakta Corpus Christi College, University of Cambridge

08 Jun 2026, 14:03 WIBLife