"Zona nyaman adalah keadaan perilaku di mana seseorang beroperasi dalam kondisi netral kecemasan, menggunakan serangkaian perilaku terbatas untuk memberikan tingkat kinerja yang stabil, biasanya tanpa rasa risiko," ujar Judith Bardwick dalam karyanya Danger in the Comfort Zone.
Pelajaran dari Masha and The Bear: Berani Keluar dari Zona Nyaman

Mencoba hal baru dapat membantu seseorang bergerak dari kebiasaan akrab menuju proses berkembang.
Pengalaman baru dapat memperluas perspektif, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun ketahanan saat menghadapi tantangan.
Perpindahan dari zona nyaman membutuhkan keberanian karena prosesnya tidak selalu linier dan bisa penuh tantangan.
Mencoba hal baru sering sering terasa menakutkan karena harus meninggalkan kebiasaan yang terasa akrab dan familier. Namun, jika terus berada di zona nyaman, kamu mungkin tidak bisa melangkah lebih jauh dan berkembang. Hal ini dapat dilihat dari karakter Masha dalam Masha and The Bear yang dikenal suka mencoba hal baru.
Meski terkadang menghadapi tantangan, namun tekad untuk keluar dari zona nyaman bisa menjadi pelajaran berharga. Kemauan untuk keluar dari zona nyaman juga bisa mendatangkan pengalaman baru yang menjadi proses untuk mengenal kemampuan diri.
1. Mencapai tujuan baru dan meningkatkan kepercayaan diri

Cuplikan episode Masha and the Bear (youtube.com/MashaBearEN) Keluar dari zona nyaman bukan berarti meninggalkan pencapaian yang telah dimiliki. Mengutip sumber Harvard Summer School, bergerak melampaui zona nyaman ke zona pertumbuhan memungkinkan seseorang untuk berkembang. Mungkin saja dapat menjadi seseorang yang lebih produktif, mencapai lebih banyak, meraih tujuan yang telah ditetapkan, dan bersedia untuk terus bertumbuh.
Selain itu, pencapaian yang akan diraih, akan membawa kepercayaan diri, terutama jika kamu bekerja keras dan menantang diri sendiri. Peningkatan percaya diri untuk bisa mencapai sesuatu, akan mendorong kamu mencapai lebih banyak target atau tujuan.
2. Keluar zona nyaman akan memperluas perspektif dan membangun ketahanan

cuplikan Masha and the Bear episode Victory Cry (youtube.com/Masha and The Bear) Penulis Jessica A Knet dalam sumber Harvard Summer School, menjelaskan bahwa keluar dari zona nyaman dapat memperluas duniamu. Melihat tempat baru, bertemu orang baru, bahkan memungkinkan untuk mempelajari hal baru. Dengan bergerak melampaui zona nyaman, kamu juga tengah membangun ketahanan diri. Banyak pelajaran yang akan didapatkan, misalnya kemampuan untuk menangani kegagalan, menghadapi ketidakpastian, hingga menangani kecemasan.
Beruang tentu banyak mendorong Masha untuk keluar dari zona nyaman, mencoba berbagai hal baru, bahkan memberi dukungan untuk menghadapi tantangan. Kebiasaan ini yang membuat seorang anak memiliki kemampuan untuk lebih resilience dan memiliki daya juang yang tinggi.
3. Butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman

karakter manusia dalam animasi Masha and the Bear (youtube.com/Masha and The Bear) Dibutuhkan keberanian untuk melangkah dari zona nyaman. Pasalnya, tanpa arahan yang jelas, tak ada bayangan untuk membangun pengalaman baru. Namun setelah memperoleh keterampilan baru dan menghadapi tantangan dengan banyak akal, kamu akan masuk ke periode pembelajaran dan zona nyaman baru diciptakan.
Melansir Positive Psychology, proses berpindah dari zona nyaman ke zona pertumbuhan mungkin tidak linier. Terkadang, setelah mulai keluar dari zona nyaman, jalannya bisa jadi tak mulus dan penuh tantangan. Akan tetapi, upaya itu perlu kamu lakoni untuk bisa keluar dari zona nyaman.
Proses berpindah dari zona nyaman dapat menjadi penuh tantangan. Namun, proses tersebut layak untuk dicoba.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























