Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pelajaran Persahabatan Toy Story 5, Bikin Mikir Ulang Arti Teman

5 Pelajaran Persahabatan Toy Story 5, Bikin Mikir Ulang Arti Teman
Toy Story 5 (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)
Intinya Sih
  • Toy Story 5 menyoroti perjuangan Bonnie memahami arti persahabatan sejati, menunjukkan bahwa jumlah teman bukan ukuran kebahagiaan jika tak ada penerimaan dan pengertian.
  • Film ini menegaskan pentingnya menjaga jati diri dalam pertemanan, karena hubungan yang sehat tidak menuntut seseorang berubah demi diterima lingkungan.
  • Kisah Bonnie dan Blaze menggambarkan bahwa menemukan teman sejati butuh keberanian memulai langkah pertama serta kesadaran bahwa setiap orang berhak diterima apa adanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Persahabatan menjadi salah satu tema yang paling menyentuh dalam film Toy Story 5. Lewat kisah Bonnie yang kesulitan mencari teman karena merasa berbeda dari anak-anak seusianya, film ini menunjukkan bahwa memiliki banyak teman bukanlah tujuan utama. Yang jauh lebih penting adalah menemukan orang yang menerima kita apa adanya. Dari kisah Bonnie, Jessie, hingga Blaze, ada banyak pelajaran tentang arti persahabatan yang bisa dipetik.

1. Teman di dunia maya gak selalu menjadi teman di dunia nyata

Seorang anak perempuan karakter animasi memegang tablet hijau berbentuk lucu dengan ekspresi takjub di ruang tamu rumah.
still cut film Toy Story 5 (dok. Pixar/Toy Story 5)

Saat Bonnie (Scarlett Spears) akhirnya memiliki smart tablet Lilypad (Greta Lee), ia berhasil masuk ke lingkaran pertemanan teman-teman sebayanya. Sekilas, Bonnie sangat bahagia karena akhirnya mendapatkan teman. Namun, kedekatan itu ternyata hanya sebatas permukaan.

Toy Story 5 memperlihatkan bahwa jumlah teman, terutama yang terjadi di dunia maya, sering kali gak menjadi ukuran kualitas sebuah persahabatan. Seseorang bisa saja dikelilingi banyak orang, tetapi tetap merasa sendirian jika gak ada yang benar-benar memahami dan menerimanya.

2. Berusaha "fit in" bukan berarti harus kehilangan jati diri

Bonnie Toy Story 5
Bonnie (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Karena ingin terus dianggap bagian dari kelompoknya, Bonnie mulai memaksakan diri mengikuti semua yang dilakukan teman-temannya. Ia menjadi sibuk dengan Lilypad hingga perlahan meninggalkan hal yang sebenarnya ia sukai, yaitu bermain dengan mainan dan berimajinasi.

Toy Story 5 menunjukkan bahwa menyesuaikan diri memang wajar, tetapi jangan sampai mengorbankan jati diri hanya demi diterima oleh orang lain. Persahabatan yang sehat seharusnya tidak mengharuskan seseorang mengubah kepribadiannya hanya agar dianggap “cukup baik”.

3. Pertemanan yang sehat gak membuatmu merasa malu menjadi diri sendiri

Bonnie Toy Story 5
Bonnie (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Konflik Bonnie memuncak ketika teman-temannya mengetahui bahwa Bonnie sedang mencari mainan kesayangannya yang hilang. Alih-alih memahami, mereka justru menertawakan Bonnie dan menganggapnya terlalu kekanak-kanakan. Ini membuat Bonnie sangat sedih dan terluka.

Momen ini menjadi pengingat bahwa teman yang baik gak akan mempermalukan kita karena hobi atau kesukaan yang berbeda. Persahabatan yang sehat seharusnya menjadi tempat yang aman untuk menjadi diri sendiri, bukan membuat kita terus merasa dihakimi.

4. Bukan kamu yang aneh, mungkin kamu belum ketemu teman yang tepat

Toy_Story_5_-_Blaze.png
Toy Story 5 (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Bonnie sempat mengira ada yang salah dengan dirinya karena sulit mendapatkan teman. Padahal, masalahnya bukan karena ia kurang menarik atau terlalu berbeda. Ia hanya belum bertemu dengan orang yang memiliki minat dan cara berpikir yang sejalan dengannya.

Jessie (Joan Cusack) sebagai mainan kesayangannya pun berusaha mempertemukannya dengan anak yang suka bermain dengan imajinasi dan pernah merasa "berbeda". Pertemanan mereka terjadi secara natural. Dari sini, Toy Story 5 memberi pelajaran bahwa gak ada orang yang "terlalu aneh" sehingga gak bisa memiliki teman. Mungkin, kamu hanya belum bertemu teman yang benar-benar tepat untukmu.

5. Persahabatan sering kali dimulai dari keberanian mengambil langkah pertama

Seorang anak perempuan berambut merah memeluk boneka koboi dengan lembut di bawah pohon pada adegan film animasi Toy Story 5.
still cut film Toy Story 5 (dok. Pixar/Toy Story 5)

Sebelum Bonie dan Blaze (Mykal Michelle Harris) berteman, pertemuan mereka awalnya cukup canggung. Bonnie yang pemalu, cenderung menarik diri. Blaze pun sama. Situasi itu hampir membuat kesempatan mereka menjadi teman menghilang begitu saja.

Untungnya, Bonnie akhirnya memberanikan diri mengajak Blaze bermain bersama. Keberanian kecil itulah yang menjadi awal lahirnya persahabatan mereka. Dari sini, film ini menunjukkan bahwa menemukan teman yang tepat terkadang memang membutuhkan langkah pertama, meski terasa menakutkan.

Itu tadi 5 pelajaran persahabatan di Toy Story 5. Mana yang paling ngena buatmu?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari

Related Articles

See More