Jakarta, IDN Times – Menutup sesinya di Indonesia Summit 2026, Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, menyampaikan pesan khusus. Terutama untuk para perempuan yang ingin melangkah lebih jauh di dunia profesional.
Dian menegaskan bahwa peluang selalu ada di setiap situasi, bahkan di tengah kondisi yang paling sulit sekalipun. Tapi ia mengingatkan, kesempatan itu gak datang begitu saja.
"Di setiap situasi, even though di situasi susah, opportunity akan selalu muncul. Tapi tentu datangnya tidak tiba-tiba dan gratisan, harus selalu mencari ceruk opportunity itu," kata Dian.
Khusus untuk para perempuan dan calon pemimpin masa depan, Dian menyampaikan dorongan yang kuat. Ia menilai saat ini adalah momen yang luar biasa bagi perempuan untuk maju dan mengambil peran lebih besar.
“Untuk para perempuan, future female leader, saya encourage bahwa kesempatan untuk perempuan sekarang luar biasa besar. Kita harus percaya kita punya kapabilitas dan kapasitas, gunakan your capacity and capability semaksimal mungkin," ujar Dian.
Menurutnya, kapabilitas dan kapasitas yang dimiliki perempuan perlu disalurkan, bukan hanya disimpan. Pesan ini disampaikan Dian dalam Indonesia Summit 2026 bertema Building Digital Finance Infrastructure for the Next Economy yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.
