Ada masa ketika mengisi waktu luang terasa seperti kesalahan. Kalender penuh aktivitas dianggap pencapaian, sedangkan istirahat beberapa jam sering memunculkan rasa bersalah yang sulit dijelaskan. Perasaan semacam ini kerap muncul di tengah budaya overwork yang membuat kesibukan terlihat lebih bernilai daripada ketenangan.
Padahal, hidup tidak selalu harus diukur dari seberapa banyak hal yang berhasil diselesaikan dalam sehari. Jika belakangan kamu merasa lelah mengejar target yang tidak ada habisnya, mungkin beberapa sudut pandang berikut layak dipertimbangkan. Berikut ini renungan untuk yang merasa harus selalu produktif.
