ilustrasi membaca buku (pexels.com/Mikhail Nilov)
Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi. Berikut tiga contoh sambutan yang bisa kamu gunakan.
13. Cerdas di Era Digital
“Di era digital ini, literasi menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki setiap perempuan. Mari kita menjadi pribadi yang tidak hanya konsumtif terhadap informasi, tetapi juga kritis dan bijak dalam menyaringnya. Dengan begitu, kita bisa tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berdaya.”
14. Literasi: Senjata Utama Perempuan Cerdas
"Selamat pagi. Melalui tulisan, Kartini mengguncang dunia tanpa perlu angkat senjata. Di era informasi 2026 yang penuh dengan hoax dan disinformasi, mari kita perkuat budaya literasi. Perempuan yang literat adalah perempuan yang kritis, tidak mudah terombang-ambing, dan mampu mengambil keputusan berdasarkan data serta fakta."
15. Membaca Dunia, Menulis Masa Depan
"Salam literasi! Budaya membaca adalah warisan Kartini yang paling berharga. Mari kita hidupkan kembali minat baca dan tulis di kalangan perempuan Indonesia. Dengan membaca, kita memperluas cakrawala dengan menulis, kita meninggalkan jejak sejarah. Mari kita tuliskan narasi-narasi positif tentang perempuan agar generasi mendatang memiliki panutan yang tak lekang oleh waktu."
Itulah 15 inspirasi sambutan Hari Kartini 2026 yang bisa kamu gunakan sesuai tema acara. Mulai dari emansipasi, pendidikan, kepemimpinan, hingga literasi, kamu bisa meyesuaikan sambutan ini dengan audiens dan suasana acara. Jadi, sudah siap tampil sebagai MC acara Hari Kartini?
Apa yang harus ada dalam sambutan Hari Kartini? | Sambutan biasanya berisi pembukaan, pesan utama (tema), dan penutup yang inspiratif. |
Berapa panjang ideal sambutan Hari Kartini? | Idealnya 1–3 menit agar tetap singkat, padat, dan tidak membosankan. |
Apakah sambutan harus formal? | Tidak selalu. Kamu bisa menyesuaikan gaya bahasa dengan audiens, bisa formal atau semi santai. |