Comscore Tracker

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanya

Ada surat yang namanya bermakna semut dan laba-laba

Al-Qur'an diturunkan untuk menunjukkan kasih sayang Allah SWT kepada setiap umat manusia. Hal itu dilakukan agar manusia dapat menjalani kehidupan dengan sebaik mungkin. Selain itu, melalui Al-Qur'an, manusia dapat berpegang teguh terhadap aturan-aturan yang tertulis di dalamnya. 

Dalam kitab suci ini, terdapat banyak surat yang diturunkan dengan topik dan tujuan yang berbeda-beda, terutama yang terkandung dalam juz 20. Ada tiga surat yang terdapat di dalamnya, yaitu Surat An-Naml, Al-Qasas, dan Al-’Ankabut. Berikut penjelasan lengkap tentang urutan surat dalam Al-Qur'an juz 20.

Surat An-Naml (ayat 60–93)

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanyailustrasi semut (pixabay.com/6248913)

Merupakan surat ke-27 dalam Al-Qur'an, An-Naml terdapat di juz 19 dan 20. Pada juz 20, surat An-Naml dimulai dari ayat ke 60–93.

Penamaan surat makiyah ini berdasarkan pada kata an-Naml, artinya 'semut', yang terdapat pada ayat 18 dan 19. Kedua ayat tersebut mengisahkan tentang pemimpin semut yang memerintahkan koloninya untuk masuk ke sarang masing-masing supaya tidak dilindas oleh Nabi Sulaiman AS beserta pasukannya.

Namun, selain kisah tersebut, dilansir quran.com, Surat An-Naml juga berisi:

  • Kisah Nabi Sulaiman AS dengan burung hudhud dan Ratu Balqis
  • Kisah Nabi Luth AS dan kaumnya
  • Kisah Nabi Saleh AS dan kaumnya
  • Penjelasan mengenai keesaan Allah SWT
  • Penegasan bahwa hari kebangkitan bukanlah dongeng belaka
  • Pembahasan mengenai hal yang diperselisihkan Bani Israil
  • Perintah kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya untuk memuji dan menyembah Allah serta membaca Al-Qur'an; dan lainnya.

Keutamaan membaca Surat An-Naml

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanyailustrasi membaca Al-Qur'an (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)

Terdapat beberapa keutamaan dan manfaat yang bisa didapat ketika membaca Surat An-Naml. Berikut beberapa di antaranya:

  • Memperoleh banyak kebaikan 

Berdasarkan Tafsir Al-Burhan, Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa siapa saja yang membaca Surat An-Naml, maka dirinya akan mendapat sepuluh kebaikan sejumlah orang-orang yang memercayai Nabi Sulaiman serta orang yang mendustakan Nabi Hud, Nabi Saleh, dan Nabi Ibrahim. Selain itu, ia akan keluar dari kuburnya dengan berseru, "Laa ilaaha illallah".

  • Doa wasilah menghilangkan rasa takut

Membaca Surat An-Naml ayat 10 dipercaya mampu menghilangkan rasa takut dalam diri. Berikut ayatnya:

وَأَلْقِ عَصَاكَ ۚ فَلَمَّا رَءَاهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَآنٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَٰمُوسَىٰ لَا تَخَفْ إِنِّى لَا يَخَافُ لَدَىَّ ٱلْمُرْسَلُونَ

Artinya: "dan lemparkanlah tongkatmu'. Maka, tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti dia seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. 'Hai Musa, janganlah kamu takut. Sesungguhnya orang yang dijadikan rasul tidak takut di hadapan-Ku.'" (QS. An-Naml, [27]:10).

  • Doa agar diberi ilmu hikmah

Ilmu hikmah yang dimaksudkan di sini adalah ilmu yang dapat membuat seseorang menjadi lebih bijaksana dan mulia. Hal itu akan membuat apa yang dikatakan olehnya sesuai dengan apa yang dilakukannya. 

Adapun ayat yang bisa dibaca adalah surat An-Naml ayat 15–19:

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُدَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا وَقَالا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَى كَثِيرٍ مِنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ 

وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ 

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ 

حَتَّى إِذَا أَتَوْا عَلَى وَادِي النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ 

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

Artinya: "Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman, dan keduanya mengucapkan, 'Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman.' Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata, 'Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) itu benar-benar suatu karunia yang nyata.' Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia, dan burung; lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, 'Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarang kalian agar kalian tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.' Maka, dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, 'Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.'" (QS. An-Naml, [27]:15–19).

  • Doa untuk menundukkan orang yang keras kepala. 

Saat menghadapi orang dengan watak keras kepala, Surat An-Naml ayat 30–31 ini dapat dibacakan:

إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

أَلَّا تَعْلُوا۟ عَلَىَّ وَأْتُونِى مُسْلِمِينَ

Artinya: "Sesungguhnya (surat) itu dari Sulaiman yang isinya, 'Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah, Maha Penyayang, janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.'" (QS. An-Naml, [27]:30–31).

  • Doa untuk memperoleh kebenaran

Saat sedang berada di situasi bimbang ataupun dilema dalam menentukan suatu pilihan, maka bacalah surat An-Naml ayat 93 ini:

وَقُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ سَيُرِيكُمْ ءَايَٰتِهِۦ فَتَعْرِفُونَهَا ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan." (QS. An-Naml, [27]:93).

Baca Juga: Manfaat Diciptakan Semut menurut Islam, Berperan bagi Ekosistem!

Surat Al-Qasas (1–88)

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanyailustrasi Al-Qur'an (pexels.com/Tayeb MEZAHDIA)

Surat Al-Qasas merupakan surat ke-28 yang ada di dalam Al-Qur'an. Arti dari nama surat ini adalah 'cerita-cerita'. Hal tersebut diambil dari ayat 25 yang berarti:

"Kemudian, datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua perempuan itu berjalan sambil malu-malu. Dia berkata, 'Sesungguhnya ayahku mengundangmu untuk memberi balasan sebagai imbalan atas (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami.' Ketika (Musa) mendatangi ayahnya (Syuaib) dan dia menceritakan kepadanya kisah (mengenai dirinya), dia (Syuaib) berkata, 'Janganlah engkau takut! Engkau telah selamat dari orang-orang yang zalim itu.'" (QS. Al-Qasas, [28]:25).

Sama seperti An-Naml, Al-Qasas juga tergolong surat makiyah. Surat yang terdiri atas 88 ayat ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah karena dibelenggu kekejaman kaum musyrikin Makkah yang berkuasa pada saat itu.

Berdasarkan laman quran.com, surat ini seolah menjadi kabar gembira bagi kaum muslimin bahwa sekalipun mengalami penindasan, pada akhirnya orang-orang Islamlah yang tetap akan menang. Selain itu, Al-Qasas juga menjadi penegasan bahwa siapa saja yang mempertahankan keimanannya saat berhijrah atau menghadapi musuh Allah, maka kemenanganlah yang akan ia terima.

Bukan hanya itu, melalui Surat Al-Qasas, kita juga bisa membaca berbagai kisah, seperti:

  • Kisah Nabi Musa menerima wahyu untuk menyeru kepada Firaun
  • Kisah Nabi Musa yang dihanyutkan ke Sungai Nil
  • Pertolongan Allah terhadap Bani Israil dari kekejaman Firaun
  • Kisah Karun.

Keutamaan membaca Surat Al-Qasas

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanyailustrasi tasbih dan Al-Qur'an (pexels.com/RODNAE Productions)

Ada dua keutamaan dari membaca surat Al-Qasas, antara lain:

  • Sebagai wasilah agar memperoleh kecerdasan

Orang yang istikamah membaca surat Al-Qasas ayat 51–55 dipercaya mampu membantunya memperoleh kecerdasan, terlebih lagi jika dibaca setelah menunaikan salat fardu. Berikut surat Al-Qasas ayat 51–55:

وَلَقَدْ وَصَّلْنَا لَهُمُ ٱلْقَوْلَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

ٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَٰهُمُ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِهِۦ هُم بِهِۦ يُؤْمِنُونَ

وَإِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦٓ إِنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّنَآ إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلِهِۦ مُسْلِمِينَ

اُولٰۤىِٕكَ يُؤْتَوْنَ اَجْرَهُمْ مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوْا وَيَدْرَءُوْنَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ

وَاِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ اَعْرَضُوْا عَنْهُ وَقَالُوْا لَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْ ۖسَلٰمٌ عَلَيْكُمْ ۖ لَا نَبْتَغِى الْجٰهِلِيْنَ

Artinya: "Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al-Qur'an) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran. Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al-Kitab sebelum Al-Qur'an, mereka beriman (pula) dengan Al-Qur'an itu. Dan apabila dibacakan (Al-Qur'an itu) kepada mereka, mereka berkata, 'Kami beriman kepadanya. Sesungguhnya, Al-Qur'an itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan kami. Sesungguhnya, kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan(nya).' Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan. Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling dari padanya dan mereka berkata, 'Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.'" (QS. Al-Qasas, [28]:51–55).

  • Sebagai wasilah agar diberikan keselamatan saat perjalanan

Ketika akan bepergian, biasanya kita berdoa dengan tujuan untuk mendapat perlindungan Allah SWT selama di perjalanan. Di sela-sela doa, bisa juga mengamalkan doa dalam Surat Al-Qasas ayat 85 berikut ini agar mendapat perlindungan dari-Nya:

اِنَّ الَّذِيْ فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لَرَاۤدُّكَ اِلٰى مَعَادٍ ۗقُلْ رَّبِّيْٓ اَعْلَمُ مَنْ جَاۤءَ بِالْهُدٰى وَمَنْ هُوَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

Artinya: "Sesungguhnya, yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah, 'Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata.'" (QS. Al-Qasas, [28]:85).

Baca Juga: 9 Mukjizat Nabi Musa, Membelah Laut hingga Tangan yang Bersinar

Surat Al-’Ankabut (ayat 1–44)

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanyailustrasi laba-laba (pixabay.com/vssadineni)

Surat ke-29 dalam Al-Qur'an ini terdiri atas 69 ayat. Mirip dengan An-Naml, isi Al-'Ankabut juga terpisah ke dalam dua juz, yakni juz 20 dan 21.

Surat Al-'Ankabut termasuk ke dalam golongan surat Makkiyah. Makna dari nama surat ini sendiri berarti 'laba-laba'. Pemberian nama tersebut diambil dari kisah yang ada pada ayat 41 dalam surat ini.

Ayat tersebut mengisahkan Allah yang mengumpamakan para penyembah berhala sebagai seekor laba-laba. Hewan tersebut percaya pada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya. Padahal, jika terembus angin atau tertimpa barang yang kecil saja, sarang tersebut akan hancur dengan mudah.

Nah, begitu pula dengan para penyembah berhala yang percaya pada kekuatan sesembahan mereka. Pada kenyataannya, semua itu tidak dapat menolong mereka dari azab Allah di dunia maupun di akhirat.

Dilansir quran.com, Al-'Ankabut banyak berisikan pembelajaran. Diantaranya sebagai berikut:

  • Penjelasan mengenai bukti-bukti akan datangnya hari kebangkitan
  • Pembahasan tentang kewajiban anak untuk berbuat baik kepada ayah-ibunya
  • Penegasan tentang kewajiban salat karena mampu mencegah manusia dari perbuatan mungkar
  • Penegasan bahwa cobaan di dunia sangat perlu untuk menguji keimanan seseorang
  • Kisah para nabi, seperti Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Daud, Nabi Luth, sampai Nabi Musa.

Keutamaan membaca Surat Al-'Ankabut

Urutan Surat dalam Al-Qur'an Juz 20 dan Keutamaan Membacanyailustrasi membaca Al-Qur'an (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)

Terdapat beberapa keutamaan dalam surat Al-'Ankabut, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Menjelaskan tentang salat

Aisyah bercerita, "Rasulullah melaksanakan salat gerhana matahari dan salat gerhana bulan sebanyak empat rakaat dan empat sujud dengan membaca Al-'Ankabut atau Ar-Rum di rakaat pertama dan Yasin di rakaat yang kedua." (HR. Daruquthni dan Baihaqi).

  • Wasilah doa untuk meredakan penyakit demam

Saat merasa demam, membaca surat Al-'Ankabut secara istikamah dipercaya akan menyembuhkan demam tersebut. Tidak hanya demam, tetapi beberapa hal lain, seperti kemalasan, gelisah, dan ragu-ragu.

  • Mengobati sihir

Walaupun banyak yang tidak percaya dengan sihir, membaca surat Al-’Ankabut ayat 46 dipercaya akan mengobati sihir tersebut. Adapun bunyi ayat ke-46 Surah Al-'Ankabut adalah

۞ وَلَا تُجَٰدِلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا بِٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَأُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمْ وَٰحِدٌ وَنَحْنُ لَهُۥ مُسْلِمُونَ

Artinya: "Dan janganlah kamu berdebat dengan ahli kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah, 'Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu dan kami hanya kepada-Nya berserah diri.'" (QS. Al-'Ankabut, [29]:46).

Itulah urutan surat dalam Al-Qur'an juz 20 beserta beberapa keutamaannya. Semoga kita dapat mengamalkan keutamaan-keutamaan pada setiap surat tersebut, ya. Aamiin.

Baca Juga: Urutan Surah dalam Al-Qur’an Juz 18 dan Ayat-ayat Istimewanya

Topic:

  • Bella Manoban
  • Rizna Hidayah

Berita Terkini Lainnya