Gaya hidup frugal living belakangan ini makin sering dipuja sebagai jalan menuju kebebasan finansial. Banyak orang berlomba memangkas pengeluaran, menahan diri dari hal-hal yang dianggap tidak perlu. Di satu sisi, prinsip ini memang bisa membantu kamu lebih sadar finansial. Namun, ketika dijalani secara ekstrem, frugal living justru bisa diam-diam menggerus kualitas hidup.
Masalahnya bukan pada sikap hemat itu sendiri, melainkan ketika hemat berubah jadi identitas dan standar moral. Kamu mulai menilai diri dan orang lain dari seberapa sedikit uang yang dikeluarkan. Hubungan sosial ikut terdampak karena semua diukur dengan angka. Ketahui lima sisi gelap frugal living yang sering tidak disadari, tapi pelan-pelan bikin kamu merasa terasing secara sosial.
