Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Frugal Living: Solusi Hidup Hemat Sekaligus Ramah Lingkungan

WhatsApp Image 2026-01-28 at 7.20.10 PM.jpeg
Daikin (Dok. Daikin)
Intinya sih...
  • Gaya hidup frugal living makin populer di kalangan generasi Milenial dan Gen Z sejak era pandemi 2020-an.
  • Frugal living tidak hanya menguntungkan dari sisi pengelolaan keuangan, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi lingkungan.
  • Langkah-langkah untuk memulai gaya hidup frugal termasuk mengurangi plastik sekali pakai, menggunakan kain lap, merencanakan menu harian, dan memilih perangkat elektronik hemat energi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Baru juga awal bulan, penghasilan udah terasa habis-habisan. Padahal, pengeluaran yang dilakukan masih sebatas kebutuhan rutin bulanan.             

Jangan sedih, in this economy, yang seperti ini makin banyak terjadi. Jika kondisi ini kerap terjadi, bisa jadi Ini saat yang tepat untuk mulai menerapkan gaya hidup frugal living. 

Pengertian simpelnya, frugal living merupakan pola hidup yang menitikberatkan pada pengelolaan keuangan berdasarkan prioritas dan tujuan jangka panjang. Menjalani gaya hidup frugal bukan berarti serba menahan diri yang malah disalahartikan dengan pelit bahkan sama diri sendiri. Namun soal lebih bijak dalam mengambil keputusan pada tiap pembelian. 

Sebenarnya ini bukan konsep yang benar-benar baru. Bahkan, frugal living kembali populer di Indonesia, terutama di kalangan generasi Milenial dan Gen Z sejak era pandemi 2020-an. Peran media sosial, meningkatnya kesadaran finansial, serta tekanan ekonomi seperti kenaikan harga kebutuhan pokok dan juga pajak, menjadi faktor yang mendorong gaya hidup ini dianggap semakin relevan.

Menariknya lagi, menjalani gaya hidup frugal living tak hanya mendapat manfaat dari sisi pengelolaan keuangan. Pola hidup ini juga memberi kontribusi positif bagi lingkungan. Mulai dari mengurangi limbah hingga pengurangan jejak karbon yang mendukung penciptaan lingkungan berkelanjutan. 

Untuk memulai gaya hidup ini, tak terlalu sulit. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan sehari-hari, buat lebih bijak mengelola keuangan sekaligus mendukung gaya hidup berkelanjutan.

1. Kurangi plastik sekali pakai

Ilustrasi botol minum plastik dan tumbler
Ilustrasi botol minum plastik dan tumbler (Freepik/freepik)

Langkah paling sederhana buat dimulai adalah membiasakan membawa tas belanja sendiri saat beraktivitas. Simpan dua atau tiga tas lipat di dalam tas kerja atau kendaraan untuk berjaga-jaga. Selain membuat pengeluaran belanja lebih murah, mengingat semakin banyak toko yang mengenakan biaya untuk plastik belanja, perilaku ini juga mengurangi sampah plastik yang susah didaur ulang. 

Mulai dari tas belanja, kebiasaan ini dapat ditingkatkan dengan mengganti wadah makanan berbahan plastik sekali pakai ke material yang lebih awet dan aman. Seperti kaca, stainless steel, atau silikon food grade.

2. Ganti tisu dengan kain lap

Ilustrasi kain lap lembut kucing
Ilustrasi kain lap lembut kucing (freepik.com/freepik)

Meski sepertinya hal kecil, penggunaan tisu berlebihan dapat meningkatkan limbah harian. Pilih kain lap yang dapat dicuci ulang sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis. Pilih jenis kain sesuai kebutuhan, baik untuk dapur, kendaraan, maupun membersihkan lantai, agar penggunaannya lebih optimal.

3. Rencanakan dan masak menu harian

ilustrasi bekal makanan
ilustrasi bekal makanan (freepik.com/freepik)

Mulai menyiapkan dan membawa makanan sendiri setiap hari. Pasalnya, tanpa terasa pengeluaran harian untuk makan kerap menjadi pos besar dalam anggaran bulanan. Dengan merencanakan menu harian dan memasak sendiri, pengeluaran dapat ditekan signifikan. 

Selain lebih hemat, cara ini juga membantu mengurangi sisa makanan karena bahan yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan.

4. Pilih perangkat elektronik hemat energi

WhatsApp Image 2026-01-28 at 7.20.10 PM.jpeg
Daikin (Dok. Daikin)

Karena menggunakan perangkat elektronik semakin tak dapat dihindari, memilih yang hemat energi menjadi satu-satunya opsi. Yang mesti makin bijak disadari, biaya perangkat elektronik mesti dihitung sebagai akumulasi dari harga beli dengan biaya operasionalnya. Ini menyangkut konsumsi listrik yang diperlukan.  

Yang kerap lepas dari perhatian, perangkat elektronik yang digunakan harian dalam jangka waktu panjang seperti pendingin ruangan (AC). Kerjanya yang mengupayakan tingkat suhu ruang sesuai keinginan dengan penggunaan berjam-jam, membuat AC berkontribusi hingga kisaran 60%-70% biaya listrik bulanan.  

Inilah yang jadi alasan dari banyak pabrikan mengembangkan AC berbasis teknologi inverter. Cara kerja teknologi ini terbukti menawarkan konsumsi listrik lebih rendah dibanding AC standar.

Bila sudah siap beralih ke AC inverter, AC DAIKIN Nusantara Prestige bakal cocok jadi pilihan. Ada dua model yang dapat dipertimbangkan yaitu AC DAIKIN ALPHA Inverter dan DAIKIN BETA Inverter. Keduanya telah mengantongi rating efisiensi energi bintang 4 dan 5 sesuai ketetapan sertifikat hemat energi dari pemerintah Indonesia. Semakin tinggi jumlah bintang, dengan batas paling atas 5 bintang, semakin hemat pula konsumsi listriknya.

Soal penghematan ini, keduanya punya fitur yang dapat membuat daya listrik makin bisa ditekan tanpa mesti kehilangan kenyamanan. Dinamai Low Watt Mode, mengaktifkannya lewat tombol remote control dapat membuat AC DAIKIN single split ini dapat beroperasi hanya dengan 60% kebutuhan daya listriknya. Dapat jadi pilihan saat suhu lingkungan sekitar cenderung sejuk, seperti ketika malam hari atau menjelang tidur. 

WhatsApp Image 2026-01-28 at 7.20.10 PM (1).jpeg
Daikin (Dok. Daikin)

Tak cuma biaya listrik, soal ketahanan pun menjadi tawaran yang susah dilewatkan. Pasalnya kedua model ini sudah menerapkan pelapisan khusus pada evaporator dan kondensor yang membuat kedua komponen utama AC ini punya ketahanan lebih terhadap debu, kelembapan, endapan garam, hingga cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan korosi.

Makin menjadi andalan, kedua AC ini punya ketahanan lebih tinggi saat berhadapan dengan lonjakan atau penurunan kejut arus listrik. Alih-alih langsung merusak PCB yang menjadi bagian utama kelistrikan sebuah AC, bekal teknologi Super PCB pada kedua AC DAIKIN untuk hunian ini membuatnya mampu memproteksi AC agar dapat beroperasi tanpa gangguan. 

Upaya menjadikannya sebagai AC awet dan tahan lama, bukan cuma lewat pelapisan dan dukungan fitur didalamnya. DAIKIN bahkan memberikan garansi kompresor hingga 5 tahun serta 3 tahun untuk layanan servis dan suku cadang pada kedua model AC hunian dari DAIKIN ini. 

Hemat listrik, lapisan pelindung dari pengaruh lingkungan hingga ketahanan dari arus listrik tak stabil dengan jaminan garansi panjang. Inilah yang membuat AC DAIKIN paling baru ini layak jadi kawan sepadan untuk hidup dengan lebih bijak soal pengeluaran. 

Buat yang siap mulai hidup lebih bijak pengeluaran dan lebih peduli lingkungan, kedua varian AC single split DAKIN ini telah tersedia di berbagai jaringan toko elektronik di seluruh Indonesia maupun platform penjualan daring. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi DAIKIN.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bima Anditya Prakasa
EditorBima Anditya Prakasa
Follow Us

Latest in Life

See More

8 Barang Murah di Bawah 100 Ribu, Bikin Hidup Lebih Praktis!

30 Jan 2026, 13:15 WIBLife