Sering membantu orang lain memang sebuah hal yang positif. Kepedulian dan empati adalah sesuatu yang sangat berharga dalam hubungan apa pun. Namun, ketika memberi mulai terasa seperti kewajiban yang melelahkan, ada kemungkinan kita mengabaikan batasan diri tanpa disadari.
Banyak orang tidak langsung menyadari bahwa mereka sudah terlalu jauh mengorbankan diri. Awalnya terasa wajar, bahkan menyenangkan ketika bisa membantu orang lain. Seiring waktu, pola ini bisa berubah menjadi beban emosional yang perlahan menguras energi. Mengenali tanda-tandanya menjadi langkah penting agar hubungan tetap sehat tanpa harus kehilangan diri sendiri.
