Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanda Nyata Kamu Adalah Orang Berkelas, Patut Diacungi Jempol!
ilustrasi orang belanja (Pexels.com/Liza Summer)

Dalam menjalani hidup ini, terkadang kita bisa lalai dan lupa. Alhasil, kita melakukan hal-hal yang gak penting dan jadi seperti orang kurang kerjaan.

Hidup semacam itu membuat kita gak fokus dan terlihat gak berkelas. Namun, jika kamu adalah tipe orang yang punya lima tanda di bawah ini, artinya kamu sudah sangat berkelas, lho. Apa aja tanda-tandanya? Yuk, simak dan latih dirimu untuk melakukan setiap poinnya jika kamu belum punya tanda berikut.

1. Gak suka bergosip dan membahas kehidupan orang lain

ilustrasi bergosip (pexels.com/Keira Burton)

Orang yang berkelas gak akan suka bergosip dan membicarakan orang lain. Baginya, hidup ini lebih baik digunakan untuk fokus pada diri sendiri ketimbang mengurus orang lain apalagi yang gak ada sangkut pautnya dengan dirinya. Selain membuang waktu, itu juga gak memberi manfaat apapun untuknya. 

Orang berkelas paham betul soal cara menghabiskan waktu dengan baik. Mereka gak mau menyia-nyiakan setiap kesempatan yang ada untuk membicarakan hidup orang lain. 

2. Gak banyak mengurusi dan membicarakan masalah yang gak penting

ilustrasi mengobrol (pexels.com/Alexander Suhorucov)

Gak cuma urusan bergosip, membicarakan hal gak berguna juga akan dihindari oleh mereka yang berkelas. Jika gak mengandung manfaat, maka lebih baik tinggalkan. Begitulah motto hidup yang dipegang oleh mereka yang berkelas. 

Pekerjaan seperti melamun, bermain media sosial tanpa tujuan, semua itu sangat jarang mereka lakukan. Bahkan, pembicaraan seperti urusan kejadian di belahan dunia lain, teori konspirasi yang gak jelas, sudah pasti gak akan masuk daftar pembicaraan yang akan mereka lakukan. 

3. Pandai mengelola emosi

ilustrasi orang berdebat (Pexels.com/Mikhail Nilov)

Saat marah, kecewa, tersinggung, dan lainnya, seorang yang berkelas selalu berhasil mengendalikan dirinya dengan baik. Bukan memendam, mereka tahu cara menyalurkannya dengan tepat dan di waktu yang juga tepat. Alhasil, gak akan ada penyesalan di kemudian hari disebabkan oleh emosi yang gak terkontrol. 

Mereka yang berkelas selalu menyadari pergolakan emosi yang dirasakan. Inilah yang membuat mereka gak pernah lepas kendali dan berhasil mengendalikan diri. Kamu begini juga, gak? 

4. Gak suka berkeluh kesah di media sosial

ilustrasi media sosial (unsplash.com/Austindistel)

Penggunaan media sosial sudah pasti akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh orang yang berkelas. Gak cuma membagikan momen bahagia, mereka juga bisa menyebar manfaat, membagikan tips-tips berguna, berdagang, berbisnis, dan lainnya di media sosial.

Satu yang gak akan pernah mereka lakukan, yaitu curhat apalagi sampai merendahkan dan menyepelekan orang lain di unggahannya. Gak peduli seberapa emosinya mereka, curhat di media sosial sama sekali bukan solusi dan mereka tahu betul akan hal ini. Terlebih lagi jika sampai berdebat, bertengkar dan saling menghina, itu tentu bukan tindakan berkelas sama sekali. 

5. Berwawasan luas tapi gak pernah bersikap sok tahu

ilustrasi pasangan mengobrol (Pexels.com/Kindel Media)

Pastinya, mereka yang hidupnya berkelas memiliki wawasan yang luas lewat pengetahuan yang selalu digali, baik melalui internet, berita, atau buku. Tapi, orang semacam ini gak pernah bersikap sok tahu. Justru, mereka lebih sering merendah dan menganggap orang lain lebih mengetahui banyak hal dibanding dirinya.

Memang, orang yang berkelas itu berbeda dibanding orang kebanyakan. Ibarat padi, mereka ini semakin berilmu justru semakin merunduk. Bukan menjadi congkak apalagi sombong. 

Berkelas atau gaknya kita ditentukan dari bagaimana kita bersikap dan memperlakukan orang lain. Semakin kita berilmu, semakin banyak hal yang membuat kita lebih rendah hati. Jadi, dari lima tanda di atas, kamu sudah punya salah satunya? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team