Malam itu, kamu sedang duduk di tempat tidur sambil scrolling media sosial. Awalnya kamu hanya ingin melihat kabar teman-teman lama, namun setelah beberapa menit, kamu menemukan foto seorang teman yang baru saja mendapatkan pekerjaan impiannya, disusul teman lain yang mengumumkan rencana pernikahan. Ada juga seseorang yang dulu sering bercerita tentang kebingungannya menentukan masa depan, tetapi sekarang terlihat begitu yakin dengan jalan hidupnya.
Kamu ikut senang melihat mereka bahagia, meski entah kenapa, setelah menutup aplikasi, kamu justru memikirkan hidupmu sendiri. Kamu mulai menghitung hal-hal yang belum tercapai, keputusan yang masih membuatmu ragu, hingga rencana yang berkali-kali berubah.
Rasanya seperti orang lain sudah berhasil menata rumah mereka, sementara kamu masih berdiri di sebuah ruangan kosong dengan dinding yang belum dicat atau The Unfinished Room Theory. Kamu melihat diri sendiri sebagai ruang yang terus dibangun, tempat pengalaman, kesalahan, dan perubahan menjadi bagian dari proses pertumbuhan.
