- Paket Isi Ulang Happy 65GB/28 hari seharga Rp100.000. Dengan kuota besar yang cocok untuk menemani aktivitas sebulan;
- Paket ini juga dilengkapi berbagai ekstra benefit: 10.000 menit bebas telepon dan SMS ke semua nomor Tri dan IM3;
- Langganan Vidio Platinum Mobile untuk menemani waktu ngabuburit;
- Serta perlindungan Tri AI: Anti Spam/Scam yang membantu memberikan notifikasi panggilan spam dan mengurangi risiko scam melalui telepon, SMS maupun WhatsApp.
- Selain itu, kalau belinya lewat aplikasi bima+ bisa upgrade tanpa biaya ke paket Plus dari Google Gemini senilai Rp450 ribu
Then vs Now: 4 Kebiasaan saat Puasa, Kamu Sering yang Mana?

- Artikel membandingkan kebiasaan Ramadan dulu yang sederhana dengan sekarang yang serba digital, di mana aktivitas banyak bergeser ke layar ponsel dan media sosial.
- Dulu momen sahur, buka puasa, hingga tarawih dilakukan bersama keluarga tanpa distraksi; kini lebih sering diselingi scrolling, streaming, dan membuat konten pribadi.
- Tri memanfaatkan tema perubahan kebiasaan ini untuk mempromosikan paket #PilihanBijak dengan kuota besar, bonus langganan streaming, serta fitur perlindungan digital berbasis AI.
Kalau dipikir-pikir, kebiasaan saat Ramadan juga ikut berubah seiring bertambahnya usia dan perkembangan zaman. Dulu, semuanya terasa lebih sederhana. Gak banyak distraksi, gak banyak notifikasi. Habis buka puasa atau sahur, ya sudah lanjut aktivitas shalat tarawih atau balik tidur tanpa mikirin apa-apa.
Sekarang? Bahkan sebelum sendok terakhir turun, tangan sudah refleks cari HP. Ada yang cek grup chat, ada yang update story, ada juga yang bilang “cuma lima menit scroll” tapi tahu-tahu kebablasan.
Nah, kalau dibandingkan, kamu lebih sering jadi versi “then” atau “now”? Yuk, kita lihat bedanya!
1. Then: Sahur Tidur Lagi | Now: Sahur Scroll terus

Zaman masih kecil, habis sahur ya langsung balik ke kasur. Selimut ditarik, alarm sekolah? Urusan nanti. Yang penting nambah tidur 30 menit sebelum mama teriak lagi.
Sekarang? Bukannya tidur, malah buka TikTok “cuma lima menit”. Ujung-ujungnya keterusan sampai azan Subuh, bahkan lanjut ke FYP resep buka puasa nanti sore. Tapi, kamu juga jadinya bisa doom scrolling akhirnya, Iya ‘kan?
2. Then: Nonton TV bareng keluarga | Now: Nonton sendiri di HP

Dulu habis sahur biasanya nonton kartun atau acara religi pagi di TV ruang tamu. Satu rumah kumpul, sambil nunggu waktu Subuh.
Sekarang lebih sering pakai headset dan lanjut episode di Netflix atau platform streaming lain. Bahkan nonton Youtube masing-masing. Satu rumah tetap kumpul, tapi masing-masing sibuk dengan layar sendiri. Relate ‘kah?
3. Then: Nunggu bedug di TV | Now: nunggu bedug, scroll lagi

Dulu momen paling ditunggu menjelang buka adalah suara bedug dari TV. Biasanya ada hitung mundur, tayangan religi, atau program spesial Ramadan yang jadi penanda resmi waktu puasa dimulai atau berakhir.
Sekarang? Gak perlu nunggu TV. Tinggal lihat jam di layar atau tunggu notifikasi adzan dari aplikasi. Bahkan sambil rebahan pun tetap bisa tahu waktunya.
Kadang bukan lagi suara bedug yang ditunggu, tapi countdown di HP sambil scroll TikTok atau cek update di Instagram. Tapi, kamu bisa jadi masuk ke dalam doom scrolling yang bikin ramadan kurang bermakna.
Ada banyak cara buat atasi itu semua dengan membuat #PilihanBijak seperti menggunakan waktu lebih mindful dalam menggunakan waktu online, misalnya ngabuburit sambil belajar skill baru, atau memanfaatkan AI secara produktif. Intinya sih online penuh berkah.

Makanya, di Ramadan ini, Tri juga menghadirkan #PilihanBijak yang selalu kasih lebih untuk untuk kebutuhan digital lewat:
Mantap ‘kan?
4. Then: Gak kepikiran ngonten | Now: semua didokumentasi

Dulu buka puasa atau sahur ya gitu-gitu aja. Gak ada yang mikir, “Ini harus difoto dulu” atau “Ini bisa jadi konten gak ya?”.
Kalau pun ada momen lucu, misalnya adik ketiduran sambil pegang sendok itu cuma jadi cerita keluarga yang diulang tiap tahun. Memori tersimpan di kepala, bukan di galeri.
Sekarang? Bahkan sebelum minum air pertama, HP sudah standby. Menu sahur difoto, muka masih sembab dijadikan story, sampai bikin mini vlog “Sahur Day 7”.
Ada yang bikin konten “What I Eat for Sahur”, ada juga yang update streak Ramadan di Instagram. Belum lagi scroll ide konten di TikTok biar sahurnya gak cuma jadi rutinitas, tapi juga engagement.
Momen tetap hangat, tapi sekarang rasanya seperti punya dua tujuan: ibadah dan konten.
Nah biar ngonten saat Ramadan makin kreatif dan seru, sekarang semua paket bulanan dari Tri mulai dari Rp35 ribu sudah termasuk upgrade tanpa biaya ke paket Plus dari Google Gemini 180 hari senilai Rp450 ribu.
Emang cuma Tri yang tepat jadi #PilihanBijak yang selalu kasih lebih. Cari tau lebih banyak produknya di aplikasi bima+.
(WEB/BAP)