WINGS for UNICEF & Hers Protex Ajak Siswi Peduli Kebersihan Menstruasi
- WINGS for UNICEF dan Hers Protex meluncurkan program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi untuk remaja putri, memperkuat kolaborasi dalam mendukung kesehatan dan kebersihan di sekolah-sekolah Indonesia.
- Program ini menekankan pentingnya peran orangtua dan sekolah dalam memberikan edukasi menstruasi sejak dini agar remaja putri memahami proses alami tubuh tanpa rasa cemas atau tabu.
- Hers Protex menggelar kampanye School Roadshow 2026 di Bandung dan Makassar dengan talkshow, edukasi digital, serta donasi lebih dari 170.000 pack pembalut guna mendukung akses kebersihan menstruasi yang layak.
Menstruasi masih kerap dianggap sebagai topik yang tabu dan sensitif di lingkungan sekolah. Padahal, minimnya informasi yang akurat dan maraknya mitos yang beredar justru dapat memicu kecemasan pada remaja putri, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengalaminya. Tak hanya itu, keterbatasan fasilitas sanitasi di sekolah juga menjadi tantangan tersendiri yang memengaruhi kenyamanan mereka saat beraktivitas.
Menjawab kondisi tersebut, WINGS for UNICEF bersama Hers Protex meluncurkan program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) untuk remaja putri di sekolah. Inisiatif ini diperkenalkan melalui konferensi pers WINGS for UNICEF: Generasi Bersih Sehat Bersama Hers Protex yang digelar di The Plaza, IDN HQ pada Rabu, (22/4/2026).
Acara ini sekaligus menandai dimulainya kampanye Hers for HER: Stay Active Stay Hygiene School Roadshow yang akan berlangsung di Bandung dan Makassar pada bulan Mei hingga Juni mendatang. Seperti apa informasi selengkapnya? Yuk, scroll down!
1. Kolaborasi WINGS dan UNICEF perkuat edukasi menstruasi
Sheila Harayani Kansil, Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group menegaskan komitmen WINGS Group Indonesia dalam mendukung kesehatan dan kebersihan remaja putri di Indonesia.
Memasuki tahun keenam kolaborasi bersama UNICEF, ia menyampaikan bahwa WINGS akan terus melanjutkan inisiatif ini bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk melalui dukungan Hers Protex.
“Kami telah menjalin kolaborasi strategis bersama UNICEF untuk memperluas akses edukasi serta layanan air, sanitasi, dan kebersihan yang inklusif bagi anak-anak Indonesia, termasuk dalam mendukung manajemen kebersihan menstruasi bagi remaja putri,” ujarnya.
Sheila menambahkan, melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, WINGS berharap dapat memberikan dampak yang semakin luas dan bermakna dalam mendukung terwujudnya generasi bersih dan sehat di Indonesia, karena “Life keeps getting better with WINGS”.
Catur Budi Santoso selaku perwakilan Direktorat SMP, Ditjen PAUD Dikdas dan PNFI Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara WINGS Group Indonesia dan UNICEF Indonesia dalam mendukung edukasi kesehatan remaja putri di sekolah.
“Sinergi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan perilaku hidup bersih dan sehat yang telah dirasakan oleh ribuan murid di Indonesia, demi menciptakan generasi yang lebih sehat,” pungkasnya.
2. Peran orangtua dan sekolah untuk edukasi menstruasi sejak dini
Acara semakin insightful dengan sesi talkshow “Hers for HER: Kolaborasi Edukasi Menstruasi Remaja Putri untuk Tetap Hygiene dan Aktif.” Dalam sesi tersebut, dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG, menjelaskan bahwa menstruasi merupakan proses alami yang terjadi pada remaja putri saat memasuki masa pubertas.
Proses ini ditandai dengan keluarnya darah dari sistem reproduksi akibat perubahan hormon dalam tubuh. Ia menekankan bahwa pemahaman tentang proses ini sangat penting, tidak hanya bagi remaja putri, tetapi juga bagi orangtua, khususnya ibu, sebagai sumber edukasi pertama di rumah. Selain itu, sekolah juga memiliki peran dalam memberikan edukasi.
“Edukasi ini sebaiknya sudah diberikan sejak awal oleh orangtua, agar anak tidak merasa bingung atau cemas saat pertama kali mengalami menstruasi. Orangtua perlu memahami dulu, supaya bisa menjelaskan dengan tepat kepada anak,” lanjutnya.
3. Kesehatan dan kebersihan menstruasi adalah hak dasar perempuan
Data UNICEF menunjukkan bahwa 1 dari 7 anak perempuan di Indonesia terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih saat menstruasi. Hal ini menunjukkan pentingnya akses terhadap edukasi kebersihan menstruasi serta dukungan lingkungan sekolah yang memadai agar remaja putri dapat tetap belajar dengan nyaman dan berpartisipasi secara optimal.
Muhammad Zainal selaku Water Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia juga menjelaskan pentingnya program WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan inklusif bagi remaja putri.
Menurutnya, program WASH merupakan upaya terintegrasi untuk memastikan sekolah memiliki akses air bersih, sanitasi yang layak, fasilitas cuci tangan, serta edukasi kebersihan yang berkelanjutan.
Lebih jauh, Zainal menegaskan bahwa kesehatan dan kebersihan menstruasi merupakan bagian dari hak dasar perempuan, termasuk akses terhadap informasi yang benar, produk menstruasi yang terjangkau, serta fasilitas sanitasi yang layak.
“Menstruasi tidak boleh menjadi penghalang bagi remaja putri untuk berpartisipasi, baik dalam pendidikan maupun aktivitas lainnya. Oleh karena itu, penting memastikan semua kebutuhan tersebut terpenuhi,” ujarnya.
4. Cara Hers Protex edukasi menstruasi lewat School Roadshow 2026
Menyadari pentingnya dukungan edukasi serta lingkungan sekolah yang lebih suportif bagi remaja putri dalam menghadapi menstruasi, WINGS melalui Hers Protex terus memperkuat komitmennya dalam mendukung praktik kebersihan menstruasi yang layak melalui rangkaian edukasi di sekolah termasuk pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi serta memilih pembalut yang tepat dan nyaman.
“Hers Protex tidak hanya sekadar brand pembalut, tapi kami juga punya komitmen untuk memperjuangkan hak remaja putri agar bisa mendapatkan kenyamanan dan keamanan saat menstruasi,” ujar Stella Eidelina, Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia.
Stella mengungkapkan masih banyak remaja putri yang belum mendapatkan edukasi yang cukup, terutama saat pertama kali mengalami menstruasi. Oleh karena itu, Hers Protex ingin hadir lebih dekat dan menjadi teman bagi mereka.
Sejalan dengan kampanye Generasi Bersih Sehat, Hers Protex bersama WINGS dan UNICEF Indonesia akan menggelar program “Hers for HER: Stay Active Stay Hygiene School Roadshow” pada Mei hingga Juli 2026 mendatang.
Program ini akan menyasar 10 SMP di Bandung dan Makassar, dengan kegiatan talkshow, edukasi digital, dan aktivitas interaktif dengan murid, serta orangtua sebagai pendamping utama di rumah.
Untuk mendukung upaya tersebut, Hers Protex turut mendonasikan sebanyak lebih dari 170.000 pack pembalut kepada siswi di sekolah-sekolah sasaran program, serta menyediakan dispenser pembalut di lingkungan sekolah sebagai upaya mendukung akses yang lebih berkelanjutan terhadap praktik kebersihan menstruasi yang layak.
5. Pentingnya memilih pembalut untuk remaja agar stay comfy all day
Stella juga menekankan bahwa pemilihan produk yang tepat menjadi kunci agar para siswi merasa stay comfy all day selama di sekolah. Menjawab kebutuhan tersebut, Hers Protex menghadirkan beragam varian yang dirancang khusus untuk remaja, seperti Hers Protect Maxi dan Extra Maxi yang memiliki daya serap extra, 2x anti bocor, sehingga lebih kering dan memberikan fleksibilitas bagi remaja putri untuk tetap aktif sepanjang hari.
“Hers Protex memiliki daya serap ekstra tinggi dan permukaan yang sangat lembut untuk membantu mencegah iritasi akibat gesekan langsung dengan kulit sensitif. Kami ingin memastikan remaja putri, terutama saat bersekolah, bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir akan kebocoran,” jelas Stella.
Seluruh inisiatif ini dirancang sejalan dengan komitmen WINGS Group untuk memberikan dampak positif yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat melalui produk dengan standar kualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik, karena “Life keeps getting better with WINGS”. (WEB/AMS)


















