Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Membaca Artikel Panjang tanpa Cepat Lelah, Terapkan!
ilustrasi seseorang membaca artikel dari tablet (freepik.com/freepik)
  • Sebelum membaca, lihat struktur artikel seperti judul, subjudul, dan poin utama agar alur serta bagian paling relevan lebih mudah dikenali.
  • Tentukan informasi yang ingin dicari, lalu fokus pada bagian terkait dan catat gagasan penting dengan kalimat sendiri agar pemahaman lebih terarah.
  • Bagi artikel menjadi beberapa sesi, misalnya 15–20 menit atau per subjudul, serta beri jeda dari layar untuk menjaga kenyamanan mata dan fokus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah gak kamu membuka artikel yang sebenarnya menarik, tetapi baru membaca beberapa paragraf sudah ingin menutupnya? Apalagi kalau artikelnya panjang dan layarnya penuh tulisan. Mata mulai lelah, fokus berkurang, lalu tangan justru refleks membuka media sosial.

Padahal, artikel panjang bisa memberikan informasi yang lebih lengkap daripada konten singkat. Kamu hanya perlu menemukan cara membaca yang sesuai agar gak merasa harus menelan seluruh isi artikel sekaligus. Yuk, coba lima kebiasaan sederhana berikut supaya membaca artikel panjang terasa lebih ringan!

1. Lihat struktur artikel sebelum mulai membaca

ilustrasi seseorang membaca artikel dari tablet (freepik.com/freepik)

Jangan langsung membaca artikel panjang dari kalimat pertama sampai terakhir tanpa melihat gambaran besarnya. Luangkan beberapa detik untuk melihat judul, subjudul, poin-poin utama, atau bagian yang dicetak tebal. Cara ini membantu kamu mengetahui seperti apa alur pembahasannya.

Setelah tahu strukturnya, kamu bisa memperkirakan bagian mana yang paling relevan dengan kebutuhanmu. Kalau sedang mencari informasi tertentu, kamu gak harus membaca seluruh artikel secara berurutan. Membaca berdasarkan kebutuhan juga bisa membuat prosesnya terasa lebih efisien.

2. Tentukan tujuan sebelum membaca

ilustrasi seseorang membaca artikel dari tablet (pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com)

Membaca tanpa tujuan bisa membuat kamu cepat kehilangan fokus. Sebelum membuka artikel, coba tanyakan kepada diri sendiri, 'Sebenarnya aku ingin tahu apa dari artikel ini?' Pertanyaan sederhana tersebut membuat perhatian kamu lebih terarah.

Misalnya, kamu membaca artikel tentang cara mengatur keuangan karena ingin mengetahui cara membuat anggaran bulanan. Fokuskan perhatian pada bagian yang membahas hal tersebut, lalu catat poin yang menurutmu bisa diterapkan. Setelah kebutuhanmu terpenuhi, kamu bisa melanjutkan membaca bagian lain jika memang masih menarik.

3. Baca dalam beberapa sesi

ilustrasi seseorang membaca artikel dari tablet (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Artikel panjang gak harus selesai dalam sekali duduk. Kalau kamu mulai merasa konsentrasi menurun, berhenti sebentar dan lanjutkan lagi nanti. Membagi bacaan menjadi beberapa sesi bisa membuat informasi terasa lebih ringan untuk dipahami.

Kamu bisa menentukan target berdasarkan waktu, misalnya membaca selama 15–20 menit sebelum beristirahat. Alternatif lainnya, kamu bisa menyelesaikan satu atau dua subjudul dalam satu sesi. Cara ini cocok buat kamu yang ingin tetap membaca di tengah jadwal yang cukup padat.

4. Beri jeda dari layar

ilustrasi seseorang membaca artikel dari tablet (pexels.com/freestocks.org)

Membaca artikel panjang melalui HP atau laptop berarti mata terus berhadapan dengan layar. Kalau dilakukan tanpa jeda, mata bisa terasa gak nyaman dan konsentrasi pun ikut menurun. Karena itu, jangan lupa memberikan waktu istirahat secara berkala.

Setelah beberapa waktu membaca, alihkan pandangan dari layar dan lihat objek yang lebih jauh. Kamu juga bisa berdiri, berjalan sebentar, atau sekadar melakukan peregangan ringan. Jeda singkat seperti ini membantu kamu kembali membaca dalam kondisi yang lebih nyaman.

5. Catat poin yang benar-benar penting

ilustrasi seseorang membaca artikel dari tablet (pexels.com/freestocks.org)

Kalau artikel berisi banyak informasi, kamu gak perlu mengingat semuanya. Pilih beberapa gagasan utama yang memang relevan dan catat menggunakan kalimatmu sendiri. Cara ini membantu kamu memahami isi artikel sekaligus mengurangi kebutuhan untuk membaca ulang dari awal.

Catatan juga bisa menjadi pengingat ketika kamu ingin menggunakan informasi tersebut di kemudian hari. Kamu bisa menuliskannya di aplikasi notes, dokumen digital, atau media lain yang biasa kamu gunakan. Semakin terbiasa mencatat inti bacaan, semakin mudah pula kamu mengingat apa yang sudah dipelajari.

Membaca artikel panjang sebenarnya gak harus terasa seperti tugas yang melelahkan. Kamu bisa membuatnya lebih ringan dengan melihat struktur, menentukan tujuan, membagi waktu membaca, memberikan jeda, dan mencatat informasi penting. Cara membaca seperti ini juga membuat kamu lebih sadar terhadap apa yang benar-benar ingin dipahami.

Jadi, kalau besok menemukan artikel panjang yang menarik, jangan langsung berpikir, 'Wah, panjang banget.' Coba lihat dulu strukturnya dan tentukan bagian yang ingin kamu cari. Siapa tahu, setelah menemukan ritme yang pas, artikel panjang justru menjadi bacaan yang paling kamu nikmati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article