Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Membangun Rumah di Pinggir Jalan agar Bebas dari Debu
ilustrasi rumah (pexels.com/Luis Yanez)
  • Rumah di pinggir jalan menawarkan akses mobilitas praktis, tetapi lebih rentan terkena debu dan polusi kendaraan sehingga kebersihan serta kenyamanan perlu dirancang sejak awal.
  • Pilih material dan desain yang mudah dibersihkan, seperti cat tembok yang bisa dicuci, keramik mudah dipel, serta jendela anti debu untuk mempermudah perawatan rumah.
  • Tambahkan tanaman hijau, pagar kokoh, keset di pintu masuk, dan ventilasi yang rutin dibersihkan untuk mengurangi debu, polusi, serta menjaga sirkulasi udara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membangun rumah memang biasanya harus memperhatikan soal lingkungan sekitar terlebih dahulu, entah itu ideal atau pun tidak. Namun, tidak sedikit pula orang yang memutuskan untuk membangun rumah di pinggir jalan agar aksesnya lebih mudah dan membantu proses mobilitas ke berbagai tempat secara lebih praktis.

Sayangnya memang membangun rumah di pinggir jalan sangat rentan mengalami kondisi kotor akibat debu atau pun polusi yang dihasilkan dari kendaraan di sekitar. Untuk memastikan rumah yang ditempati tetap nyaman dan bersih, maka perhatikan beberapa tips berikut ini yang dapat kamu lakukan untuk membuat rumahmu tetap nyaman.

1. Menggunakan material anti kotor

ilustrasi material bangunan (pexels.com/Denniz Futalan)

Tips pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan memilih material yang anti kotor terlebih dahulu. Bukan hanya material saja, namun pemilihan desainnya juga harus tepat agar tetap aman dari risiko polusi atau pun debu yang mungkin menempel di beberapa bagiannya.

Contoh yang paling mudah adalah dengan menggunakan cat tembok yang bisa dicuci, lantai keramik yang mudah dipel, atau pun jendela dengan kaca yang anti debu. Material material seperti itu tentu saja akan memudahkanmu dalam menjaga kebersihan rumah, sehingga akan tetap aman.

2. Tambahkan banyak tanaman hijau

ilustrasi teras (unsplash.com/Collov Home Design)

Ciri khas dalam membangun rumah di pinggir jalan adalah rentan mengalami kesan gersang, apalagi jika terlalu banyak kendaraan yang berlalu lalang. Memang hal ini bisa mengganggu kenyamanan selama menempati rumah tersebut, sehingga kamu harus mencari solusi yang tepat agar rumahmu tetap asri dan nyaman.

Salah satu caranya adalah dengan menambahkan taman atau pun tanaman hijau di depan rumah agar bisa mengurangi paparan debu dan juga polusi yang mungkin masuk. Selain itu, tanaman juga bisa berfungsi sebagai filter alami yang dapat menyerap debu dan polutan udara, termasuk menambah nilai estetika dari area rumah tersebut.

3. Beri pagar yang tinggi

ilustrasi rumah (unsplash.com/Trinity Nguyen)

Memiliki rumah yang berada di samping jalan tentu akan membuat akses menjadi lebih mudah untuk orang-orang yang tidak kamu kenal. Hal inilah yang tentunya akan meningkatkan risiko kriminalitas apabila kamu tidak melakukan pencegahan yang tepat, termasuk salah satunya adalah dengan memasang pagar ataupun gerbang yang cukup tinggi.

Setidaknya pemasangan pagar dan gerbang ini dapat menjadi penghalang fisik yang cukup efektif untuk menghindari risiko kriminalitas, serta untuk mencegah debu dari jalanan masuk ke halaman rumah. Selain itu, pilihlah pagar yang memang memiliki material kokoh dan mudah dibersihkan agar tidak sampai terasa mudah rusak pada saat dipasang di rumah.

4. Selalu siapkan karpet di depan rumah

ilustrasi karpet (pexels.com/SHVETS production)

Tantangan membangun rumah di pinggir jalan memang terletak pada polusi dan debu yang cukup membandel. Tidak diherankan apabila kamu harus menggunakan karpet atau pun kaset pada setiap pintu masuk untuk mengurangi paparan debu yang mungkin terbawa hingga ke dalam rumah.

Kamu sebaiknya dapat memilih karpet atau pun keset dengan kualitas yang baik, serta harus rajin membersihkannya agar tidak sampai menumpuk. Apalagi jika kondisi jalanan nya benar-benar dan penuh dengan polusi, sehingga keberadaan kaset dapat meminimalisir hal tersebut.

5. Menggunakan ventilasi udara yang mudah dibersihkan

ilustrasi ventilasi rumah (pexels.com/Curtis Adams)

Tantangan soal polusi memang menjadi masalah tersendiri apabila kamu memutuskan untuk membangun rumah di samping jalan. Namun, sebetulnya hal ini bisa diatasi dengan penggunaan ventilasi yang tepat dan sesuai agar bisa meminimalisir jumlah polusi yang masuk ke dalam rumah.

Setidaknya penggunaan ventilasi ini memang harus tepat dan dibersihkan secara rutin, misalnya seminggu sekali. Tujuannya tentu saja untuk memastikan agar sirkulasi udara yang masuk tetap dalam kondisi yang baik dan sehat, sehingga bisa meminimalisir jumlah debu yang ada dalam rumah.

Setidaknya dengan menerapkan tips-tips di atas maka kamu bisa menjaga kebersihan rumah dari potensi polusi jalanan. Hal ini tentu saja membuatmu jadi tidak perlu merasa khawatir apabila ingin membangun rumah di pinggir jalan. Pastikan kondisi rumah tetap sehat dan terbebas dari debu polusi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article