Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Tips Menjaga Energi saat Banyak Kunjungan Lebaran

6 Tips Menjaga Energi saat Banyak Kunjungan Lebaran
ilustrasi bersilaturahmi saat Lebaran (pexels.com/Thirdman)
Intinya Sih
  • Sarapan, cukup minum, dan jaga energi tubuh sejak pagi.

  • Siapkan kebutuhan dari H-1 dan bagi tugas dengan keluarga.

  • Hindari perfeksionisme dan atur jadwal kunjungan agar tidak kelelahan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Hari Lebaran sering jadi momen paling ditunggu dalam setahun. Setelah sebulan berpuasa, akhirnya bisa berkumpul dengan keluarga, tetangga, dan teman lama. Namun, di balik suasana hangat itu, ada satu hal yang sering bikin kewalahan: banyaknya tamu yang datang silih berganti.

Mulai dari pagi setelah salat Id, rumah biasanya sudah mulai ramai. Ada yang datang untuk bersilaturahmi, ada juga yang sekadar mampir sebentar. Tanpa terasa, kita bisa menghabiskan waktu seharian untuk menyambut tamu, menyiapkan makanan, hingga membereskan rumah. Kalau tidak pandai mengatur energi, badan bisa terasa sangat lelah, bahkan sebelum sore hari. Agar tetap bisa menikmati suasana Lebaran tanpa kehabisan tenaga, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan.

1. Jangan lewatkan sarapan

ilustrasi sarapan
ilustrasi sarapan (unsplash.com/Travis Yewell)

Banyak orang terlalu sibuk menyambut tamu sampai lupa makan. Padahal, sarapan penting untuk menjaga energi pada pagi hari, apalagi setelah bangun lebih awal untuk salat Id. Pilih makanan yang cukup mengenyangkan, tetapi tidak terlalu berat, seperti lontong dengan sayur, telur rebus, atau sedikit ketupat. Tambahkan juga air putih yang cukup supaya tubuh tidak mudah lemas. Sarapan yang cukup bisa membantu tubuh tetap segar saat harus bolak-balik menyambut tamu di ruang tamu.

2. Siapkan makanan dan minuman sejak H-1

ilustrasi kue kering
ilustrasi kue kering (vecteezy.com/Arjuna Anggara)

Salah satu penyebab kelelahan saat Lebaran ialah terlalu banyak pekerjaan mendadak pada hari-H. Karena itu, sebaiknya sebagian besar makanan sudah disiapkan sejak sehari sebelumnya, misalnya kue kering sudah ditata di stoples, minuman tinggal dituangkan, dan lauk utama tinggal dipanaskan. Dengan begitu, kamu tidak perlu terlalu sering ke dapur saat tamu datang. Cara ini juga membuat kamu punya lebih banyak waktu untuk mengobrol santai dengan keluarga dan tamu.

3. Tidak perlu terlalu perfeksionis

ilustrasi merayakan Lebaran bersama keluarga
ilustrasi merayakan Lebaran bersama keluarga (freepik.com/freepik)

Kadang, kita merasa rumah harus terlihat sempurna saat Lebaran. Semua harus rapi, makanan harus banyak, dan pelayanan ke tamu harus maksimal. Padahal, kalau terlalu memaksakan diri, justru membuat tubuh cepat lelah. Tidak apa-apa kalau rumah tidak selalu rapi setiap saat atau makanan yang disajikan sederhana. Yang terpenting ialah suasana hangat dan kebersamaan yang tercipta.

4. Minta bantuan anggota keluarga

ilustrasi memasak bersama
ilustrasi memasak bersama (freepik.com/freepik)

Lebaran seharusnya menjadi momen bersama, bukan hanya satu orang yang bekerja sendirian. Jika memungkinkan, bagi tugas dengan anggota keluarga lain. Ada yang membantu menyajikan minuman, ada yang menyambut tamu, dan ada juga yang membereskan piring setelah digunakan. Dengan pembagian tugas yang sederhana, beban pekerjaan akan terasa jauh lebih ringan.

5. Tetap cukup minum

ilustrasi minum air
ilustrasi minum air (pexels.com/Daria Shevtsova)

Hal kecil yang sering terlupakan saat Lebaran adalah minum air putih. Karena terlalu sibuk, banyak orang hanya minum sedikit sepanjang hari. Padahal, tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup agar tidak mudah lelah atau pusing. Usahakan selalu menyediakan segelas air di dekatmu. Setiap ada kesempatan, minumlah beberapa teguk agar tubuh tetap terhidrasi.

6. Atur jadwal kunjungan jika perlu

ilustrasi bersilaturahmi saat Lebaran
ilustrasi bersilaturahmi saat Lebaran (pexels.com/Thirdman)

Jika kamu juga berencana berkunjung ke rumah keluarga lain, sebaiknya atur waktunya dengan santai. Tidak perlu memaksakan semua kunjungan selesai dalam 1 hari. Lebaran biasanya masih terasa hingga beberapa hari setelahnya, jadi kamu masih punya waktu untuk bersilaturahmi tanpa harus terburu-buru. Mengatur jadwal kunjungan bisa membantu tubuh tetap punya waktu untuk beristirahat.

Banyaknya kunjungan saat Lebaran memang bisa membuat suasana rumah terasa sangat meriah. Namun, tanpa pengaturan energi yang baik, momen yang seharusnya menyenangkan justru bisa terasa melelahkan. Dengan tips ini, kamu bisa tetap menikmati Lebaran tanpa kehabisan tenaga. Pada akhirnya, yang paling penting dari hari raya bukanlah seberapa sempurna semuanya terlihat, melainkan bagaimana kita bisa menikmati kebersamaan dengan orang-orang terdekat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us