4 Tips Menyimpan Kurma agar Tahan Lama dan Higienis, Tetap Nikmat!

- Artikel membahas pentingnya cara penyimpanan kurma yang benar agar tetap segar, higienis, dan tahan lama selama Ramadhan.
- Ditekankan empat langkah utama: gunakan wadah kedap udara, atur suhu penyimpanan, hindari kelembapan berlebih, serta pisahkan kurma berdasarkan jenisnya.
- Penyimpanan yang tepat menjaga rasa, tekstur, dan kebersihan kurma sehingga kualitasnya tetap terjaga untuk waktu lebih lama.
Kurma menjadi salah satu hidangan yang hampir selalu hadir selama Ramadan. Rasanya manis alami, teksturnya lembut, dan kandungan nutrisinya membuat kurma menjadi pilihan ideal saat berbuka puasa. Namun, gak sedikit orang yang menyimpan kurma dengan cara yang kurang tepat sehingga kualitasnya cepat menurun.
Padahal, penyimpanan yang benar tidak hanya menjaga rasa dan tekstur kurma, tetapi juga memastikan kebersihannya tetap terjaga. Kurma yang disimpan dengan baik bisa bertahan lebih lama tanpa kehilangan kenikmatan alaminya. Biar kamu gak salah lagi, perhatikan empat tips berikut ini.
1. Simpan dalam wadah kedap udara

Kurma sangat mudah menyerap bau dari lingkungan sekitarnya. Jika disimpan dalam keadaan terbuka, aroma dari bahan makanan lain bisa memengaruhi rasa dan kualitasnya. Makanya, simpan kurma dalam wadah kedap udara untuk membantu menjaga kurma tetap segar dan terlindungi dari kontaminasi.
Gunakan wadah bersih dengan penutup rapat setelah kemasan dibuka. Pastikan gak ada sisa air atau kelembapan di dalam wadah sebelum kurma dimasukkan. Penyimpanan seperti ini menjaga tekstur kurma tetap lembut tanpa membuatnya lengket berlebihan.
2. Perhatikan suhu penyimpanan

Temperatur suhu merupakan salah satu faktor utama yang menentukan daya tahan kurma. Penyimpanan pada suhu ruang memang praktis, tetapi tidak selalu ideal jika udara terlalu panas atau lembap. Kondisi tersebut dapat mempercepat perubahan tekstur dan rasa.
Untuk penyimpanan jangka lebih lama, kurma bisa diletakkan di dalam kulkas. Suhu dingin membantu memperlambat proses penurunan kualitas tanpa merusak kandungan nutrisinya. Dengan suhu stabil, kurma tetap segar lebih lama dan aman dikonsumsi.
3. Hindari paparan kelembapan berlebih

Kelembapan adalah musuh utama dalam penyimpanan kurma. Lingkungan yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur atau membuat permukaan kurma menjadi terlalu lengket. Selain mengganggu rasa, kondisi ini juga memengaruhi kebersihan makanan.
Sebaiknya simpan kurma di tempat kering dan tidak terkena uap air secara langsung. Jika mengambil kurma dari wadah, gunakan tangan kering atau alat bersih. Kebiasaan kecil ini membantu menjaga kualitas kurma tetap higienis.
4. Pisahkan kurma berdasarkan jenisnya

Setiap jenis kurma memiliki tekstur dan kadar air yang berbeda. Menyimpan semua jenis dalam satu wadah dapat memengaruhi kualitas masing-masing. Kurma yang lebih lembap bisa mempercepat perubahan pada kurma yang lebih kering.
Pisahkan kurma berdasarkan jenis atau tingkat kelembutannya. Cara ini membantu mempertahankan karakter rasa dan tekstur setiap kurma. Selain lebih rapi, penyimpanan terpisah juga memudahkan pengaturan konsumsi.
Menyimpan kurma dengan cara yang tepat bukan hanya menjaga daya tahannya, tetapi juga mempertahankan kenikmatan alaminya. Dengan wadah yang bersih, suhu yang sesuai, dan lingkungan yang kering, kurma akan tetap segar dalam waktu yang lebih lama. Perawatan sederhana ini membuat momen berbuka terasa lebih nyaman dan berkualitas.









![[QUIZ] Dari Karakter Upin dan Ipin Favorit, Kamu Tipe Murid Seperti Apa?](https://image.idntimes.com/post/20240731/screenshot-2024-07-31-110715-9c84d19ef5d0013432e1371c5ba91423.png)








