Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Pelihara Hewan ala Upin dan Ipin, Jangan Asal Rawat!
pelajaran soal memelihara hewan yang terinspirasi dari kartun Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)
  • Memelihara hewan menuntut kesiapan menyediakan kebutuhan dasar, termasuk tempat istirahat yang nyaman dan aman serta anggaran perawatannya.
  • Pemilik perlu memahami makanan yang sesuai, memberi makan rutin, dan meluangkan interaksi atau permainan yang tepat agar hewan tidak terabaikan.
  • Hewan tidak boleh disakiti, diadu, atau dijadikan hiburan; selain itu, tidak semua binatang cocok dipelihara dan sebagian perlu hidup bebas di alam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sudah sejak lama, minat orang untuk memiliki hewan peliharaan tak pernah turun sama sekali. Sebab, peliharaan di rumah dapat menjadi sumber pelepas stres. Melihat keberadaan mereka, menyaksikan tingkah random peliharaan, atau saat mereka mendekati kita dan seakan mengajak berinteraksi, semua itu memang bisa sangat membahagiakan. Bahkan, banyak anak-anak juga tertarik dibelikan hewan peliharaan oleh orangtua mereka.

Namun, yang banyak orang sering tak sadar adalah, memiliki hewan peliharaan tak berarti cuma sebatas menyediakan tempat tinggal. Sebagai pemilik, kita juga perlu memerhatikan berbagai kebutuhan mereka. Bagi kamu yang belum sepenuhnya paham soal penanganan peliharaan, cobalah mempelajarinya lewat cara Upin & Ipin memperlakukan hewan-hewan di sekitar mereka. Gak hanya soal merawat hewan, kisah mereka juga bisa menyadarkan kita tentang berbagai tanggung jawab dan kenyataan pahit yang perlu diterima ketika memelihara hewan tertentu!

1. Peliharaan baiknya disediakan tempat tidur yang nyaman

Upin & Ipin menyediakan tempat tidur sederhana yang nyaman untuk kucing mereka, Apin (youtube.com/Les' Copaque Production)

Karena tak punya dana buat membeli kandang atau tempat tidur proper untuk sang kucing beristirahat dan Opah juga melarang membawa peliharaan kucing mereka masuk ke dalam rumah disebabkan Kak Ros alergi terhadap bulunya. Akhirnya Upin dan Ipin punya ide untuk membuat tempat tidur sederhana dari kardus agar dapat Apin gunakan dan mereka meletakkannya di bawah rumah. Meski tempat tersebut masih terhitung cukup terbuka dan terkesan kurang aman, untungnya area rumah Opah tak terlalu sering didatangi hewan berbahaya, macam ular.

Nah, kamu yang berniat punya hewan peliharaan juga jangan sebatas cuma memikirkan dana buat membeli hewan itu sendiri saja. Berbagai kebutuhan dasarnya, termasuk tempat ia beristirahat sehari-hari juga perlu masuk dalam bujet. Meski peliharaan rumahan macam kucing dan anjing, biasanya sering tidur bebas di area dalam rumah. Tapi, dengan menyediakan tempat tidur khusus seperti yang dilakukan Upin dan Ipin tadi, peliharaanmu pun bakal terbiasa untuk berbaring di sana ketika ingin beristirahat.

2. Urusan makanan juga sesuaikan dengan kebutuhan mereka dan pastikan rajin memberinya

Upin dan Ipin tampak telaten memberi anak kucing mereka makanan yang sesuai dengan seleranya (youtube.com/Les' Copaque Production)

Upin dan Ipin yang baru pertama memiliki kucing peliharaan, sempat salah paham dan ingin memberi sang kucing lauk yang serupa dengan yang biasa mereka makan, macam telur mata sapi, ayam goreng, kuah kari, bahkan ada sayur. Padahal, Kak Ros memberi tahu kalau kucing tidak memakan semua itu, dan hanya suka nasi dengan ikan saja. Upin dan Ipin pun mendengarkan saran kakak mereka dan mulai rutin memberikan Apin makan, termasuk saat malam hari.

Setiap hewan peliharaan pada dasarnya punya preferensi makanan mereka sendiri dan tak bisa asal diberikan makanan yang sama persis dengan selera manusia. Jadi, sebelum memiliki hewan peliharaan, pelajari dulu jenis makanan apa saja yang bisa mereka telan dan apakah kamu sanggup memenuhi asupan mereka setiap harinya. Sebab, ada beberapa hewan peliharaan yang pilihan makannya cenderung ribet dan cukup mahal.

3. Jangan mengabaikan peliharaan dan cobalah bermain dengan mereka

Upin dan Ipin mengajak kucing peliharaan mereka untuk bermain di luar rumah (youtube.com/Les' Copaque Production)

Memang, tak semua hewan peliharaan cocok diajak bermain sesering mungkin. Semisal ikan, yang tak boleh sering-sering kita mencelupkan tangan ke dalam air untuk memegangnya atau mengetuk-ngetuk kaca akuarium demi menyapa ikan, karena itu dapat membuat ikan stres dan terganggu. Tapi, kalau peliharaan yang kamu miliki di rumah adalah hewan umum macam kucing atau anjing jinak, malah sangat disarankan untuk rutin bermain dengan mereka.

Upin dan Ipin pun suka sekali mengajak Apin bersenang-senang sambil berlarian di luar rumah, ketika mereka sedang tak ada PR dari sekolah atau diajak teman bermain. Nyatanya, bermain bersama peliharaan selain bisa meningkatkan bonding, hewan yang kita rawat juga bakal lebih minim merasa kesepian atau bosan. Biarpun hewan tampak tak punya perasaan atau empati seperti manusia, mereka tetaplah makhluk hidup yang tak seharusnya diabaikan, terlebih ketika kita mantap memutuskan mengadopsi mereka untuk jadi teman di rumah.

4. Hindari mengadu hewan peliharaan atau membuat mereka terluka

Upin dan kawan-kawan mencoba saling mengadu ikan cupang mereka (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Upin dan Ipin tidak hanya pernah terlihat memelihara kucing saja. Dalam episode "Kail & Laga", mereka tampak minat untuk memelihara jenis hewan baru, yakni ikan cupang, tepat setelah melihat ikan cupang Ehsan yang wujudnya cantik dan lucu. Namun, setelah berhasil memilikinya, bukannya dijaga dengan baik, Upin dan kawan-kawannya malah nekat membuat ikan mereka saling melawan satu sama lain. Untung saja, ada Mei Mei yang datang menegur mereka untuk tidak membuat ikan cupang saling beradu karena bakal membuat peliharaan mereka cepat mati.

Nah, dalam hal apa pun, segala tindakan menyakiti hewan tidak bisa dibenarkan. Bahkan, meski cuma mengadu mereka yang sebenarnya tampak seperti bukan kejahatan karena bukan dilakukan manusia secara langsung, tetap saja ini sangat tidak etis. Hewan apa pun itu, tidak hanya peliharaan saja, seharusnya diperlakukan dengan baik tanpa kita sengaja membuat mereka kesakitan, stres, atau mengalami cedera hanya demi hiburan.

5. Tak semua binatang cocok dijadikan hewan peliharaan

Tok Dalang mengajari Upin & Ipin untuk tidak mengurung burung dalam sangkar dan membiarkan hewan kecil ini terbang bebas (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Mungkin ini termasuk hal yang bakal memecahkan opini publik. Burung selain populer sebagai peliharaan rumahan karena perawatannya yang mudah dan rupa fisiknya yang cantik. Ada banyak pula yang cukup mengecam dan kurang suka dengan seseorang yang memelihara burung di rumahnya, karena bagaimanapun, insting alami burung adalah terbang bebas, secantik apa pun warna bulu, kemampuan kicauan, atau hal spesial yang dimilikinya.

Hal ini pula yang diajarkan di episode "Terbang Tinggi-Tinggi". Ada momen ketika seekor burung murai biru terluka akibat menabrak layangan Fizi dan berakhir kakinya patah dan mesti diobati serta dirawat sementara dengan ditempatkan di sangkar milik Tok Dalang. Tapi sayang, Upin dan Ipin yang sudah mulai merasa akrab dengan burung tersebut tak bisa lama-lama menikmati keindahannya karena Tok Dalang mengajarkan untuk tidak mengurung burung dalam sangkar agar mereka bisa terbang bebas di alam. Kadang, melepaskan memang bisa jadi bentuk kasih sayang, biarpun menyedihkan buat kita yang sudah telanjur merasa dekat dengannya.

Upin & Ipin memang tidak terlalu memasukkan banyak detail penting soal merawat hewan, macam toilet training dan menangani feses mereka, tingkah mereka yang suka kotor-kotoran di luar dan berakhir membuat lingkungan rumah jadi jorok, atau bagaimana menghadapi mereka ketika sedang sakit. Tapi, tetap saja berbagai pelajaran di atas dapat menjadi wawasan yang lumayan bermanfaat, terkhusus bagi kamu yang baru mulai minat ingin memiliki peliharaan sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article