Curhat memang bisa membuat beban terasa lebih ringan, apalagi saat masalah sedang menumpuk. Namun, ketika hampir setiap obrolan berubah menjadi tempat meluapkan luka tanpa melihat kesiapan lawan bicara, hubungan bisa ikut terasa berat. Di titik ini, menghentikan kebiasaan trauma dumping bukan berarti kamu harus memendam semuanya sendirian.
Teman tetap bisa menjadi tempat bercerita, tetapi gak semua persoalan perlu diselesaikan lewat obrolan santai. Kamu perlu belajar mengenali cerita mana yang cukup dibagikan dan mana yang membutuhkan ruang lebih aman bersama profesional. Yuk simak beberapa langkah yang bisa membantu mengatasi kebiasaan curhat berlebih.
