Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Trik Mendesain Rumah untuk Content Creator, Tampilan ala Studio!

ilustrasi pojok studio di rumah content creator (unsplash.com/Catherina Schürmann)
ilustrasi pojok studio di rumah content creator (unsplash.com/Catherina Schürmann)

Di era digital seperti sekarang, rumah tak lagi sekadar tempat pulang dan rebahan. Banyak orang, terutama generasi muda, menjadikan rumah sebagai tempat berkarya, mulai dari membuat video YouTube, siaran langsung di TikTok, sampai merekam podcast. Buat kamu yang sedang meniti jalan sebagai content creator, desain rumah bisa jadi faktor penentu antara konten yang biasa saja atau konten yang standout.

Tenang, kamu nggak perlu rumah seluas vila untuk punya studio kece. Dengan beberapa trik desain yang cerdas, rumah minimalismu bisa disulap jadi ruang kreatif yang maksimal. Tertarik? Yuk, simak trik berikut ini.

1. Manfaatkan sudut rumah sebagai ruang kreatif

ilustrasi ngonten di sudut rumah (pexels.com/George Milton)
ilustrasi ngonten di sudut rumah (pexels.com/George Milton)

Kreativitas butuh ruang. Walau tinggal di rumah kontrakan dua petak, kamu tetap bisa menciptakan sudut khusus untuk produksi konten. Misalnya, pojok kamar bisa diubah jadi mini set dengan meja lipat, tripod, dan background estetik. Kalau kamu podcaster atau sering meeting online, pertimbangkan ruang kecil yang bisa ditutup untuk kedap suara, seperti lemari besar yang diubah jadi bilik rekaman.

2. Upgrade pencahayaan agar nuansa konten lebih kece

ilustrasi membuat konten dengan pencahayaan baik (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi membuat konten dengan pencahayaan baik (pexels.com/RDNE Stock project)

Masih pakai pencahayaan seadanya? Coba upgrade, karena lighting bisa mengubah nuansa konten 180 derajat. Tempatkan meja kerja atau setup shooting dekat jendela buat memanfaatkan cahaya alami. Pilih tirai tipis agar sinar tetap lembut dan tidak terlalu tajam.

Untuk malam hari, ring light adalah penyelamat. Tapi biar nggak makan tempat, kamu bisa pasang lampu dinding yang bisa diarahkan atau beli holder gantung untuk ring light. Jangan lupa, warna cat ruangan juga berpengaruh: putih, krem, atau abu muda akan membantu memantulkan cahaya lebih baik.

3. Buat sistem kedap suara yang hemat namun efektif

ilustrasi kamar kedap suara untuk ngonten (unsplash.com/James McKinven)
ilustrasi kamar kedap suara untuk ngonten (unsplash.com/James McKinven)

Bagaimana solusi produksi konten audio yang sering terhambat suara kendaraan yang lewat atau suara bising lainnya? Kamu tidak harus membuat studio kedap suara mahal. Karpet tebal, tirai blackout, atau bahkan tumpukan bantal bisa membantu menyerap gema.

Kalau mau lebih serius, kamu bisa pasang busa akustik atau rak buku tinggi yang penuh sebagai penyerap suara alami. Trik murah lainnya: lapisi tembok dengan egg crate foam atau kardus bekas kemasan telur, efektif dan tetap ramah di kantong.

4. Atur background warna netral, agar mudah gonta-ganti properti

ilustrasi ngonten dengan background netral (pexels.com/Anna Nekrashevich)
ilustrasi ngonten dengan background netral (pexels.com/Anna Nekrashevich)

Kita semua tahu, kesan pertama menentukan hampir segalanya, bahkan di dunia digital. Itulah kenapa latar belakang (background) kontenmu nggak boleh asal-asalan. Pilih satu sudut rumah dengan warna netral sebagai latar, jadi kamu bisa gonta-ganti properti tanpa terlihat terlalu ramai. Tak perlu mahal, cukup manfaatkan wall grid, tanaman hias, lampu tumblr, atau poster estetik untuk menciptakan suasana yang 'kamu banget'.

5. Gunakan furnitur lipat atau modular

ilustrasi content creator menggunakan backdrop gulung (pexels.com/PNW Production)
ilustrasi content creator menggunakan backdrop gulung (pexels.com/PNW Production)

Kamu mungkin nggak punya ruang khusus buat konten, jadi fleksibilitas adalah kuncinya. Investasi pada furnitur lipat atau modular bisa jadi penyelamat. Contohnya: meja kerja yang bisa dilipat ke dinding, backdrop kain yang bisa digulung, dan tripod multifungsi yang juga bisa jadi holder mikrofon. Dengan begini, kamu bisa ubah ruang tamu jadi studio dalam 5 menit, lalu kembali jadi tempat santai tanpa ribet.

Menjadi content creator nggak harus punya rumah luas atau peralatan mahal. Yang penting adalah bagaimana kamu menyulap ruang yang ada jadi tempat yang mendukung kreativitasmu. Bahkan dengan bujet terbatas, rumah bisa jadi studio mini yang siap memproduksi konten berkualitas. Jadi, siap bikin studio impian di rumah sendiri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us