Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sempat Capai Jakarta, Ini yang Disiapkan saat Rumah Ikut Terkena Asap
Kabut asap semakin tebal akibat karhutla. (IDN Times/istimewa).
  • Kabut asap karhutla dapat menjangkau wilayah jauh, termasuk Jakarta, serta berisiko memicu iritasi mata, kulit, dan gangguan pernapasan.
  • Warga dianjurkan membatasi aktivitas luar ruangan, menutup ventilasi, menggunakan air purifier atau AC, serta memakai masker bila harus keluar rumah.
  • Pantau kualitas udara dari sumber resmi, lindungi kelompok rentan, hindari olahraga berat dan merokok di dalam rumah, serta segera cari layanan kesehatan saat keluhan memburuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, tak hanya berdampak di daerah tempat karhutla terjadi. Musibah ini turut berdampak ke berbagai wilayah hingga ke daerah yang jauh dari lokasi kebakaran. Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan, mengandung material yang dapat berdampak negatif pada kesehatan, seperti iritasi mata, kulit, hingga peradangan saluran pernafasan atau ISPA.

Kondisi ini membutuhkan penanganan dan langkah pencegahan yang serius, terutama untuk melindungi kesehatan anggota keluarga. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika rumah terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

1. Menjaga kualitas udara di rumah

Kabut asap akibat karhutla di Palembang, Selasa (31/10/2023). (Foto: IDN Times/Deryardli)

Masyarakat diimbau untuk lebih banyak melakukan aktivitas di dalam ruangan dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Mengutip laman BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, masyarakat dapat menjaga kualitas udara di rumah dengan menjaga sirkulasi udara dari luar agar tidak masuk ke dalam ruangan. Hal ini dapat dilakukan dengan menutup ventilasi ruangan.

Selain itu, penting untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menjernihkan udara menggunakan alat elektronik khusus, seperti air purifier. Selama berada di dalam ruangan, kamu juga dapat menggunakan AC untuk menjaga kualitas udara.

2. Menjaga kesehatan dan kebersihan

Masyarakat Kota Batam saat terdampak asap karhutla (IDN Times / Putra Gema Pamungkas)

Kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan, mengandung material yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan, seperti disampaikan dalam laman resmi Kementerian Kesehatan. Untuk mengurangi ancaman dampak negatif kabut asap bagi kesehatan, kamu dapat melakukan upaya pencegahan seperti menggunakan masker jika ke luar rumah, minum air putih yang banyak, menghindari aktivitas fisik yang berat, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan segera ke fasilitas pelayanan kesehatan bila mengalami keluhan sakit.

Dalam sumber yang serupa, disebutkan bahwa semua orang memiliki risiko terkena dampak kabut asap, terutama individu yang rentan. Oleh karena itu, kamu bisa berusaha secara maksimal untuk mencegah partikel masuk ke dalam rumah serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

3. Hal yang tidak boleh dilakukan dan sebaiknya dilakukan

Salah seorang warga saat mengamati Karhutla yang terjadi di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar (IDN Times/ Fanny Rizano)

Mengutip laman Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, berikut adalah beberapa tindakan yang dianjurkan untuk dilakukan ketika terdampak kabut asap:

  1. Memantau kualitas udara secara rutin dan berkala. Tak hanya mengandalkan penglihatan mata telanjang, namun juga memanfaatkan informasi resmi dari lembaga terkait

  2. Mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kualitas udara semakin buruk

  3. Menggunakan masker jika harus ke luar rumah

  4. Berikan perhatian ekstra kepada kelompok yang paling rentan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, atau teman-teman yang memiliki riwayat asma atau penyakit jantung memerlukan perlindungan khusus. Jika muncul gejala sesak napas atau pusing yang memburuk, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pertolongan medis.

Dalam sumber yang sama juga disebutkan beberapa tindakan yang tidak dianjurkan untuk dilakukan selama terdampak kabut asap:

  1. Tidak berolahraga berat di luar rumah saat kondisi udara tercemar

  2. Tidak merokok di dalam ruangan atau di dalam rumah, asap dapat memperparah kebersihan udara indoor

  3. Jangan menganggap kondisi udara pasti aman hanya karena gumpalan asap tidak terlihat oleh mata telanjang

Demikian beberapa informasi yang dapat diterapkan selama terdampak kabut asap. Ikuti langkah di atas untuk mencegah dampak yang semakin buruk untuk individu maupun masyarakat sekitar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article