Sewajarnya pacaran adalah masa di mana dua orang menjalin suatu relasi spesial bersama-sama untuk membangun "keintiman", tidak dalam artian negatif. Keintiman tersebut dalam artian saling mengenal satu sama lain lebih dalam, sebagai modal dasar atau pondasi sebelum menjalin hubungan yang memiliki tanggung jawab lebih besar.
Namun, yang tidak bisa terhindarkan dalam sebuah hubungan adalah konflik. Jika konflik itu berkepanjangan maka akan berisiko menimbulkan kekerasan dalam hubungan pacaran. Bahkan kemungkinan bisa berlanjut hingga perkawinan. Justru itu lebih bahaya. Karena pasangan tidak mengetahui sifat-sifat masing-masing!
Yuk, kenali beberapa tanda-tanda pacaran yang berisiko menimbulkan kekerasan!
