Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Awas, Ini 5 Dampak Jika Terlalu Sering Menonton Drama Perselingkuhan!

Awas, Ini 5 Dampak Jika Terlalu Sering Menonton Drama Perselingkuhan!
Dok. JTBC

Taukah kamu bahwa apa pun yang masuk ke dalam otak kita, baik melalui bacaan ataupun tontonan, bisa mempengaruhi pola pikir kita. Bahkan, hal-hal sepele seperti sinetron atau drama yang kita lihat setiap hari juga memberi pengaruh dalam diri kita. Tanpa kita sadari, cara kita memandang suatu persoalan, akan mulai condong ke arah apa pun yang sering kita lihat.

Termasuk salah satunya adalah drama perselingkuhan. Hati-hati, lho, dampaknya bisa jadi seperti 5 hal berikut ini nih.

1. Jadi sering berprasangka buruk sama pasangan

unsplash/Callie Morgan
unsplash/Callie Morgan

Akibat terlalu sering melihat orang-orang yang berselingkuh, kita bisa jadi akan gampang berprasangka buruk pada pasangan. Kecurigaan terus memuncak dan membuat kita menuduh pasangan melakukan hal yang gak-gak di luar sana. Padahal, bisa jadi itu cuma perasaanmu aja. 

2. Mood yang jadi berubah-ubah

pexels.com/cottonbro
pexels.com/cottonbro

Meski ada orang yang bisa memisahkan emosinya dari yang dia tonton, buktinya, banyak juga orang yang gak bisa melakukan hal ini. Alhasil, apa yang terjadi di dalam drama, terbawa ke dalam dunia nyata dan mempengaruhi mood-mu. Orang-orang sekitar pun jadi kena dampaknya. 

3. Hubungan yang jadi gak harmonis lagi

pexels.com/Polina Zimmerman
pexels.com/Polina Zimmerman

Meski mengajarkan soal pentingnya kesetiaan, drama-drama perselingkuhan juga membuat kita mudah menuduh pasangan. Rasa gak percaya ini bisa menimbulkan ketegangan dalam hubunganmu, lho. Yang paling berbahaya, kamu jadi gak harmonis lagi, deh sama si dia. 

4. Menganggap perselingkuhan hal yang lumrah dilakukan

unsplash.com/Milan Popovic
unsplash.com/Milan Popovic

Parahnya lagi, sering melihat drama perselingkuhan akan membuat kita merasa bahwa selingkuh adalah hal yang lumrah. Kita akan menganggap bahwa semua orang pasti pernah selingkuh dan gak masalah untuk melakukannya juga.

Masalah nanti akhir ceritanya seperti apa, toh gak akan dirasakan sekarang. Duh, gawat banget, sih kalau begini! 

5. Punya pembenaran untuk berselingkuh

pexels.com/Vera Arsic
pexels.com/Vera Arsic

Semakin banyak drama perselingkuhan yang dilihat, semakin banyak juga referensi untuk berselingkuh. Berbagai alasan pun bisa dianggap sebagai pembenaran. Sehingga, selingkuh jadi sesuatu yang terasa sah-sah aja. Serem banget, 'kan?

Ketika kita menikmati suatu tontonan, maka cukup sewajarnya aja, ya. Jangan berlebihan dan sampai dimasukan ke hati. Ambil yang baiknya, tinggalkan yang buruknya. Setuju? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifina Budi A.
EditorArifina Budi A.
Follow Us