Gak Bakalan Menyesal! Jangan Lepaskan Teman yang Punya 5 Sikap Ini

Ibarat pensil warna dalam satu kotak, begitulah perumpamaan sosok teman dalam kehidupan. Selain memberikan warna dalam kehidupan, kehadiran mereka juga kadang membuat hari-hari menjadi bermakna.
Namun, karena setiap teman memiliki ciri khas, karakter, dan warnanya masing-masing, kadang ada beberapa dari mereka yang tak sesuai dengan karakter pribadimu. Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa ada beberapa teman yang benar-benar layak dipertahankan atau tidak.
Namun, jangan coba-coba melepaskan teman yang memiliki lima sikap berikut ini, ya!
1.Dia tak pernah membahas sisi terlemah dari bagian hidupmu

Hal utama dan terpenting dalam sebuah pertemanan memang biasanya mengenai penerimaan tentang kekurangan masing-masing. Kesadaran bahwa tak ada manusia sempurna di dunia menjadi alasan sebuah pertemanan bisa langgeng hingga sepanjang masa.
Alih-alih ingin membahas sisi terlemah orang lain, pertemanan yang sehat hanya akan membahas hal-hal krusial dalam hidup.
2.Saat kamu bermasalah dengannya, dia tak akan membahas masalah tersebut di depan publik

Permasalahan dalam sebuah pertemanan tentu saja sangat wajar dan bisa terjadi kepada siapa pun. Sadar bahwa masalah adalah bumbu penyedap dalam pertemanan, mereka akan menganggap hal tersebut sebagai ajang pembelajaran diri.
Teman yang baik tentu saja tak akan berkoar-koar membahas masalah tersebut di depan publik dan membahasnya secara brutal di khalayak ramai. Masalah yang terjadi sepatutnya bisa menjadi ajang introspeksi diri dan bisa diselesaikan secara pribadi.
3. Tentu saja, dia paling anti dengan sindir-menyindir. Kalau tak suka, ia akan mengatakannya langsung

Aduhai, empaskan saja teman yang memiliki kebiasaan suka menyindir orang-orang terdekatnya, ya? Pertemanan yang sehat tentu saja akan membuang jauh perilaku sindir-menyindir yang memang sejatinya tidak patut dilakukan.
Jika memang memiliki rasa ketidaksukaan atas sesuatu, seorang teman yang baik akan mengatakannya langsung tanpa perlu harus sibuk menyindir dengan kalimat-kalimat menjatuhkan.
4.Dia tak selalu ada, tapi kamu tahu ia akan selalu bersedia menemani saat kamu membutuhkan

Karena setiap orang memiliki prioritas hidupnya masing-masing, sebuah pertemanan yang baik memang tidak akan selalu tergantung pada teman lainnya. Namun, meski tak selalu ada setiap waktu, teman yang baik akan selalu menyempatkan waktunya jika memang benar-benar sedang dibutuhkan.
Tidak terlalu dekat, namun juga tidak terlalu jauh, sebuah pertemanan akan tetap hangat meski dilibas waktu bertahun-tahun lamanya.
5. Tidak menganggap sepele masalah utang piutang

Meski sederhana, hal utang piutang menjadi hal yang cukup sensitif dalam sebuah pertemanan. Berapa banyak sebuah pertemanan yang rusak akibat salah satunya tidak mengindahkan aturan-aturan tak tertulis dalam melakukan utang piutang.
Jadi, jika kamu memiliki teman yang tak menganggap sepele masalah utang, tetap jadikan dia sebagai sahabat, ya? Ingat, ya, teman yang punya kebiasaan utang tanpa pernah berniat membayar hanya akan membuat hidupmu diliputi rasa waswas.
Memang sih, semakin banyak teman akan semakin berwarna hidup kita. Namun, jika kehadiran salah satu (atau lebih) teman malah membuat hidup tidak fokus dengan tujuan hidup, lebih baik selektif dalam memilih teman.
Boleh rangkul semua teman, namun jadikan hanya beberapa di antaranya sebagai sahabat dekat untuk urusan-urusan krusial dalam hidup.