Comscore Tracker

5 Pengalaman Hidup yang Membuatmu Lebih Siap untuk Menikah

Bukan hanya soal patah hati

Menikah adalah garis awal kehidupan baru bagi setiap manusia. Terlebih bagi mereka yang sudah merasa telah menemukan calon pasangan hidup. Ingin rasanya segera menikah dan hidup bersama berdua. Namun menikah pun tidak semudah itu. Tidak sesederhana yang diucapkan. Apalagi tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Perlu banyak persiapan yang dilakukan, seperti kesiapan jiwa raga, materi dan juga mental kita.

Untuk memupuk kesiapan mental pun bisa dilatih sejak kita masih melajang lho. Ada banyak aktivitas atau kegiatan yang nyatanya membuat kita menjadi lebih siap untuk menikah di kemudian hari. Apa saja pengalaman hidup yang harus dipupuk sejak dini?

1. Menimba ilmu dari mana saja

5 Pengalaman Hidup yang Membuatmu Lebih Siap untuk Menikahpexels.com/@freestocks

Menikah bukan berarti kita terbebas dari tanggungan di masa lalu. Justru kita sedang mempersiapkan diri untuk menyambut masa depan. Salah satunya yaitu dengan menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari mana saja, siapa saja dan apa saja. Bukan tanpa alasan, sebab menjalani kehidupan berumah tangga dibutuhkan ilmu yang tidak main-main. Ilmu tentang kehidupan rumah tangga, parenting, mengatur keuangan dan masih banyak lagi.

Selagi belum menikah, kita bisa mulai menimba ilmu apa saja. Bahkan tidak ada batasan jika kita pun ingin menimba ilmu tentang kehidupan berumah tangga. Kita bisa belajar dari buku, dari para pakar, bahkan dari orang-orang di sekitar kita. Jangan malu sebab tidak ada ruginya belajar sejak dini.

2. Sekali seumur hidup merantau & hidup mandiri

5 Pengalaman Hidup yang Membuatmu Lebih Siap untuk Menikahpexels.com/@picjumbo-com-55570

Berumah tangga membuat kita harus berani hidup mandiri. Mulai dari hidup di rumah sendiri bersama pasangan, membiayai hidup sendiri dan memutuskan segalanya dengan pasangan. Meski tidak menutup pintu untuk menerima saran dari orang lain termasuk keluarga. Tapi hidup mandiri sudah menjadi hal yang wajib dilakukan bagi siapapun yang akan membina rumah tangga.

Sebelum menikah cobalah sekali dalam hidupmu merantau dan hidup mandiri. Pengalaman yang memang tidak mudah namun memberimu banyak pelajaran hidup. Mulai dari rasa berani dan tanggungjawab pada diri sendiri. Kamu pun akan berusaha menghidupi serta merawat dirimu sendiri. Jangankan bertahan, kamu bahkan akan tahu caranya berjuang saat sedang kesulitan.

3. Berselisih dan kembali akrab dengan teman atau keluarga

5 Pengalaman Hidup yang Membuatmu Lebih Siap untuk Menikahpexels.com/@bahaa-a-shawqi-164375

Siapa yang tak ingin punya banyak teman, siapa pula yang ingin hubungan dengan keluarga menjadi renggang. Atas alasan apapun, setiap manusia ingin menjalin hubungan sebaik-baiknya dengan keluarga maupun teman-teman mereka. Namun tidak bisa dipungkiri jika perselisihan pun bisa terjadi. Meski begitu perselisihan yang terjadi bisa membuat hubungan semakin erat, sebab kita akan berusaha mencari cara untuk mengembalikan keadaan seperti sedia kala.

Tapi siapa kira jika perselisihan yang pernah terjadi diantara kita dengan keluarga maupun teman-teman bisa membuat kita lebih siap untuk menikah. Bukan tentang apa masalahnya, tapi bagaimana cara kita mengatasinya. Apakah kita meninggalkannya dan berharap semua kembali tanpa tindakan apapun. Ataukah kita berupaya mengembalikan keadaan dengan cara yang bisa kita lakukan. Sebab dalam kehidupan berumah tangga pun perselisihan bisa terjadi kapan saja dan dengan alasan apapun. Jangan kira setelah menikah kita menjadi hidup tanpa masalah. 

Baca Juga: 5 Alasan Pernikahan yang Kandas Tetap Layak Dikenang

4. Mengikuti kegiatan sosial

5 Pengalaman Hidup yang Membuatmu Lebih Siap untuk Menikahpexels.com/@rawpixel

Hidup berumah tangga artinya kita juga siap untuk hidup bermasyarakat. Jika sebelumnya kita hanya menjadi bagian dari keluarga ayah atau ibu kita. Dimana merekalah yang lebih banyak berinteraksi dan beraktivitas di masyarakat. Maka setelah kita menikah, peran itulah yang harus kita lakukan. Kita akan menjadi bagian dari masyarakat, melakukan kegiatan bersosial dan menjadi bagian dari perubahan yang terjadi. Banyak kegiatan seperti arisan, siskamling dan masih banyak lagi.

Untuk mempersiapkan itu semua kita bisa mulai dari sekarang. Tak perlu memaksakan diri mengikuti kegiatan arisan ataupun siskaling di lingkungan rumah. Kita bisa mulai mengikuti kegiatan sosial seperti karang taruna, kegiatan di komunitas dan masih banyak lagi. Kegiatan-kegiatan ini melatih kita untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Tentu saja yang punya pemikiran dan pemandangan yang jelas berbeda dengan kita. Jika saatnya tiba, kita pun tidak akan terlalu terkejut jika harus mengikuti banyak kegiatan setelah menikah nanti.

5. Mencoba profesional menjalankan hobi

5 Pengalaman Hidup yang Membuatmu Lebih Siap untuk Menikahpexels.com/@thatguycraig000

Selama melajang banyak hal yang ingin kamu lakukan. Dari mencoba hal baru sampai menjalani hobi secara profesional. Kenapa harus? Sebab hobi bukan hanya membuat kita lupa akan rasa lelah setelah beraktivitas, tapi membuat kita bersemangat untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Siapa tahu hobi yang ditekuni bisa menjadi sumber penghasilan tambahan untuk bekal masa depan.

Termasuk saat kita sudah berumah tangga. Urusan ekonomi menjadi hal yang tidak bisa disepelekan. Meski suami istri memiliki penghasilan utama sebagai seorang pekerja. Tapi terkadang dibutuhkan sumber penghasilan tambahan untuk mmemenuhi kebutuhan keluarga. Salah satunya bisa dari hobi yang dijalani secara profesional. Misalnya saja hobi memasak yang bisa kita tekuni lalu menjadi alasan membuka bisnis makanan. Dan masih banyak lagi. Tentu saja menekuni hobi ini dibutuhkan konsistensi dan komitmen dalam diri.

Baca Juga: Idaman, Ini 5 Tanda Bahwa Pernikahanmu Kuat dan Bisa Dijadikan Panutan

Nelsi Islamiyati Photo Verified Writer Nelsi Islamiyati

Menulis adalah salah satu terapi terbaik saat kita mulai lelah berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya