Comscore Tracker

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!

#Goodlife Baca, ambil yang penting, lalu lupakan!

Ada kalanya kita dipuji, ada kalanya juga kita di kritik oleh orang lain. Tak perlu berkecil hati ketika kita mendapatkan sebuah kritikan pedas. Kritikan bisa saja malah membuatmu jadi lebih baik. Sayang kan kalau keburu marah padahal kritikannya membangun?

Jangan gegabah untuk segera membalasnya dengan pedas pula. Lakukan hal di bawah ini untuk menghadapi kritikan pedas dari orang lain!

1. Tak ada orang yang tak pernah melakukan kesalahan

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!islampos.com

Siapapun di dunia ini pasti pernah berbuat kesalahan dan itu adalah sesuatu yang wajar. Kamu perlu memegang prinsip ini dalam dirimu, sehingga membuatmu akan lebih terbuka dalam menerima sebuah kritikan maupun saran dari orang lain.

Namanya juga manusia, gak sempurna!

2. Tenangkan diri setelah menerima kritikan pedas

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!today.com

Ketika kamu menerima sebuah kritikan, apalagi disampaikan dengan pedas, mungkin kamu akan merasa down. Kamu seakan menjadi orang yang paling tidak berkompeten, tidak pernah benar dan enggak akan pernah jadi yang terbaik.

Kalau sudah begini, tenangkan dulu dirimu. jika merasa sudah siap, kamu bisa menghadapi kritikan itu kembali.

3. Dengarkan atau pahami baik-baik kritikan yang dia berikan padamu

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!magazine.job-like.com

Cernalah tiap kalimat yang terucap atau tertulis di dalam kritikan itu. Pahami tiap kalimatnya dengan baik dan tenang. Jangan keburu tersulut emosi. Kalau kamu masih merasa emosimu masih belum baik, kembalilah untuk melakukan poin ke 2 di atas.

Baca Juga: 5 Cara Mengolah Kritik Menjadi Semangat, Tak Ada Lagi Sakit Hati!

4. Bedakan kritikan yang membangun dan tidak

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!guardianlv.com

Kamu harus bisa membedakan mana kritikan yang membangun dan manakah yang tidak. Mengapa? Karena ini juga akan menentukan bagaimana kamu merespon sebuah kritikan nantinya.

5. Kritikannya gak membangun? Ucapkan terimakasih lalu say bye bye!

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!kapanlagi.com

Kritikan yang diberikan ke kita adalah sesuatu yang tidak benar, atau mungkin malah menjelek-jelekan kita tanpa memberi saran? Sudah, tinggalin aja kalau kayak gitu.

6. Minta maaf ketika kamu memang kurang tepat

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!journal.sociolla.com

Kalau kamu merasa bahwa apa yang kamu lakukan memang kurang tepat, maka gak ada salahnya kamu meminta maaf. Menerima kritikan dengan hati yang terbuka dan lapang dada menandakan bahwa kamu adalah pribadi yang ingin terus berkembang menjadi lebih baik lagi setiap harinya. Keren!

7. Ambil bagian pentingnya, kalau sudah lupakan!

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!sp.depositphotos.com

Meskipun pedas, tapi kalau kritikannya membangun, perlu kamu pertimbangkan juga. Ambil pesan-pesan positifnya lalu segera tinggalkan kritikan tersebut. Kenapa? Soalnya biar kita gak tersulut lagi setelah membaca atau mengingat bagian pedasnya!

8. Berpikir bahwa kritik bisa membuatmu jadi pribadi yang lebih baik

Jangan Keburu Baper, Ini 8 Kiat untuk Hadapi Kritik Pedas Orang Lain!kelascinta.com

Tanamkan dalam pikiranmu bahwa sebuah kritikan itu bisa dijadikan sebagai cambuk atau dalam kata yang lebih halus adalah motivasi supaya kamu berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tapi, itu kalau kritik yang diberikan adalah kritik yang membangun.

Kalau gak membangun? Masuk telinga kanan keluar telinga kiri saja.

Baca Juga: 5 Alasan Budaya Kritik Di Belakang Itu Tak Baik Dibiasakan

Putri Aisya Pahlawani Photo Verified Writer Putri Aisya Pahlawani

20% princess, 80% ordinary human

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Berita Terkini Lainnya