"Your existence matters to me. Your wellbeing matters to me. Without knowing you in depth, and without spending hours with you, I somehow care about you."
Quotes Romantis dari Buku Omara untuk Prilly Latuconsina, Puitis!

- Prilly Latuconsina membagikan hadiah ulang tahun dari Omara Naidra Esteghlal berupa buku merah muda berjudul “Thirty Tales for Your Thirtieth” yang ditulis selama setahun.
- Buku tersebut memuat 30 bab tentang pandangan Omara terhadap Prilly, perjalanan mereka sejak proyek film Budi Pekerti, serta detail kecil yang ia ingat.
- Kutipan-kutipannya menampilkan kepedulian sejak pertemuan awal, kekaguman pada kebiasaan dan penampilan Prilly, hingga keinginan Omara menghabiskan hidup bersama Prilly.
Hadiah ulang tahun berupa barang mewah mungkin sudah biasa, namun hadiah yang ditulis dari hati dan dirangkai kata demi kata selama setahun penuh, tentu memiliki tempat yang sangat istimewa. Hal inilah yang baru saja dibagikan oleh Prilly Latuconsina lewat unggahan Instagram-nya.
Sang kekasih, aktor Omara Naidra Esteghlal, memberikan hadiah berupa satu buku utuh berlatar sampul merah muda yang ia tulis sendiri. Judulnya "Thirty Tales for Your Thirtieth". Buku ini berisi 30 bab cerita mengenai bagaimana Omara memandang Prilly, perjalanan cinta mereka sejak proyek film Budi Pekerti, hingga detail-detail kecil yang begitu berharga di matanya.
Bagi kamu yang sedang mencari inspirasi kata-kata manis, puitis, dan tulus untuk pasangan, berikut deretan quotes romantis dari halaman buku Omara untuk Prilly yang siap bikin siapa pun meleleh.
1. Menjaga dan memperhatikan dari kejauhan

Prilly Latuconsina (instagram.com/omara.esteghlal) (Keberadaanmu sangat berarti bagiku. Kesejahteraanmu penting untukku. Tanpa mengenalmu secara mendalam, dan tanpa menghabiskan berjam-jam bersamamu, entah bagaimana aku sudah begitu peduli padamu.)
Kutipan ini ditulis Omara saat menceritakan momen syuting di Yogyakarta, ketika ia melihat Prilly sedang berolahraga dan menyuruhnya beristirahat. Kalimat sederhana itu ternyata bukan sekadar basa-basi, melainkan bentuk kepedulian tulus yang tumbuh sejak awal pertemuan.
2. Mematahkan pepatah demi sebuah cinta

Prilly Latuconsina (instagram.com/omara.esteghlal) "There is a popular saying 'tak kenal maka tak sayang' and I feel like I disagree when it comes to you, because all it took for me to care about you was your hello."
(Ada pepatah populer 'tak kenal maka tak sayang' dan rasanya aku tidak setuju jika itu menyangkut dirimu, karena yang kubutuhkan untuk peduli padamu hanyalah sapamu.)
Quotes ini sangat cocok dijadikan pesan pembuka untuk seseorang yang kehadirannya langsung mengubah dunia kita sejak detik pertama menyapa. Romantis!
3. Jatuh cinta pada detail terkecil pasangan

Prilly Latuconsina (instagram.com/omara.esteghlal) "One thing I will always remember is this little habit that you do when you readjust your glasses."
(Satu hal yang akan selalu kuingat adalah kebiasaan kecilmu saat membetulkan kacamata.)
Di bab pembuka tentang sesi reading naskah, Omara memperhatikan hal-hal mikro yang bahkan Prilly sendiri tidak sadari. Terkadang, bukti cinta terbesar bukan pada kata-kata megah, melainkan pada kemampuan seseorang mengingat gerak-gerik kecil kita.
4. Ungkapan kekaguman yang menghipnotis

Prilly Latuconsina (instagram.com/omara.esteghlal) "If there is any moment in my life wherein my jaw dropped, this would definitely be a strong contender... Never have I expected that that would be the night in which my jaw dropped in admiration towards your short hair."
(Jika ada momen dalam hidupku saat aku dibuat terperangah takjub, momen ini jelas salah satunya... Tak pernah kusangka malam itu akan menjadi malam di mana aku dibuat terpesona mengagumi rambut pendekmu.)
Ditulis di bab “On Wrap Party and Your Short Hair”, kutipan ini menunjukkan betapa tatapan seseorang yang jatuh cinta bisa membuat perubahan sederhana pada pasangan terlihat begitu luar biasa.
5. Keinginan menghabiskan sisa hidup bersama

Prilly Latuconsina (instagram.com/prillylatuconsina96) "When I met you, and after spending all my time with you, the only thing I could think of is to spend the rest of my life with you. Even if I did not have the certainty that you would want the same thing, the only thing I could care about regardless was that."
(Ketika aku bertemu denganmu dan menghabiskan waktuku bersamamu, satu-satunya hal yang bisa kupikirkan adalah menghabiskan sisa hidupku denganmu. Bahkan jika aku tak memiliki kepastian apakah kamu menginginkan hal yang sama, satu-satunya yang kupedulikan tetaplah itu.)
Kalimat yang jujur, rentan, dan berani. Menunjukkan komitmen mendalam bahwa mencintai adalah tentang kepastian di dalam hati sendiri untuk terus bersama.
6. Monolog cinta menjelang pengakuan rasa

Prilly Latuconsina (instagram.com/omara.esteghlal) Saat mempersiapkan diri untuk menyatakan cinta (menembak), Omara menuliskan bait pikiran yang berputar di kepalanya:
"Before I got to ask you whether you would like to be my girlfriend, only a handful of thoughts kept repeating on my mind:
— I love her
— I love her dearly
— I am madly in love with her
— I never want to lose her
— She is the most beautiful girl I have ever seen
— I can only think of her"
Bait berulang ini menggambarkan rasa gugup bercampur cinta yang meluap-luap saat seseorang akhirnya menemukan sosok yang tak ingin ia lepaskan seumur hidupnya.
Seperti yang diungkapkan Prilly dalam caption-nya, membaca buku ini membuatnya merasa dicintai lewat cara yang paling indah, melihat diri sendiri dari sudut pandang orang yang begitu mengasihi dan memperhatikan setiap detail hidup kita.
Kumpulan kutipan di atas membuktikan bahwa hadiah paling romantis tidak melulu harus mahal. Justru setiap kenangan dan detik bersama pasangan yang dirawat dengan penuh ketulusan menjadi kado paling bermakna.























