Sore itu, kamu sudah berjanji untuk bertemu teman-teman setelah beberapa hari sibuk dengan pekerjaan. Grup chat mulai ramai membahas tempat makan, sementara kamu masih duduk di depan laptop dengan kepala yang rasanya penuh. Sebenarnya, kamu juga ingin bertemu mereka. Namun ketika sebuah pesan masuk dan mengatakan bahwa rencana nongkrong malam ini terpaksa dibatalkan, ada perasaan aneh yang muncul. Kamu justru menghela napas lega. Malam ini, kamu bisa kembali ke kasur tanpa harus merasa bersalah karena meninggalkan siapa pun.
Padahal, beberapa menit sebelumnya kamu masih berusaha mengumpulkan semangat untuk berangkat. Sekarang, setelah rencana itu batal, suasana hati justru terasa lebih ringan. Kamu bahkan sudah membayangkan makanan yang ingin dipesan dan film yang sudah lama tertunda untuk ditonton malam nanti.
