Comscore Tracker

[VIDEO] Kapan Sih Sebaiknya Suatu Hubungan Itu Harus Berhenti?

Kalau kamu dan pasangan sudah merasa...

Mencintai itu sulit dan akan lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa kamu berada dalam hubungan yang gak sehat. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui apakah suatu hubungan itu sehat dan tidak? Ada beberapa tanda yang bisa mengetahui bahwa kamu berada di dalam suatu hubungan yang sehat atau tidak. Simak yuk melalui artikel berikut!

1. Hubungan yang sehat itu ketika kedua belah pihak gak memberikan tekanan apa pun

[VIDEO] Kapan Sih Sebaiknya Suatu Hubungan Itu Harus Berhenti?Unsplash/Davids Kokainis

Menurut Dra. Astrid R. S. Wiratna, Psikolog Klinis Rumah Sakit Siloam, hubungan yang sehat itu ketika kedua belah pihak gak memberikan tekanan apa pun. Mereka bisa bebas mengekspresikan diri dengan apa adanya. Mereka juga gak ragu untuk mengungkapkan perasaannya. Kalau mau marah ya marah, kalau sedih ya cerita dan gak ada kata jaim. Sehingga hubungan tersebut memberikan dampak yang positif.

Hubungan yang sehat bukan berarti gak ada tuntutan di dalamnya. Setiap manusia punya kebutuhan yang berbeda, sehingga mereka harus saling beradaptasi saat menjalin hubungan. Kebutuhan yang berbeda ini lah yang menyebabkan adanya tuntutan dalam suatu hubungan.

Bukan hanya hubungan pasangan saja, hubungan antara orang tua dan anak, hubungan pertemanan pun demikian. Tuntuan itu masih bisa dinegosiasikan, jika merasa gak sanggup memenuhinya, kamu harus mengungkapkannya. Sehingga kalian bisa menemukan jalan tengahnya.

2. Orang yang merasa trauma dengan hubungannya harus jujur dengan dirinya sendiri dan pasangan

[VIDEO] Kapan Sih Sebaiknya Suatu Hubungan Itu Harus Berhenti?bridgestorecovery.com

Hubungan yang gak sehat seringkali menimbulkan trauma bagi yang menjalaninya. Orang yang merasa trauma dengan hubungannya harus jujur dengan dirinya sendiri. Selain itu dia juga harus bisa mengutarakan hal ini pada pasangannya. Ketika mulai tertekan dalam suatu hubungan dan dia gak sanggup untuk berubah, katakan saja bahwa kamu sudah gak tahan dan ingin mengakhirinya.

Namun ketika dia mengatakan sanggup untuk berubah, kamu bisa memberikan kesempatan sampai dua atau tiga bulan ke depan. Setelah tiga bulan tersebut dia gak menunjukkan sikap yang lebih baik, katakan bahwa kamu menghargai usahanya untuk berubah tapi kamu tetap gak kuat dan gak bisa mempertahankan hubungan ini.

Menangani trauma dalam hal percintaan pun bukan hal yang mudah. Kamu bisa meminta bantuan pada psikolog untuk memulihkan kesehatanmu. Selain itu, orang dekat dan waktu juga dapat membantu menghilangkan rasa trauma tersebut. Jika baru saja putus, seseorang mungkin tidak ingin menjalin hubungan kembali. Namun jika sudah satu atau dua tahun, meski masih sakit, dia akan lebih bisa membuka diri untuk kembali menjalin hubungan yang baru.

3. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang memberikan kesempatan kedua meski telah disakiti

[VIDEO] Kapan Sih Sebaiknya Suatu Hubungan Itu Harus Berhenti?youngisthan.in

Pada dasarnya, seseorang punya keinginan untuk berhasil dalam segala hal, termasuk dalam menjalin sebuah hubungan. Oleh karena itu, ketika dalam hubungan tersebut gak berjalan mulus, seseorang memilih bertahan dulu untuk membuktikan bahwa hubungan tersebut masih bisa diperbaiki. Sehingga memberikan kesempatan kedua menjadi hal yang wajar ditemui dalam suatu hubungan. Karena perasaan seseorang itu bukan seperti keran yang bisa berhenti begitu saja ketika ditutup. Sehingga mereka cenderung memilih untuk bertahan meski telah disakiti.

Selain itu, ketika sedang jatuh cinta seseorang akan dipengaruhi oleh hormon oxytocin. Aktifnya hormon ini akan menyebabkan hubungan seseorang saling timbal balik. Hormon ini akan bertahan selama dua tahun. Pada saat seseorang ingin berhenti setelah satu tahun menjalani hubungan, dia akan mengalami konflik antara cinta setengah mati dan rasa tertekan karena hormon tersebut masih berjalan. Sehingga, dia lebih memilih untuk bertahan daripada mengakhiri hubungannya.

Hormon ini sangat berpengaruh dalam suatu hubungan. Ketika hormon ini telah berhenti, pikiranlah yang akan sepenuhnya mengendalikan perasaan seseorang. Jadi, saat dua orang masih bisa bermesraan setelah menjalani hubungan lebih dari dua tahun, artinya mereka cocok. Sebaliknya, jika mereka merasa sia-sia dalam menjalani hubungannya, maka hubungan tersebut bisa dikatakan tidak cocok.

Baca Juga: Single Saat Valentine? Ini 5 Cara untuk Melewatinya dengan Happy

4. Dengarkan hati kecilmu jika ingin mengetahui apakah dia orang yang tepat untukmu atau tidak

[VIDEO] Kapan Sih Sebaiknya Suatu Hubungan Itu Harus Berhenti?Unsplash/Aziz Acharki

Namun, apakah seseorang harus menunggu selama dua tahun terlebih dahulu untuk mengetahui hubungannya cocok atau tidak? Jawabannya adalah tidak. Masing-masing orang memiliki waktu yang berbeda untuk mengatahui apakah dia cocok atau tidak dengan pasangannya.

Kalau ingin mengetahui apakah dia pasangan yang tepat, kamu hanya perlu mengikuti hati kecilmu. Seseorang bisa saja tergila-gila dengan pasangannya, namun hati kecilnya mengatakan bahwa orang tersebut akan menyakiti hatinya. Biasanya suara-suara dari hati kecil ini akan ditepis karena adanya hormon oxytocin yang sedang bekerja. Sehingga kesadaran mereka akan menurun dan cenderung melihat baik-baiknya saja.

Intinya, seluruh jiwa dan raga akan menerimanya jika kalian pasangan yang cocok. Kamu harus memastikan gak ada suara negatif sedikit pun ketika berada di dekatnya. Misalnya ada keraguan dalam hati atau kamu merasa ada sesuatu yang gak benar. Jika kamu merasakan hal tersebut, berarti ada indikasi bahwa hubungan kalian gak terlalu cocok. Pasangan yang cocok akan membuatmu nyaman dan menjadikan hidupmu lebih produktif. Meski bertengkar, kalian akan menjadikannya sebagai hikmah dan mengambil pelajaran dari pertengkaran tersebut.

5. Lalu apakah putus menjadi salah satu jalan untuk hubungan yang gak sehat?

[VIDEO] Kapan Sih Sebaiknya Suatu Hubungan Itu Harus Berhenti?Unsplash/Fred Mouniguet

Jika kedua belah pihak bisa saling memperbaiki apa yang menjadi kekurangannya, ada baiknya jika gak memilih jalan putus. Namun, ketika kalian sudah gak menemukan titik tengah, seringkali putus menjadi pilihan terbaik. Jangan berpikir bahwa putus adalah keputusan terburuk yang pernah kalian ambil. Terkadang putus justru membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih baik.

Namun, pastikan kalian kalian putus dengan baik-baik. Jika kalian putus dengan cara yang gak baik, nantinya akan menjadi dendam dan saling mengganggu kehidupan satu sama lain.

6. Hubungan itu harus berhenti ketika kedua pasangan sudah gak bisa saling membahagiakan lagi

https://www.youtube.com/embed/Nyy2L_9JySg

Ketika kedua pasangan sudah gak bisa saling membahagiakan lagi dan cenderung saling menyakiti, waktunya untuk berhenti. Ketika kalian lebih sering bertengkar daripada saling membahagiakan, artinya hubungan tersebut sudah gak sehat. Karena hubungan seharusnya bisa memberi kebahagiaan untuk kedua belah pihak dan bisa saling mendukung. Serta jadikan hubunganmu sebagai proses belajar.

Itu tadi pendapat beberapa orang dan psikolog tentang kapan suatu hubungan harus berhenti. Kalau menurut kamu sendiri bagaimana?

Baca Juga: Hari Valentine Menurut Sejarah Justru Dimulai dengan Kematian

Topic:

  • Rully Bunga
  • Pinka Wima

Just For You