Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sudahi Saja, 5 Tanda Kamu Menyia-Nyiakan Diri dalam Sebuah Hubungan

Sudahi Saja, 5 Tanda Kamu Menyia-Nyiakan Diri dalam Sebuah Hubungan
theklog.co

Ketika sedang menjalin suatu hubungan, tentu kita ingin mempertahankan dan bahkan langgeng hingga waktu yang cukup lama. Berbagai usaha sudah kita lakukan, namun ada saja halangan yang kadang membuat kita merasa tidak layak lagi untuk mendapatkan cinta. Tak cukup hanya menyalahkan dia dan keadaan yang kita alami. Saat kita sedang berada pada titik terendah dalam sebuah hubungan, kita akan kembali berpikir bahwa kita pun pernah menyia-nyiakan diri dalam hubungan.

Berlindung di balik kata cinta, kita seolah menutupi semua kemungkinan terburuk dari apa yang telah terjadi di dalam hubungan. Baik atau buruknya semua seolah bisa berubah menjadi lebih baik. Namun pada kenyataannya ada satu hal di dalam hidup yang tidak dapat kita paksakan untuk selalu ada. Jika kamu merasakan hal di bawah ini, maka segeralah sadar bahwa kini kamu telah menyia-nyiakan diri dalam hubungan.

1. Saat hubunganmu tidak jelas, kamu bersikap cuek

dramabeans.com
dramabeans.com

Tak ada satu orang pun yang berniat menjalani hubungan hanya untuk main-main. Siapa pun ingin bertahan sampai akhir. Punya satu mimpi besar bersama dan mengupayakan segala hal agar bisa mencapai tujuan berdua. Namun bagaimanapun kita berupaya tentu ada saja tantangan yang membuat hubungan menjadi sangat rawan untuk diakhiri.

Saat kita tahu hubungan yang dijalani tidak tahu akan ke mana, tidak punya tujuan yang jelas bahkan tak jarang terasa hampa karena berjalan begitu-begitu saja. Maka ini saatnya kita tegas memutuskan. Tidak layak rasanya kita menyia-nyiakan hidup untuk menjalani hubungan yang tidak jelas dengan seseorang yang tidak tahu akan ke mana, bahkan terkesan hanya main-main.

2. Hanya kamu yang berjuang sendiri dalam hubungan

dramabeans.com
dramabeans.com

Memperjuangkan hubungan agar bisa bertahan tentu tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja. Kedua belah pihak harus berjuang bersama. Sakit senang suka dan duka bersama. Namun jika kamu merasa hanya kamu yang berjuang dan dia tak membantu apa pun, bisa jadi ini adalah hubungan yang sia-sia untukmu.

Meski begitu kamu tidak perlu bersedih. Hidupmu masih terus berjalan. Meski gagal bertahan, setidaknya kamu tahu bagaimana caranya berjuang dan menghargai sebuah perjuangan. Ya, kamu layak untuk mendapatkan dia yang lebih baik darimu.

3. Menutupi kesalahan kekasihmu dengan alasan cinta

dramabeans.com
dramabeans.com

Jika kamu tidak tenang dalam menjalani hubungan dengan pasanganmu, boleh lah kamu melihat kembali apakah sudah benar cara kalian menjalani hubungan. Pasangan bukan hanya sekedar saling membela tapi tidak ragu menegur dan membantu untuk mau berubah. Ya, jika kamu merasa telah menutupi kesalahan pasanganmu dan berlindung di balik kata cinta, bisa jadi hubunganmu ini adalah sia-sia.

Kamu mungkin tak ingin banyak orang menyalahkannya, bahkan tak rela jika ia tak diterima oleh lingkungan. Lalu apakah ini yang bisa kamu lakukan? Menutupi kesalahannya dan membelanya meski kamu tahu dia bersalah? Sebaiknya hentikan langkahmu. Dia tak butuh pembelaan, yang dia butuhkan adalah cara dan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.

4. Kekerasan fisik yang kamu dapatkan selalu kamu anggap remeh

dramabeans.com
dramabeans.com

Tak sedikit hubungan yang berakhir karena salah satu pihak melakukan kekerasan dalam hubungan, baik verbal maupun fisik. Bagaimanapun bentuknya kekerasan yang terus dilindungi tidak akan mengubah keadaan. Mereka hanya akan diam sejenak lalu kembali membara, bahkan mungkin semakin parah.

Ya, jika kamu adalah korban kekerasan dalam hubungan. Jangan hanya diam. Kamu wajib dan harus melawan. Bukan dengan kekerasan fisik juga, namun ketegasanmu untuk berkata tidak atas apa yang kamu terima. Hidupmu terlalu berharga jika menutupi kesalahan dan berkata baik-baik saja di saat kamu terluka.

5. Berlindung di balik kata cinta saat dia menganggu prinsipmu

dramabeans.com
dramabeans.com

Setiap manusia memiliki prinsip yang tidak bisa diganggu oleh siapa pun. Dengan berbagai cara kita pun akan berjuang dan mempertahankan apa yang kita junjung tinggi dalam hidup. Sekalipun dia kekasihmu, tak ada hak baginya untuk mengganggu prinsip hidupmu. Kamu berhak memperjuangkan apa yang kamu pertahankan.

Jika ia mulai tak suka bahkan tak segan meremehkan prinsipmu. Seolah tak yakin bahwa kamu bisa, maka tegaslah untuk berkata tidak padanya. Jangan sia-siakan hidupmu. Hanya untuk mendengar seseorang yang tak mendukungmu dan meremehkanmu.

Yuk jujur pada diri sendiri, ada berapa yang sedang kamu rasakan saat ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nelsi Islamiyati
EditorNelsi Islamiyati
Follow Us