Banyak orang mengira move on paling sulit terjadi setelah putus dari pasangan. Padahal, tidak sedikit yang justru lebih lama terjebak dalam perasaan terhadap seseorang yang bahkan tidak pernah benar-benar menjadi pacar. Meski hubungan itu tidak pernah dimulai, rasa kehilangan yang muncul bisa terasa sama nyata, bahkan lebih membingungkan.
Kondisi ini umumnya terjadi karena tidak ada akhir yang jelas untuk dijadikan penutup. Akibatnya, pikiran terus dipenuhi berbagai kemungkinan tentang apa yang seharusnya bisa terjadi. Menurut para psikolog, ada beberapa alasan mengapa melupakan seseorang yang tidak pernah benar-benar dimiliki bisa terasa sangat sulit. Yuk, cari tahu lewat artikel berikut!
