Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tempat Mencari Teman Baru pada Usia Dewasa, Gak Selalu dari Kantor
ilustrasi bersenang-senang bareng sahabat (pexels.com/Helena Lopes)
  • Komunitas hobi jadi tempat paling mudah untuk bertemu teman baru yang sefrekuensi.

  • Gym, kelas, atau lokakarya membantu kenalan baru lewat aktivitas yang sama.

  • Kegiatan sosial atau volunteer mempertemukan orang dengan nilai dan tujuan hidup yang mirip.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semakin dewasa, semakin terasa kalau mencari teman baru ternyata tidak semudah zaman sekolah atau kuliah dulu. Dulu, rasanya mudah sekali akrab hanya gara-gara duduk sebangku, tugas kelompok, atau sering nongkrong di kantin. Sekarang? Banyak orang sibuk bekerja, mengurus rumah, capek mental, sampai bingung harus mulai kenalan dari mana.

Padahal, pertemanan tetap penting meski usia terus bertambah. Punya teman ngobrol, berbagi cerita, atau sekadar ketawa receh bisa membuat hidup terasa lebih ringan. Nah, kalau kamu merasa mulai kehilangan sirkel atau ingin punya koneksi baru, beberapa tempat ini bisa jadi awal yang bagus untuk mencari pertemanan baru pada usia dewasa.

1. Komunitas hobi

ilustrasi komunitas (pexels.com/Henri Mathieu-Saint-Laurent)

Salah satu cara paling mudah untuk dekat dengan orang baru ialah lewat kesamaan minat. Karena itu, komunitas hobi sering jadi tempat yang nyaman untuk mulai membangun pertemanan. Cek kembali apa hobimu dan mulai ikut komunitas.

Kalau suka lari, misalnya, kamu bisa coba ikut komunitas lari. Kalau suka baca buku, ikut klub buku. Bahkan, sekarang komunitas kecil seperti journaling, crafting, sampai board game juga mulai banyak.

Obrolan biasanya jadi lebih cair karena sudah punya minat yang sama. Kamu tidak perlu bingung mau ngomong apa dulu karena semuanya memang datang dengan ketertarikan yang mirip. Enaknya lagi, pertemanan dari komunitas hobi biasanya terasa lebih tulus. Kalian bertemu bukan karena tuntutan pekerjaan, tapi memang menikmati aktivitas yang sama.

2. Tempat gym atau kelas olahraga

ilustrasi kelas yoga (pexels.com/Elina Fairytale)

Banyak orang mengira di gym itu, semua orang hanya fokus pada diri sendiri. Padahal, kelas olahraga juga sering jadi tempat yang cukup oke untuk membangun koneksi baru, misalnya kelas yoga, pilates, atau zumba. Orang-orang yang datang rutin biasanya lama-lama mulai saling kenal.

Selain membuat badan lebih sehat, aktivitas olahraga juga membantu mood jadi lebih baik. Jadi, energi sosial biasanya lebih positif dibanding saat sedang stres kerja. Tidak harus langsung akrab, kadang pertemanan dewasa memang dimulai dari obrolan receh yang konsisten.

3. Kelas atau lokakarya (workshop)

ilustrasi lokakarya (unsplash.com/ASIA CULTURECENTER)

Usia dewasa bukan berarti berhenti belajar. Justru sekarang banyak kelas singkat yang bisa jadi tempat bertemu orang baru sekaligus meningkatkan skill. Kamu bisa ikut kelas memasak, fotografi, melukis, merangkai bunga, atau lokakarya bisnis kecil-kecilan. Karena suasana yang ada ternyata santai dan interaktif, biasanya lebih mudah untuk membuka percakapan.

Orang dewasa sering lebih nyaman berteman kalau ada aktivitas yang dilakukan bersama. Jadi, kelas atau lokakarya terasa lebih natural untuk membangun koneksi dengan orang lain. Siapa tahu dari satu kelas singkat, kamu bisa dapat sahabat baru yang sefrekuensi.

4. Kegiatan sosial

ilustrasi sukarelawan sedang membantu orang lain (pexels.com/RODNAE Productions)

Kalau bingung mulai dari mana, coba ikut kegiatan volunteer. Ada banyak kegiatan bermanfaat yang bisa sekalian kamu lakukan. Kamu bisa ikut berbagi makanan, mengajar, atau membersihkan lingkungan.

Kelebihan dari ikut kegiatan ini ialah biasanya orang-orang yang datang punya empati dan energi yang hangat. Karena datang dengan tujuan membantu, suasana interaksi bisa lebih positif. Selain mendapatkan pengalaman baru, kamu juga berkesempatan bertemu orang-orang dengan nilai hidup yang mirip.

Pada akhirnya, mencari teman baru pada usia dewasa bukan hal yang memalukan atau sulit. Manusia memang butuh koneksi. Kadang, satu teman baru yang tepat bisa membuat hidup terasa jauh lebih berwarna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article