Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Trik Bahasa Isyarat dalam Hubungan Jarak Jauh, biar Makin Awet!
ilustrasi bahasa isyarat dalam hubungan jarak jauh (pexels.com/Vitaly Gariev)

LDR emang sering bikin overthinking, apalagi kalau cuma bisa menatap layar pas video call tanpa bisa sentuhan fisik. Kadang, kata-kata aja gak cukup untuk menggambarkan betapa kangennya kamu sama dia yang ada di zona waktu berbeda. Makanya, mengeksplorasi bahasa isyarat dalam hubungan jarak jauh bisa jadi jalan ninja buat bikin komunikasi visual kalian makin hidup dan gak membosankan.

Kalau kamu cuma mengandalkan obrolan standar kayak "lagi apa?" atau "sudah makan belum?", lama-lama percikan asmara kalian bisa meredup, lho. Kebosanan visual saat bertatap muka di layar bisa bikin kamu merasa makin jauh, yang ujung-ujungnya malah memicu salah paham atau rasa insecure yang gak perlu. Pas banget, hari ini bertepatan dengan tanggal 23 September di mana kita sedang merayakan Hari Bahasa Isyarat Sedunia! Momen ini bisa jadi pengingat manis buat kamu kalau komunikasi itu bentuknya luas banget dan gak melulu harus lewat suara dengan melakukan empat hal ini!

1. Ciptakan gestur rahasia cuma buat kalian berdua

ilustrasi gunakan gestur tambahan yang dipahami pasangan Tuli (pexels.com/Vitaly Gariev)

Membangun kedekatan emosional itu butuh eksklusivitas yang cuma dimengerti oleh kamu dan pasanganmu. Kalian bisa mulai mengadopsi gerakan tangan simpel dari bahasa isyarat untuk menyampaikan pesan tanpa harus diucapkan keras-keras. Contohnya, gestur menempelkan dua jari atau tanda cinta spesifik yang kalian sepakati maknanya secara personal. Ini jadi bentuk micro-affection atau afeksi kecil yang bisa kasih efek kupu-kupu di perut meski cuma interaksi lewat layar HP.

Coba sepakati satu gerakan tangan yang artinya "aku lagi butuh pelukan" pas kamu lagi bad mood parah seharian. Begitu pasanganmu lihat gestur itu di layar, dia bisa langsung kasih respons visual yang menenangkan tanpa perlu nanya panjang lebar. Lumayan kan, kamu jadi gak perlu repot-repot menjelaskan kenapa kamu bete sampai bikin otot wajah keriput karena capek ngomong.

2. Gunakan ejaan jari untuk main tebak-tebakan

ilustrasi bahasa isyarat dalam hubungan jarak jauh (pexels.com/Vitaly Gariev)

Komunikasi yang monoton kerap jadi pembunuh nomor satu dalam hubungan LDR yang sudah berjalan cukup lama. Untuk mengatasi ini, kalian bisa belajar abjad jari atau fingerspelling dari sistem isyarat dasar secara bertahap setiap harinya. Jadikan proses belajar ini sebagai aktivitas kencan virtual baru yang interaktif dan sukses menstimulasi kinerja otak kalian berdua. 

Biar makin seru, jadikan ini sebagai permainan tebak kata berhadiah pas kalian lagi nongkrong santai di Google Meet atau aplikasi video call lainnya. Misalnya, kamu mengeja makanan favorit kayak nasi kuning atau ayam geprek yang ingin kamu makan, lalu pasanganmu wajib menebaknya dengan benar. Kalau dia salah tebak, hukumannya bisa berupa kewajiban traktir kamu makanan tersebut lewat aplikasi ojek online saat itu juga. Seru, kan?

3. Ekspresikan emosi lewat paduan wajah dan tangan

ilustrasi ekspresi wajah juga membantu pasangan Tuli memahami apa yang dirasakan olehmu (pexels.com/Los Muertos Crew)

Bahasa isyarat itu sebenarnya gak cuma berkutat pada gerakan jari saja, tapi sangat bergantung pada ekspresi wajah yang alami. Bisa dibilang ekspresi wajah sebagai penanda non-manual yang fungsinya sama seperti intonasi di dalam bahasa lisan. Menggabungkan gerakan tangan dengan mimik yang pas bakal efektif meminimalisir miskomunikasi yang sering terjadi akibat teks pesan yang kaku, lho.

Kalau kamu lagi merasa lelah banget, tunjukkan gestur capek sambil memasang wajah memelas yang meyakinkan langsung di depan kamera. Pasangan yang peka pasti bakal langsung paham tanpa kamu harus mengetik keluhan panjang lebar. Latihan visual yang interaktif ini juga mengajarkan empati ke kalian berdua biar gak asal sebal pas salah satu lagi butuh ketenangan batin. Namun ingat, porsi ekspresinya dipas-pasin saja sama situasinya, ya.

Menerapkan elemen bahasa isyarat dalam hubungan jarak jauh membuktikan kalau jarak bukan halangan buat tetap kreatif menjaga kehangatan, kok. Pada akhirnya, usaha kecil buat belajar saling memahami lewat mata inilah yang bikin pondasi komitmen kalian makin sekuat baja. Tetap semangat buat para pejuang LDR!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article