Comscore Tracker

5 Alasan Kamu Gak Boleh Menyepelekan Patah Hati yang Dialami Temanmu

Karena patah hati bukan masalah sepele!

Saat seseorang mengalami patah hati, mereka pasti memerlukan dukungan dan semangat dari orang terdekat. Saat melihat temanmu bersedih karena hatinya dipatahkan, harusnya kamu sebagai temannya bisa memposisikan diri dengan benar. Jangan sampai dirinya justru makin terluka usai menceritakan perasaannya kepadamu. 

Kamu harus menyadari bahwa setiap orang memiliki penerimaan yang berbeda terhadap suatu kejadian. Jika kamu bisa menata hidup dengan singkat usai dipatahkan, bukan berarti hal tersebut juga berlaku kepada orang lain.

Harus lebih peka, berikut lima alasan mengapa kamu gak boleh menyepelekan patah hati yang dialami temanmu. Keep reading! 

1. Hal serupa bisa saja menimpamu di kemudian hari

5 Alasan Kamu Gak Boleh Menyepelekan Patah Hati yang Dialami Temanmupotret perempuan patah hati (pexels.com/cottonbro)

Gak ada jaminan jika kamu akan terhindar dari yang namanya patah hati. Sebaik apapun hubunganmu sekarang, patah hati bisa saja menghampirimu di kemudian hari. Nah, itu sebabnya kamu gak boleh menyepelekan patah hati yang dialami temanmu sekarang. 

Kamu harus ingat bahwa hidup ini penuh dengan ketidakpastian dan pasang surut. Terlalu percaya bahwa hidup hanya menawarkan bahagia justru akan membuatmu lebih mudah kecewa di hari mendatang.  Alih-alih menyepelekan, akan jauh lebih baik jika kamu menemaninya melupakan kesedihan tanpa menghakimi sedikit pun. 

2. Ketidakpedulianmu bisa membuat hati temanmu makin terluka

5 Alasan Kamu Gak Boleh Menyepelekan Patah Hati yang Dialami Temanmuperempuan berbincang (pexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA)

Mengatakan bahwa patah hati temanmu gak seberapa atau lebih baik dilupakan saja bisa membuat hati temanmu tambah terluka. Bagaimana pun rasa patah hati temanmu itu nyata dan harus divalidasi. Jangan sesekali mengatakan pada mereka bahwa kesedihan mereka terlalu berlebihan. 

Seburuk apapun mantan kekasih temanmu, itu gak berarti kamu berhak mengajak temanmu untuk melupakan dan menyingkirkan perasaan sedihnya dalam sekejap.

Bagaimana pun hati temanmu itu sedang gak baik-baik saja. Jangan sampai niat baikmu justru menambah luka yang masih menganga. Bantu temanmu melewati fase sedihnya tanpa perlu mengucap toksik yang dibungkus dengan kalimat motivasi. 

Baca Juga: 5 Cara Menghibur Sahabat yang sedang Patah Hati, Jangan Menghakimi!

3. Kamu terkesan gak punya rasa empati

5 Alasan Kamu Gak Boleh Menyepelekan Patah Hati yang Dialami Temanmuperempuan berbincang (pexels.com/SHVETS production)

Menyepelekan patah hati sama saja dengan kamu gak punya rasa empati. Meski kamu gak pernah mengalami atau pernah mengalami berkali-kali, bukan berarti kamu lantas menganggap patah hati bukan hal yang patut diperhatikan. Masalah percintaan kadang memang terlihat remeh, tetapi bisa begitu serius di mata segelintir orang.

Tunjukkan rasa empatimu dengan mendengar keluh kesahnya walaupun mungkin ceritanya hanya itu-itu saja. Dampingi dia agar perlahan mampu menata hidupnya. Bukan justru kamu abaikan dan menyikapi keadaan temanmu dengan candaan. Patah hati gak sebercanda itu, bestie! 

4. Setiap orang berbeda-beda dalam mengelola emosi yang mereka rasakan

5 Alasan Kamu Gak Boleh Menyepelekan Patah Hati yang Dialami Temanmuilustrasi perempuan merenung (pexels.com/cottonbro)

Bagimu receh bagi orang lain bisa begitu penting. Jangan pernah menyepelakan apa yang dirasakan orang lain karena kita gak pernah benar-benar tahu apa saja yang berkecamuk dalam kepalanya. Jangan lupa bahwa setiap orang memiliki kemampuan mengelola emosi yang berbeda satu sama lain. 

Kamu mungkin bisa saja kembali tersenyum dalam hitungan minggu usai patah hati, tetapi temanmu bisa saja perlu waktu berbulan-bulan bahkan tahunan. Jangan dilakukan lagi, menyepelekan patah hati temanmu bisa saja menambah lama waktu temanmu untuk move on dan menata hidupnya kembali. 

5. Kamu jadi gak bisa mengambil hikmah dari pengalaman temanmu

5 Alasan Kamu Gak Boleh Menyepelekan Patah Hati yang Dialami Temanmuperempuan berbincang (pexels.com/George Milton)

Patah hati gak hanya menghadirkan luka, tetapi juga pelajaran untuk yang mengalami dan orang terdekat. Kisah patah hati temanmu bisa saja adalah pelajaran dari Tuhan untukmu di kemudian hari. Sayangnya, gak semua orang paham dan memilih menganggapnya sebagai angin lalu. 

Alih-alih cuek dan menyepelekan, mulai hari ini jika ada temanmu yang tengah patah hati, coba kamu ambil hikmah dan pelajaran dari kisah percintaannya. Lihat apa saja yang menyebabkan temanmu bisa terluka dalam urusan asmara? Jadikan hal itu sebagai bekal untukmu membangun hubungan lebih baik ke depannya. 

Gak ada manusia yang mau patah hati. Jika ada opsi menolak, pasti semuanya akan memilih opsi tersebut. Oleh karena itu, jangan sepelekan patah hati yang dirasakan temanmu lagi, ya! Kalau hal tersebut terjadi padamu, memangnya kamu yakin gak bakal nangis juga? 

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Obati Patah Hati Tanpa Harus Balas Dendam

Yulia Nor Annisa Photo Verified Writer Yulia Nor Annisa

Tulislah agar tidak melupa | Banjarmasin, South Borneo

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Dwi Rohmatusyarifah

Berita Terkini Lainnya