Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

100 Tahun NIVEA di Indonesia, Cerita tentang Inovasi Merawat Kulit

10 min read
100 Tahun NIVEA di Indonesia, Cerita tentang Inovasi Merawat Kulit
Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
  • NIVEA merayakan 100 tahun di Indonesia pada 2026 dengan semangat Partner in Care, menegaskan kepedulian, kepercayaan konsumen, dan kemampuan beradaptasi sebagai fondasi perjalanan brand.

  • Sejak masuk Indonesia pada 1925, NIVEA memperluas produksi dan kategori perawatan, termasuk body, face, sun care, serta NIVEA MEN, mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.

  • Pada perayaan ini, NIVEA meluncurkan Intensive Moisture Body Lotion dan formulasi baru Extra Bright Deodorant, sekaligus mengusung kampanye #MakasihYaUdahCare untuk mengapresiasi dukungan sehari-hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ada banyak cara untuk menunjukkan kepedulian kepada orang lain. Terkadang, ia hadir melalui pelukan hangat ketika seseorang sedang menghadapi hari yang berat. Di kesempatan lain, kepedulian tumbuh dalam perhatian sederhana, seperti mengingatkan orang tersayang untuk menjaga kesehatan atau meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka.

Tidak selalu megah, tidak pula harus diumumkan kepada dunia. Justru, perhatian-perhatian kecil itulah yang kerap meninggalkan jejak paling dalam dalam kehidupan seseorang. Semangat merawat dan memberikan perhatian tersebut menjadi bagian dari perjalanan NIVEA, brand perawatan kulit dari Beiersdorf, yang merayakan 100 tahun kehadirannya di Indonesia pada 2026.

Mengusung semangat Partner in Care, NIVEA menandai satu abad perjalanan bersama konsumen melalui refleksi tentang kepercayaan, kepedulian, dan inovasi yang terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar merayakan usia, momentum ini juga menjadi pengingat bahwa sebuah brand dapat terus relevan ketika mampu mendengarkan, memahami, dan tumbuh bersama orang-orang yang mempercayainya.

  1. 1. Seratus tahun perjalanan NIVEA, berawal dari arti kepedulian yang sederhana

    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026
    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

    Kepedulian tidak selalu membutuhkan gestur besar untuk bisa dirasakan. Dalam kehidupan sehari-hari, perhatian justru sering bersembunyi di antara rutinitas yang tampak biasa. Merawat kulit sebelum memulai aktivitas, menyediakan waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan, atau memastikan orang-orang terdekat mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan merupakan bagian dari cara manusia menunjukkan kepedulian. Dari kebiasaan sederhana tersebut, perawatan kulit memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjaga penampilan.

    Bagi NIVEA, gagasan tentang care menjadi fondasi yang mengiringi perjalanan brand selama satu abad di Indonesia. Agung Rizki Panditanegara, Marketing Director Beiersdorf Indonesia, melihat bahwa kepedulian merupakan naluri yang tumbuh dari hubungan manusia dengan orang-orang tersayang. Nilainya tidak ditentukan oleh seberapa besar tindakan yang dilakukan, melainkan oleh ketulusan di balik perhatian tersebut.

    “Care menjadi naluri yang kita berikan untuk orang-orang tersayang, gak perlu dilakukan dengan gesture besar, tapi sesederhana perhatian kecil. Dari semangat inilah cerita NIVEA dimulai,” ujar Agung, dalam acara Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan, Kamis (8/10/2026).

    Semangat itu pula yang menjadi benang merah perjalanan NIVEA sebagai Partner in Care. Selama 100 tahun hadir di Indonesia, brand ini ingin menjadi bagian dari berbagai momen perawatan diri dan keluarga, sekaligus terus memahami perubahan kebutuhan konsumennya. Sebab, kebutuhan kulit dan kebiasaan merawat diri tidak pernah benar-benar berhenti berkembang. Ada fase kehidupan yang membawa kebutuhan berbeda, ada pula perubahan gaya hidup yang menuntut pendekatan perawatan yang semakin relevan.

    Perayaan satu abad ini pun bukan hanya tentang menengok perjalanan panjang yang telah dilalui. Ia juga menjadi kesempatan untuk kembali mengingat bahwa kepercayaan dibangun melalui konsistensi, perhatian, dan kemampuan untuk terus bertumbuh. Dalam perjalanan yang melibatkan banyak generasi, kepedulian menjadi bahasa yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

  2. 2. Menelusuri jejak NIVEA di Indonesia, dari kehadiran hingga inovasi perawatan kulit

    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026
    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

    Setiap perjalanan panjang memiliki titik awal yang menjadi fondasi bagi cerita berikutnya. NIVEA sendiri berawal dari inovasi perawatan kulit di Hamburg, Jerman, pada 1911, sebelum berkembang menjadi brand yang hadir untuk mendukung berbagai kebutuhan perawatan kulit sehari-hari di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring waktu, perjalanan tersebut tidak hanya ditandai oleh perkembangan produk, tetapi juga oleh upaya memahami kebiasaan dan kebutuhan konsumen yang terus berubah.

    Di Indonesia, perjalanan NIVEA telah berlangsung selama satu abad. Agung Rizki Panditanegara menyebutkan sejumlah tonggak penting yang memperlihatkan bagaimana kehadiran brand ini berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. NIVEA pertama kali masuk ke Indonesia pada 1925. Perjalanan tersebut kemudian berlanjut dengan hadirnya fasilitas produksi di Malang pada awal 1980-an, disusul perkembangan kategori perawatan kulit yang semakin beragam.

    Pada 1990, NIVEA memperluas portofolionya melalui kategori body care, face care, dan sun care. Perkembangan berikutnya hadir pada 2007 melalui peluncuran NIVEA MEN, yang memperluas pilihan perawatan kulit untuk konsumen pria. Setiap fase menggambarkan bagaimana perawatan kulit semakin dekat dengan berbagai kebutuhan dan rutinitas masyarakat.

    Rangkaian perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa inovasi bukan sekadar tentang menghadirkan produk baru. Di baliknya, ada proses untuk mengenali perubahan gaya hidup, memahami kebutuhan konsumen, dan menyesuaikan pengalaman perawatan agar tetap relevan. Apa yang dibutuhkan seseorang dalam merawat kulit bisa berbeda dengan kebutuhan orang lain, begitu pula dengan kebiasaan yang berkembang dari satu generasi ke generasi berikutnya.

    Memasuki usia 100 tahun, perjalanan NIVEA menjadi pengingat bahwa keberlangsungan sebuah brand turut ditentukan oleh kemampuannya beradaptasi tanpa kehilangan nilai yang menjadi landasannya. Di tengah perubahan zaman, semangat kepedulian tetap menjadi inti yang menghubungkan berbagai inovasi tersebut.

  3. 3. Menjaga kepercayaan konsumen sebagai warisan yang terus dirawat dari generasi ke generasi

    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026
    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

    Kepercayaan tidak lahir dalam semalam. Ia tumbuh perlahan melalui pengalaman yang berulang, kualitas yang dijaga, serta keyakinan bahwa sebuah hubungan akan tetap berarti meskipun waktu terus berjalan. Dalam konteks perawatan kulit, kepercayaan menjadi bagian penting karena produk yang digunakan seseorang sering kali masuk ke dalam rutinitas personal yang berlangsung setiap hari. Dari pagi sebelum beraktivitas hingga malam ketika bersiap beristirahat, kebiasaan merawat diri menjadi bagian dari keseharian yang terasa dekat.

    Bagi Sawan Malik, Presiden Director Beiersdorf Indonesia, perayaan 100 tahun NIVEA di Indonesia bukan hanya tentang pencapaian yang patut dirayakan, tetapi juga tentang tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan yang telah dibangun bersama konsumen. Satu abad perjalanan menjadi momentum untuk melihat kembali hubungan yang telah terjalin sekaligus memperkuat komitmen untuk masa mendatang.

    “Kita menganggap 100 tahun ini bukan hanya pencapaian, tapi juga pengingat untuk menjaga kepercayaan lebih dalam lagi,” terangnya.

    Pernyataan tersebut menempatkan usia satu abad bukan sebagai garis akhir, melainkan sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Di tengah perubahan tren kecantikan, perkembangan teknologi, dan semakin beragamnya kebutuhan konsumen, brand dituntut untuk tidak berhenti mendengarkan. Kepercayaan perlu dirawat melalui pemahaman yang terus diperbarui, sehingga pengalaman yang diberikan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

    Bagi NIVEA, menjadi Partner in Care juga berarti memahami bahwa kepedulian tidak berhenti pada hubungan antara produk dan penggunanya. Ada perhatian terhadap keluarga, orang-orang terdekat, lingkungan pekerjaan, hingga komunitas yang turut membentuk perjalanan hidup seseorang. Karena itu, makna care ingin diperluas untuk mengapresiasi mereka yang selama ini memberikan dukungan kepada orang lain, bahkan ketika peran mereka tidak selalu terlihat.

    Melalui kampanye #MakasihYaUdahCare, NIVEA mengangkat kisah orang-orang di balik perjalanan para atlet Indonesia pada momentum Kompetisi Olahraga Asia 2026. Dukungan, perhatian, dan pengorbanan yang berada di balik pencapaian seorang atlet menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak selalu berdiri sendiri. Ada banyak tangan yang membantu, ada orang-orang yang setia mendampingi, dan ada kepedulian yang mungkin tidak tertangkap oleh sorotan kamera.

    Semangat kampanye tersebut kemudian diperluas untuk merayakan berbagai bentuk kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Pesannya sederhana, tetapi dekat dengan pengalaman banyak orang: terkadang, ucapan terima kasih yang tulus merupakan cara untuk mengakui perhatian yang selama ini diberikan tanpa banyak kata.

  4. 4. Terus berinovasi menghadirkan perawatan kulit yang relevan dengan kebutuhan masa kini

    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026
    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

    Kulit menemani manusia melewati berbagai musim kehidupan. Ia menghadapi perubahan cuaca, paparan lingkungan, aktivitas yang padat, hingga rutinitas yang terkadang menyisakan sedikit waktu untuk merawat diri. Karena itu, kebutuhan perawatan kulit tidak pernah sepenuhnya sama. Seiring perubahan gaya hidup, konsumen pun semakin mencari produk yang dapat menyatu dengan aktivitas harian, memberikan kenyamanan, dan menjawab kebutuhan yang mereka rasakan.

    Memahami perubahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan NIVEA dalam memasuki babak berikutnya. Setelah 100 tahun hadir di Indonesia, brand ini menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan konsumen dan mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan perawatan kulit sehari-hari. Pendekatan tersebut mencerminkan bahwa inovasi bukan hanya tentang mengikuti tren, melainkan juga tentang menemukan cara agar pengalaman merawat diri semakin sesuai dengan kehidupan penggunanya.

    Pada momentum perayaan satu abad ini, NIVEA memperkenalkan NIVEA Intensive Moisture Body Lotion dengan formulasi yang membantu mengunci kelembapan kulit tanpa rasa lengket. Produk tersebut dihadirkan untuk mendukung kebutuhan perawatan tubuh sehari-hari, terutama bagi konsumen yang menginginkan kelembapan kulit dengan sensasi pemakaian yang nyaman.

    Selain itu, NIVEA juga menghadirkan formulasi terbaru NIVEA Extra Bright Deodorant, dengan klaim kulit tampak lebih cerah dalam lima hari. Kehadiran kedua inovasi ini menjadi bagian dari upaya NIVEA dalam mengembangkan pilihan perawatan yang mengikuti kebutuhan konsumen, mulai dari perawatan kelembapan tubuh hingga perawatan ketiak dalam rutinitas harian.

    Agung Rizki Panditanegara menegaskan bahwa perjalanan menuju 100 tahun berikutnya akan tetap bertumpu pada komitmen untuk mendengarkan dan belajar dari konsumen. Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan terus berkembang, sehingga NIVEA perlu terus mencari cara untuk memberikan pengalaman care yang lebih baik.

    Komitmen tersebut memperlihatkan bahwa inovasi dan kepedulian dapat berjalan beriringan. Produk menjadi salah satu wujud nyata dari upaya memahami kebutuhan konsumen, sementara semangat untuk terus mendengarkan menjadi landasan agar pengembangan tersebut tidak kehilangan relevansinya. Sebab, perawatan yang baik bukan hanya soal apa yang ditawarkan, tetapi juga tentang bagaimana produk tersebut dapat menjadi bagian yang nyaman dan bermakna dalam keseharian.

  5. 5. Melangkah ke abad berikutnya dengan merawat diri sekaligus mengapresiasi sesama

    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026
    Anniversary NIVEA 100 Tahun Partner in Care yang berlokasi di Nirmana Falatehan. 8 Oktober 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

    Ada sesuatu yang menarik dari perjalanan sebuah brand yang telah hadir selama 100 tahun. Ia tidak hanya menyimpan cerita tentang produk, tetapi juga tentang perubahan kehidupan orang-orang yang tumbuh bersamanya. Rutinitas yang dahulu dilakukan dengan cara sederhana dapat berkembang seiring waktu, begitu pula dengan kebutuhan dan harapan konsumen. Di antara perubahan tersebut, nilai kepedulian menjadi pengingat bahwa perawatan diri tetap memiliki hubungan dengan cara seseorang memperlakukan dirinya dan orang lain.

    Melalui semangat Partner in Care, NIVEA ingin membawa nilai tersebut menuju generasi berikutnya. Perjalanan panjang yang telah dilalui menjadi fondasi untuk terus membangun hubungan dengan konsumen, sekaligus menghadirkan pengalaman perawatan kulit yang mengikuti kebutuhan mereka. Dengan terus mendengarkan, belajar, dan berinovasi, NIVEA memandang masa depan sebagai ruang untuk tumbuh bersama masyarakat.

    Namun, kepedulian yang ingin dirayakan tidak hanya berkaitan dengan rutinitas perawatan kulit. Kampanye #MakasihYaUdahCare mengajak masyarakat memberikan apresiasi kepada mereka yang selama ini hadir dan mendukung perjalanan orang lain. Mereka bisa berupa anggota keluarga yang selalu memberi semangat, rekan kerja yang membantu ketika keadaan sulit, sahabat yang bersedia mendengarkan, atau sosok di balik pencapaian yang selama ini luput dari perhatian.

    Dalam kehidupan yang serba cepat, perhatian kecil terkadang mudah terlewatkan. Kita terbiasa menerima bantuan, dukungan, dan kasih sayang tanpa selalu menyadari besarnya arti kehadiran seseorang. Karena itu, memberikan ucapan terima kasih dapat menjadi cara sederhana untuk mengembalikan makna pada hubungan yang telah terjalin. Sebuah pesan singkat atau ungkapan tulus mungkin terlihat kecil, tetapi dapat membuat seseorang merasa bahwa usahanya berarti.

    Di sinilah semangat satu abad NIVEA menemukan maknanya yang lebih luas. Perjalanan panjang bukan hanya tentang mempertahankan nama, tetapi juga tentang menjaga nilai yang membuat sebuah hubungan tetap hidup. Kepercayaan perlu dirawat, kepedulian perlu diteruskan, dan inovasi perlu tumbuh mengikuti perubahan zaman.

    Seratus tahun merupakan perjalanan yang menyimpan banyak cerita tentang perubahan, kepercayaan, dan hubungan yang terus dirawat. Bagi NIVEA, satu abad kehadirannya di Indonesia menjadi momentum untuk merayakan perjalanan bersama konsumen sekaligus menegaskan komitmen untuk terus berkembang. Dari sejarah kehadiran di Indonesia hingga inovasi perawatan kulit yang mengikuti kebutuhan masyarakat, semangat Partner in Care menjadi benang merah yang menghubungkan setiap babak perjalanan tersebut.

    Melalui perayaan ini, NIVEA juga mengingatkan bahwa kepedulian tidak harus selalu hadir dalam bentuk yang besar. Ia dapat dimulai dari rutinitas merawat diri, perhatian kepada orang-orang terdekat, hingga keberanian untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka yang selama ini memberikan dukungan. Dalam hal-hal sederhana itulah, makna care menemukan tempatnya dalam kehidupan sehari-hari.

    Kini, perjalanan menuju 100 tahun berikutnya menjadi kesempatan untuk melanjutkan cerita tersebut. Sebab, pada akhirnya, menjadi Partner in Care bukan hanya tentang hadir selama mungkin, tetapi tentang bagaimana kehadiran itu dapat terus memberikan arti. Satu abad mungkin menjadi pencapaian yang istimewa, tetapi menjaga kepercayaan dan meneruskan kepedulian adalah pekerjaan yang akan selalu membutuhkan langkah baru, dari generasi ke generasi.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More