“Gaya personal bisa dilihat sebagai cerminan dari pengalaman hidup, minat, hobi, dan impian seseorang yang kemudian terlihat dalam pilihan pakaian yang dikenakannya," jelas Rachel Tashjian, reporter senior bidang fashion, dikutip dari The Guardian.
7 Cara Membuat Moodboard Fashion, Bantu Temukan Gaya Personalmu

Pernah merasa lemari penuh, tetapi tetap bingung saat memilih outfit? Bisa jadi masalahnya bukan karena kamu kekurangan baju, melainkan belum menemukan gaya personal yang benar-benar sesuai dengan dirimu. Nah, salah satu cara yang bisa membantu adalah membuat fashion moodboard.
Moodboard bukan sekadar kumpulan foto estetik dari Pinterest. Alat visual ini bisa membantumu memahami warna, siluet, tekstur, hingga jenis pakaian yang paling mencerminkan kepribadianmu. Kalau ingin membuat moodboard fashion yang benar-benar berguna, coba ikuti beberapa langkah berikut ini.
1. Kumpulkan inspirasi sebanyak mungkin

Langkah pertama adalah mengumpulkan berbagai referensi yang menarik perhatianmu. Kamu bisa mencarinya dari Pinterest, Instagram, majalah fashion, film, hingga gaya berpakaian selebritas favorit. Simpan semua gambar yang membuatmu berhenti sejenak saat melihatnya.
Pada tahap ini, jangan terlalu banyak menyaring pilihan. Fokuslah pada apa yang terasa menarik secara visual tanpa memikirkan apakah kamu akan memakainya atau tidak. Semakin banyak referensi yang terkumpul, semakin mudah menemukan pola gaya yang benar-benar kamu sukai.
2. Cari pola yang sering muncul

Setelah memiliki banyak referensi, cobalah melihat semuanya dalam satu waktu. Perhatikan apakah ada warna, motif, atau model pakaian yang terus muncul di berbagai gambar. Biasanya, tanpa sadar kita memang tertarik pada elemen tertentu.
Misalnya, kamu sering menyimpan outfit bernuansa netral, blazer berpotongan rapi, atau dress bermotif floral. Detail-detail seperti inilah yang nantinya membantu menentukan arah gaya personalmu. Semakin jelas polanya, semakin mudah pula menyusun moodboard yang konsisten.
“Mengamati bahan, mencoba pakaian, dan memahami bagaimana sebuah pakaian jatuh di tubuh bisa menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga,” ujar Rachel.
3. Tentukan tema atau vibe yang ingin ditampilkan

Saat pola mulai terlihat, cobalah mendeskripsikan keseluruhan suasana yang muncul. Kamu bisa menggunakan kata-kata sederhana seperti minimalist chic, vintage romantic, classic elegance, atau street style edgy. Tema ini akan menjadi benang merah dari moodboard yang sedang kamu buat.
Menentukan vibe juga membantu saat kamu berbelanja atau memilih outfit sehari-hari. Alih-alih tergoda semua tren yang sedang viral, kamu jadi lebih fokus pada gaya yang memang sesuai dengan karakter diri. Hasilnya, isi lemari terasa lebih selaras dan mudah dipadukan.
4. Cocokkan dengan isi lemari yang sudah kamu punya

Setelah menemukan arah gaya yang diinginkan, saatnya melihat isi lemari sendiri. Periksa pakaian yang sudah kamu miliki dan bandingkan dengan moodboard yang telah dibuat. Kamu mungkin akan terkejut karena ternyata beberapa item favoritmu sudah sesuai dengan estetika tersebut.
"Pilih satu item pakaian lalu ciptakan lima tampilan berbeda dari item tersebut. Setelah itu, ulangi lagi dengan item lainnya," jelas Lizzie Wheeler, pakar fashion vintage dan pendiri Studio Dorothy, dikutip dari The Guardian.
Langkah ini penting agar moodboard tidak hanya menjadi kumpulan inspirasi yang sulit diwujudkan. Dengan mengecek isi lemari, kamu bisa mengetahui item apa yang sebenarnya masih kurang dan apa yang tidak perlu dibeli lagi. Cara ini juga membuat proses membangun gaya personal jadi lebih realistis.
5. Pilih format moodboard yang paling nyaman

Tidak ada aturan khusus soal bentuk moodboard. Sebagian orang lebih suka menggunakan Pinterest atau Canva karena praktis dan mudah diperbarui kapan saja. Namun, ada juga yang menikmati proses membuat moodboard fisik menggunakan guntingan majalah, foto, dan potongan kain.
Pilih format yang membuatmu semangat untuk terus menggunakannya. Sebab, moodboard bukan proyek sekali jadi lalu dilupakan begitu saja. Semakin sering kamu melihatnya, semakin mudah memahami arah gaya yang ingin dibangun.
6. Gunakan moodboard sebagai panduan belanja

Salah satu manfaat terbesar moodboard adalah membantu kamu berbelanja dengan lebih sadar. Setelah melihat pola dan kebutuhan yang sebenarnya, kamu jadi tahu item apa yang layak masuk daftar belanja. Hasilnya, pembelian impulsif bisa berkurang cukup banyak.
Daripada membeli pakaian hanya karena sedang diskon atau viral di media sosial, kamu bisa fokus pada item yang benar-benar mendukung gaya personalmu. Cara ini juga membuat setiap pakaian baru lebih mudah dipadukan dengan koleksi yang sudah ada. Lemari pun terasa lebih fungsional dan tidak cepat penuh.
7. Perbarui moodboard secara berkala

Gaya personal bukan sesuatu yang statis. Seiring bertambahnya usia, perubahan aktivitas, atau pergantian musim, preferensi fashion juga bisa ikut berubah. Karena itu, moodboard perlu diperbarui dari waktu ke waktu.
Jangan ragu menghapus referensi yang sudah tidak relevan dan menambahkan inspirasi baru. Dengan begitu, moodboard akan terus mencerminkan dirimu yang sekarang, bukan versi dirimu beberapa tahun lalu. Selain membantu menemukan gaya personal, kebiasaan ini juga membuat hubunganmu dengan fashion terasa lebih menyenangkan dan autentik.
Pada akhirnya, membuat moodboard fashion bukan soal mengikuti tren atau meniru gaya orang lain. Justru melalui proses ini, kamu bisa lebih memahami apa yang benar-benar kamu sukai dan nyaman kenakan. Ketika gaya personal sudah terbentuk, memilih outfit setiap hari pun jadi jauh lebih mudah.
![[QUIZ] Kami Tahu Kamu Termasuk Orang yang Pandai Bersyukur atau Gak!](https://image.idntimes.com/post/20250419/34470-49b55fb7e62e8698485c220fb59163fd-ac5da9f8a4bebf2b76f2d32c8c2bc7e2.jpg)



![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Tipe Pacar yang Cocok Buatmu](https://image.idntimes.com/post/20240731/img-upin-ipin-fa88ff6009d5a2bdb27f7aff58490d0b.jpg)

![[QUIZ] Guys, Kami Tahu Apakah Kamu Kurang Kasih Sayang saat Kecil atau Gak](https://image.idntimes.com/post/20250604/pexels-kampus-6948092-535a16e7fb7bdc23245ff21afd8e8c4f-81b1531cfd5aedef80cd0fb69bfe8db0.jpg)




![[QUIZ] Dari Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20251017/whatsapp-image-2025-10-17-at-07_98e182a3-4f53-4962-97b2-381de1b8c8b7.jpeg)







