Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Debut Brand KL Alia Bastamam di Jakarta, Gandeng Pevita Pearce

Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Jakarta, IDN Times - Alia Bastamam resmi membawa dua lini desainnya, Alia Bastamam dan ALIA B, ke Jakarta dalam sebuah presentasi eksklusif yang menandai debut perdananya di Indonesia. Mengusung konsep 'two worlds envisioned to be experienced together'. Perhelatan ini memperkenalkan dua karakter koleksi yang berbeda, namun dirancang untuk saling melengkapi dalam satu narasi yang utuh.

Debut ini terasa semakin spesial dengan hadirnya Pevita Pearce sebagai muse. Kolaborasi ini tidak hanya mempertemukan dua nama besar di industri kreatif, tetapi juga merepresentasikan kedekatan budaya Malaysia dan Indonesia. Pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat, IDN Times berkesempatan menyaksikan langsung debut sekaligus presentasi koleksi-koleksi Alias Bastamam dan ALIA B. Yuk, intip di bawah ini!

1. Dua dunia dalam satu presentasi

Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Debut di Jakarta ini memperkenalkan dua lini yang memiliki karakter berbeda namun berakar dari visi yang sama. Alia Bastamam sebagai founding line menjadi titik awal lahirnya emosi, craft, dan aspirasi sang desainer. Lini ini dikenal dengan pendekatan yang lebih refined. Detail yang terkurasi, permainan struktur yang elegan, hingga sentuhan feminin yang kuat namun tetap modern. Di sinilah identitas utama Alia Bastamam dibangun. Koleksinya terasa personal, intim, dan sarat nilai artistik.

Sementara itu, ALIA B hadir sebagai ekstensi desain yang menawarkan jangkauan lebih luas tanpa kehilangan DNA brand. Lini ini dirancang untuk continuity. Di mana lebih wearable, fleksibel, dan dapat menjangkau berbagai siluet serta kebutuhan perempuan masa kini. Jika Alia Bastamam merepresentasikan sisi aspiratif dan eksklusif, maka ALIA B menjadi interpretasi yang lebih approachable, memungkinkan karya tersebut hidup dalam keseharian dengan tetap membawa karakter yang sama kuatnya.

2. Pevita Pearce sebagai jembatan dua negara

Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Kehadiran Pevita Pearce sebagai muse bukan sekadar pilihan figur publik, melainkan representasi narasi yang ingin dibangun. Dalam sambutannya, Pevita menyebut momen ini terasa sangat personal karena ia memiliki keterikatan dengan Malaysia dan Indonesia. Debut ini, menurutnya, seperti menyatukan 'dua rumah' dalam satu ruang dan satu cerita. Selaras dengan semangat koleksi yang melintasi batas budaya namun tetap terasa dekat secara emosional.

"Ketika kita berbicara tentang fashion, bukan hanya tentang apa yang kita pakai, tetapi tentang cerita, identitas, dan perasaan yang kita bawa. Itu yang saya rasakan dari koleksi ALIA B, ada kekuatan heritage dengan sentuhan modern yang terasa ringan, namun tetap kuat untuk perempuan masa kini," ujar Pevita Pearce, muse Alia Bastamam dan ALIA B.

Ia melihat koleksi ALIA B sebagai perpaduan heritage dan sentuhan modern yang ringan, namun tetap kuat untuk perempuan masa kini. Karakter tersebut dinilai sejalan dengan citra Pevita, yaitu elegan, relevan, dan memiliki kedalaman. Itu membuatnya menjadi wajah yang natural untuk menjembatani visi Alia Bastamam di Jakarta.

3. Jakarta sebagai langkah ekspansi strategis

Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Bagi Alia Bastamam, Jakarta bukan sekadar kota tujuan berikutnya, melainkan ruang yang memiliki kedekatan emosional dan kultural. Dalam penutup presentasinya, ia menyebut momen ini sebagai sebuah mimpi yang akhirnya terwujud. Setelah membangun reputasi kuat di Kuala Lumpur, membawa kedua lini ke Jakarta menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan brand ke pasar yang memiliki selera dan akar budaya serumpun.

"Terima kasih banyak untuk semua yang telah menikmati waktu bersama kami hari ini. Bagi saya, Jakarta adalah tempat yang memiliki kedekatan tersendiri, dan hari ini adalah sebuah mimpi," tutur Alia Bastamam, founder Alia Bastamam dan ALIA B.

Debut ini juga menandai babak baru ekspansi regional Alia Bastamam dan ALIA B. Dengan menggandeng muse lintas negara serta menghadirkan koleksi yang relevan bagi perempuan modern Asia Tenggara, Jakarta menjadi titik temu strategis antara visi kreatif dan peluang pasar. Lebih dari sekadar peluncuran, momentum ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi dan kedekatan budaya dapat menjadi fondasi pertumbuhan brand fashion di kawasan.

4. Alia Bastamam dan ALIA B menampilkan koleksi Raya 2026

Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Debut dan trunk show Alia Bastamam serta ALIA B bersama Pevita Pearce pada Kamis (12/2/2026) di Cikini 82, Menteng, Jakarta Pusat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Alia Bastamam dan ALIA B menampilkan trunk show dengan koleksi yang beraneka ragam. Mengusung tajuk Mirage, koleksi ALIA B menghadirkan permainan tekstur yang ringan dan mengalir. Material silk yang licin dan flowy menjadi fondasi utama, menciptakan siluet yang bergerak lembut mengikuti langkah. Motif floral tampil dominan, memberi kesan romantis sekaligus feminin. Potongan two pieces menjadi highlight, dengan detail cape dan siluet batwing yang memberi dimensi dramatis tanpa terasa berat. Ada pula atasan berbahan brokat dan lace yang menghadirkan sentuhan klasik

Berbeda dari ALIA B, lini utama Alia Bastamam menghadirkan Nocturne dengan nuansa yang lebih dalam dan struktural. Koleksi ini didominasi material pleated yang membentuk siluet dress tegas namun tetap fluid. Permainan tekstur lipit menghadirkan ritme visual yang dinamis. Kesan yang ditampilkan lebih sophisticated dengan warna subdued. Jika Mirage berbicara tentang kelembutan dan romantisme, maka Nocturne adalah perwujudan kekuatan feminin dalam bentuk yang lebih tenang dan berkarakter.

Dalam acara debut ini, Alia Bastamam juga menghadirkan beberapa exhibition. Mulai dari The Wardah Room, The Exhibition Room, The Mirage Room, hingga The Nocturne Room.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

30 Ayat Alkitab Tentang Valentine, Ajakan Saling Mengasihi

13 Feb 2026, 11:00 WIBLife