Dua Lipa Rayakan Pernikahan Pakai Gaun Bottega Veneta, Ini Profilnya!

- Dua Lipa menggelar pesta pernikahan di Palermo, Italia, tampil elegan dengan gaun putih beraksen bulu dari label New Bottega Veneta, sementara Callum Turner mengenakan setelan Louis Vuitton.
- Bottega Veneta didirikan pada 1966 oleh Michele Taddei dan Renzo Zengiaro di Italia, dikenal lewat teknik anyaman intrecciato serta produk kulit mewah yang menjadi ciri khasnya.
- Sejak Daniel Lee menjabat Direktur Kreatif pada 2018, Bottega Veneta berevolusi menjadi New Bottega dengan desain modern, warna ikonik ‘Bottega Green’, dan komitmen terhadap material ramah lingkungan.
Setelah mengejutkan publik dengan kabar pernikahannya dengan Callum Turner di London pada akhir Mei lalu, Dua Lipa kembali mencuri perhatian lewat wedding celebration yang digelar di Italia. Dalam berbagai potret yang beredar di media sosial, Dua terlihat menggelar acara di Palermo, Italia bersama para tamu undangan spesial pada Jumat (5/6/2026) waktu setempat.
Dalam momen tersebut, Dua tampil anggun mengenakan gaun putih dengan detail bulu. Busana yang dikenakannya berasal dari label New Bottega Veneta yang dikenal dengan sentuhan desain modern dan elegan. Sementara itu, Callum tampil rapi dalam setelan jas dari Louis Vuitton. Simak profil lengkap label New Bottega Veneta, rumah mode yang membuat penampilan Dua semakin memukau di hari istimewanya.
1. Mengenal Bottega Veneta

Bottega Veneta sendiri merupakan label yang didirikan oleh Michele Taddei dan Renzo Zengiaro pada 1966 di Italia. Desainer Italia ini menghadirkan fashion item mewah yang ikonik dengan kualitas dan handcrafted khas Italia.
Perusahaan mode yang didirikan oleh Renzo bersama Michele ini, semula merupakan bisnis keluarga di Vicenza, Italia yang memproduksi barang berbahan kulit hewan. Label inisiasi Michele dan Renzo ini memiliki ciri khas berupa rancangan yang unik dari tenun intrecciato.
Perkembangan Bottega Veneta pada masa awal berdirinya begitu pesat. Sayangnya, di akhir 1970-an, Renzo memutuskan untuk meninggalkan Bottega Veneta. Di awal 2000-an, penjualan Bottega Veneta juga mengalami penurunan sehingga desainer brand ini diakusisi oleh Kering, grup multinasional asal Prancis yang mengelola berbagai brand fashion high-end.
2. Rebranding menjadi New Bottega

Pada 2018, Kering menunjuk Daniel Lee sebagai Direktur Kreatif Bottega Veneta. Sejak saat itu, transformasi Bottega Veneta berlangsung sangat pesat hingga menjadikannya salah satu merek paling berpengaruh di dunia mode, tanpa meninggalkan konsep khasnya yang tetap dipertahankan namun hadir dengan sentuhan lebih modern dan edgy.
Meski melakukan pembaruan, Bottega Veneta tetap mempertahankan DNA dan desainnya ikonik melalui teknik intrecciato weave. Tujuan Daniel Lee melakukan berbagai pembaruan adalah untuk menarik generasi baru di dunia mode.
Sebagai direktur kreatif, ia banyak menghadirkan bentuk-bentuk yang tidak biasa, material inovatif, serta warna-warna berani dalam setiap koleksi Bottega Veneta. Transformasi inilah yang kemudian melahirkan konsep “New Bottega” yang dikenal hingga saat ini.
3. Transformasi dan inovasi New Bottega

Memperkuat rebranding sebagai New Bottega, Daniel Lee memperkenalkan “Bottega Green” yang kemudian menjadi salah satu warna paling ikonik di dunia mode. Warna hijau khas ini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari kemasan, shopping bag, hingga sejumlah selected items yang semakin memperkuat identitas visual merek tersebut. Selain itu, Bottega Veneta juga berkomitmen untuk mengedepankan penggunaan material daur ulang dan ramah lingkungan dalam berbagai koleksi, mulai dari tas, busana, sepatu, hingga aksesori.
Tidak berhenti di situ, transformasi ini juga berjalan seiring dengan meningkatnya popularitas Bottega Veneta. Daniel Lee mulai meninggalkan pendekatan pemasaran tradisional dan beralih menggandeng sejumlah seleb seperti Bella Hadid, Rihanna, hingga Kendall Jenner untuk memperkuat posisi label ini sebagai ikon mode global.
Berkat perubahan yang dipimpin Daniel Lee, Bottega Veneta kini semakin dikenal melalui berbagai produk ikonik seperti tas Jodie serta koleksi Candy Arco Tote Bag yang semakin diminati. Beragam item fashion lainnya pun turut memperkuat daya tarik brand ini di mata para pencinta mode.
Transformasi dan inovasi tersebut menunjukkan bagaimana Bottega Veneta berhasil berkembang sebagai merek mewah yang relevan. Dengan pendekatan yang lebih modern dan adaptif, Bottega tetap eksis, bertahan, dan semakin dicintai oleh para fashion enthusiast.


![[QUIZ] Kami Tahu Siapa Member EXO yang Paling Cocok Jadi Sahabatmu](https://image.idntimes.com/post/20201223/wp4253073-034ce8bd7d81b429d0ad80f4c4e96890.jpg)
![[QUIZ] Kami Tahu Siapa Member EXO yang Cocok Jadi Pacarmu](https://image.idntimes.com/post/20201202/7c6733763316458d9e4691cacabf1349-8645a346c6d3bf1790d5bcdaee514e19.jpeg)














