Ada situasi di mana kamu merasa mendapat perlakuan yang tidak adil. Kamu ingin sekali marah, tetapi yang terjadi kamu malah tertawa untuk menutupi rasa kesal. Kamu sebenarnya ingin membalas, tetapi pikiran tentang bagaimana orang lain akan menilaimu membuatmu mengurungkan niat tersebut. Kamu memilih diam dan melanjutkan hari seolah tidak terjadi apa-apa.
Suatu hari, kamu menonton sebuah film yang memperlihatkan karakter perempuan sedang melakukan hal yang selama ini kamu tahan. Ia berteriak, menangis, membanting barang, hingga akhirnya mengatakan semua hal yang selama ini hanya berani ia pikirkan. Ada sesuatu yang terasa melegakan ketika kamu melihat sosok karakter perempuan itu berhenti berpura-pura terlihat baik-baik saja. Momen kemarahan perempuan ini terasa begitu dekat dengan pengalamanmu.
