Peluncuran La Roche-Posay Effaclar Supramolecular di Space Available, Jakarta. 17 September 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Buat beauty enthusiast yang sehari-hari menggunakan makeup, kondisi kulit sebelum mengaplikasikan complexion juga bisa memengaruhi hasil akhirnya. Kulit yang terlalu berminyak dapat membuat makeup lebih cepat bergeser sehingga membutuhkan touch-up berkali-kali.
Di sinilah moisturizer khusus kulit berminyak bisa menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan skincare. Dr. Stanley menjelaskan bahwa pemilik kulit berminyak sebaiknya tidak hanya mengandalkan produk mattifying untuk mengatasi kilap.
“Pelembap untuk kulit berminyak membantu mengontrol produksi sebum dan menyamarkan tampilan pori, sekaligus tetap menjaga hidrasi agar kulit terasa nyaman dan menjadi base yang lebih optimal sebelum menggunakan makeup,” jelasnya.
Untuk penggunaan sehari-hari, La Roche-Posay menjadi moisturizer ideal yang digunakan dua kali sehari, pada pagi dan malam. Pada pagi hari, moisturizer dapat digunakan sebelum sunscreen, sedangkan pada malam hari menjadi salah satu langkah terakhir dalam rutinitas skincare.
Meski begitu, Pandu juga menyampaikan bahwa saat ini belum ada evidence kuat mengenai apakah produk tersebut dapat atau tidak dapat digunakan bersamaan dengan kandungan lain. Jadi, bagi kamu yang punya rutinitas skincare dengan banyak active ingredients, informasi mengenai kombinasi penggunaannya tetap perlu diperhatikan dan sebaiknya tidak diasumsikan begitu saja.
La Roche-Posay Effaclar Supramolecular menawarkan pendekatan yang cukup spesifik untuk pemilik kulit berminyak: bukan sekadar membuat wajah tampak matte, tetapi mencoba menjaga keseimbangan antara kontrol minyak, tampilan pori, dan hidrasi. Dengan teknologi Supramolecular yang memadukan salicylic acid dan niacinamide, produk ini bisa menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan bagi kamu yang ingin kulit tetap terasa lembap tanpa tampilan greasy sepanjang aktivitas.