Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mengapa Parfum Gourmand Banyak Disukai? Bikin Nyaman dan Nostalgia!
Ilustrasi memakai parfum (pexels.com/RDNE Stock project)
  • Parfum gourmand populer karena memberi kenyamanan emosional, nostalgia, dan daya tarik instan, didukung media sosial serta kebutuhan manusia akan sensasi manis yang menenangkan.
  • Aroma manis seperti vanila, cokelat, dan karamel memicu kenangan masa kecil serta rasa aman karena jalur saraf penciuman berkaitan erat dengan pusat penghargaan otak.
  • Evolusi new gourmand menghadirkan aroma lebih elegan dengan perpaduan rempah seperti saffron dan jahe, menciptakan kesan dewasa tanpa kehilangan nuansa manis khasnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gourmand berasal dari bahasa Prancis. Artinya adalah orang yang sangat menyukai makanan atau penikmat makanan lezat. Dalam dunia parfum, ini merupakan istilah wewangian dengan aroma manis, creamy, dan hangat yang menyerupai dessert semakin populer.

Karakter parfum ini biasanya menghadirkan aroma vanila, karamel, cokelat, kopi, hingga almond. Meskipun tren parfum datang dan pergi, nuansa dessert ini selalu jadi pilihan banyak orang. Lantas, mengapa parfum gourmand banyak disukai? Cari tahu jawabannya menurut para ahli di sini!

1. Mengapa parfum gourmand banyak disukai dan semakin populer?

Ilustrasi parfum gourmand (unsplash.com/Anirudh)

Parfum gourmand semakin populer karena menawarkan kenyamanan emosional, nostalgia, dan daya tarik instan. Menurut ahli parfum, Erwan Raguenes, dari dsm-firmenich, aroma gourmand seperti makanan, terasa memanjakan dan membangkitkan kegembiraan, seperti perawatan diri tetapi dalam bentuk wewangian.

"Media sosial juga memainkan peran besar dalam popularitasnya karena kisah wewangiannya yang kuat dan mudah dipahami," katanya dikutip dari laman New Beauty.

Sementara itu, Linda Levy, Presiden The Fragrance Foundation mengatakan di artikel Vogue yang berjudul "The New Gourmand Fragrances Redefining Sweetness", parfum gourmand akan tetap ada karena para pencinta wewangian menambahkannya lebih banyak ke koleksi pribadi dan tidak hanya mengenakan satu aroma khas.

“Brand parfum dengan cerdas mengejar tren tersebut karena kebutuhan emosional manusia melalui dessert tidak hilang bersamaan dengan hilangnya selera makan, alias butuh saluran baru,” kata Sanam Hafeez, PsyD, ahli neuropsikologi dan direktur Comprehend the Mind, dikutip dari laman Real Simple.

2. Mengapa aroma manis terasa begitu menenangkan?

Ilustrasi memakai parfum (pexels.com/Photography Maghradze PH)

Sebagian daya tarik parfum gourmand terletak pada betapa eratnya hubungan aroma dengan ingatan, emosi, dan bahkan selera makan.

“Penciuman dan nafsu makan memiliki jalur saraf yang tumpang tindih, dan aroma tertentu dapat memicu pusat penghargaan yang sama seperti makanan,” ujar Sanam Hafeez pada laman Real Simple.

Ia menambahkan, banyak orang mengaitkan aroma cokelat, vanili, kopi, atau karamel dengan kenyamanan, kesenangan, dan nostalgia masa kecil, serta perasaan aman.

“Orang sering menggunakan aroma dan bau sebagai cara untuk menenangkan sistem saraf mereka atau membantu membawa mereka ke tempat yang membantu mereka merasa nyaman dan aman," ungkap Stacey Younge, pekerja sosial klinis berlisensi dan pendiri Sixth Street Wellness, mengutip laman Vogue.

3. Evolusi parfum gourmand menjadi new gourmand

Ilustrasi parfum gourmand (pexels.com/ALOK DAS)

Popularitas parfum gourmand menciptakan inovasi terkini yaitu wewangian new gourmand (gourmand baru). Aroma ini menyatukan nuansa makanan dan wewangian dengan cara yang lebih bernuansa dan berkelas.

Parfum gourmand masa kini bukan hanya tentang vanili dan karamel. Ini merupakan perpaduan kekayaan dengan kompleksitas, menggabungkan elemen tak terduga seperti saffron, kapulaga, jahe, dan bahkan aroma smoke atau kacang untuk menciptakan kedalaman.

Delphine Jelk, ahli parfum internal Guerlain, menghubungkan evolusi ini dengan keinginan yang semakin besar untuk komposisi yang lebih halus.

“Aroma gourmand telah menjadi lebih elegan dan tidak kekanak-kanakan. Meskipun vanili tetap menjadi andalan, aroma madu, kacang-kacangan, dan susu semakin populer, serta aroma buah yang menggugah selera juga semakin diminati," ujarnya mengutip laman Vogue.

Dengan parfum new gourmand yang memadukan rasa manis dengan rempah-rempah dan lainnya, aroma ini terasa lebih mudah dipakai daripada sebelumnya. Tidak lagi seperti sepotong kue sungguhan, melainkan lebih seperti kenikmatan yang halus dan terkesan dewasa. So, apakah kamu pecinta parfum gourmand?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article