“Bahkan, jika kamu belum melihat tanda-tanda penuaan di kulitmu, kamu tetap bisa merasakan manfaat dari produk anti-aging sebagai upaya pencegahan. Artinya, jauh baik bila kamu mulai menerapkan perawatan kulit ini sebelum benar-benar membutuhkannya,” imbuh Dr. Loretta.
Panduan Skincare Anti-Aging untuk Pemula, Tanpa Drama Iritasi!

- Artikel menjelaskan pentingnya memulai rutinitas skincare anti-aging sejak usia awal dua puluhan untuk mencegah dan mengatasi tanda-tanda penuaan seperti garis halus, kerutan, serta pigmentasi.
- Dalam rutinitas pagi, langkah utama meliputi pembersih lembut, toner, serum vitamin C, face oil bagi kulit kering, pelembap dengan antioksidan, dan sunscreen sebagai perlindungan dari sinar matahari.
- Rutinitas malam menekankan double cleansing, penggunaan retinol atau serum eksfoliasi secara bergantian, pelembap dengan peptida dan ceramide, serta eye cream untuk menjaga area mata tetap lembap.
Memasuki usia 20-an biasanya perempuan sudah mulai merasakan ada perubahan pada kulit mereka, seperti munculnya garis-garis halus, kerutan, bintik-bintik gelap, dan berkurangnya tingkat kekencangan kulit. Kondisi ini memang wajar terjadi karena seiring bertambahnya usia, produksi kolagen di tubuh juga ikut berkurang.
Namun, hal itu masih bisa diatasi dengan menggunakan rangkaian produk skincare anti-aging. Perlu diketahui, skincare anti-aging umumnya mengandung bahan-bahan aktif yang lebih tinggi dibandingkan produk skincare biasa.
Akan tetapi, kamu gak perlu khawatir karena dengan pemakaian yang tepat serta sesuai urutan, risiko iritasi bisa diminimalisir. Berikut IDN Times telah merangkum panduan skincare anti-aging yang cocok untuk pemula.
1. Mengenal anti-aging skincare routine

Sebelum menuju ke pembahasan utama, penting untuk mengenal anti-aging skincare routine. Bagi yang belum tahu, anti-aging skincare routine adalah rutinitas perawatan kulit yang menggabungkan produk serta bahan-bahan yang dikenal efektif untuk mengatasi tanda-tanda penuaan.
Dilansir Skincare, Dr. Loretta Ciraldo, seorang dokter kulit bersertifikat, mengatakan bahwa tujuan dari penerapan rutinitas perawatan kulit ini ialah sebagai langkah pencegahan dan pengobatan dalam mengatasi tanda-tanda penuaan kulit, termasuk garis-garis halus, kerutan, serta pigmentasi. Jadi, bisa dikatakan bahwa penerapan rutinitas skincare anti-aging bertujuan untuk membantu mencegah sekaligus mengobati masalah penuaan pada kulit.
2. Pada usia berapa sebaiknya mulai menggunakan perawatan kulit anti-aging?

Menurut Dr. Loretta, karena perawatan kulit anti-aging ditujukan sebagai upaya pencegahan sekaligus perbaikan kulit dari masalah penuaan. Alhasil, dirinya menyarankan agar mulai menerapkan rutinitas skincare ini di usia awal hingga pertengahan dua puluhan.
Sebab, pada rentang usia tersebut kulit telah banyak terpapar berbagai faktor eksternal yang berpotensi merusak, mulai dari sinar matahari, polutan, zat iritan, sampai perubahan iklim. Akibatnya, jika diamati secara detail, kulit bisa mulai menunjukkan tanda-tanda awal terjadinya proses penuaan.
3. Panduan rutinitas skincare anti-aging pagi

Dikutip dari laman Byrdie, para dermatolog memaparkan panduan rutinitas skincare anti-aging khusus pagi yang bisa diikuti oleh pemula. Karena masih tahap awal, sebaiknya kamu memilih produk anti-aging yang memiliki formula ringan guna mencegah reaksi negatif pada kulit. Berikut langkah-langkah rutinitas skincare anti-aging di pagi hari:
1. Pembersih wajah
Awali hari dengan kulit yang segar. Densy Engelman, MD, seorang ahli bedah dermatologi bersertifikasi di Shafer Clinic Fifth Evenue, menyarankan agar kamu memakai produk pembersih wajah formula lembut untuk membersihkan kotoran sekaligus menjaga kulit tetap terhidrasi.
2. Toner
Setelah proses membersihkan wajah, aplikasikan toner untuk membantu mengembalikan pH kulit yang hilang sekaligus mempersiapkan kulit menerima produk skincare berikutnya. Apalagi, buat kamu yang memiliki tipe kulit berminyak dan berjerawat, tahapan skincare ini tidak boleh dilewati.
3. Serum vitamin C
Shani Darden, seorang ahli kecantikan selebriti, mengatakan bahwa serum vitamin C dikenal akan antioksidannya yang tinggi. Produk ini mampu melindungi wajahmu dari bahaya sinar matahari dan paparan radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga memiliki khasiat yang bisa meratakan sekaligus mencerahkan warna kulit.
4. Face oil
Teruntuk kamu yang memiliki tipe kulit kering, mengaplikasikan face oil sebelum pelembap menjadi solusi tepat guna mempertahankan kelembapan kulit. Kamu bisa mencari face oil yang mengandung minyak rosehip atau minyak sea buckthorn karena dikenal efektif melembapkan sekaligus menenangkan kulit.
5. Pelembap (moisturizer)
Sebagai salah satu produk perawatan kulit krusial, mengoleskan pelembap dapat membuat wajahmu halus dan lembut. Produk ini juga bisa membantu meremajakan kulit, mengurangi kerutan, dan memudarkan bintik hitam. Khusus perawatan anti-aging, kamu bisa memilih pelembap yang mengandung probiotik dan antioksidan karena produk ini dirancang untuk mengatasi masalah penuaan.
6. Sunscreen
Langkah terakhir, tapi juga gak kalah penting ialah mengoleskan sunscreen. Menurut Darden, karena sinar matahari merupakan penyebab utama penuaan dini, maka tabir surya (sunscreen) adalah langkah penting dalam rutinitas perawatan anti-aging.
“Paparan sinar matahari mengurangi kolagen di kulit dan dapat menyebabkan masalah pigmentasi,” jelas Darden, dikutip dari laman Byrdie.
4. Panduan rutinitas skincare anti-aging malam

Masih dikutip dari laman Byrdie, saat malam hari kulit butuh waktu untuk beristirahat. Biasanya di malam harilah, tepatnya ketika kamu terlelap, rangkaian skincare yang kamu gunakan akan bekerja lebih baik. Supaya kulitmu tetap kencang, halus, dan glowing, berikut langkah-langkah rutinitas skincare anti-aging malam yang bisa kamu ikuti:
1. Pembersih wajah
Setelah seharian terpapar sinar matahari, debu, dan polusi, mencuci muka sekali saja tidak cukup. Angelman menyarankan agar menerapkan metode double cleansing. Caranya, bersihkan wajah menggunakan micellar water, cleansing balm, atau cleansing oil. Setelah itu, lanjutkan dengan penggunaan sabun cuci muka.
2. Toner
Sama seperti rutinitas skincare di pagi hari, mengaplikasikan toner juga perlu dilakukan di malam hari. Hal ini bertujuan supaya sisa residu terangkat sempurna dan kulit kembali lembap.
3. Retinol
Berbeda dengan rutinitas pagi yang menggunakan serum vitamin C, saat malam hari kamu perlu memakai retinol. Produk inilah yang menjadi langkah terpenting dalam rutinitas anti-penuaan.
“Retinol bekerja untuk mencegah terbentuknya kerutan baru dan menghaluskan garis-garis halus yang mungkin sudah kamu miliki. Produk ini juga akan membantu mengurangi pigmentasi melalui pergantian sel,” kata Darden.
Sebagai langkah awal untuk pemula, kamu bisa memilih retinol dengan konsentrasi yang tidak terlalu kuat. Gunakan produk ini maksimal dua kali seminggu. Jika kulitmu sudah terbiasa dan tidak ada reaksi negatif, maka kamu boleh meningkatkan dosisnya.
4. Serum eksfoliasi
Serum eksfoliasi mengandung AHA dan BHA yang sangat bagus untuk mengangkat sel kulit mati. Produk ini juga bisa meratakan tekstur kulit, mengurangi minyak berlebih dan jerawat, serta mencerahkan kulit kusam.
Namun, perlu diingat bahwa serum eksfoliasi tidak boleh digunakan bersamaan dengan retinol karena berpotensi menimbulkan kemerahan dan iritasi. Jadi, kamu bisa memakai produk ini di hari yang berbeda satu kali seminggu setelah mengaplikasikan toner.
5. Pelembap (moisturizer)
Usai memakai retinol atau serum eksfoliasi, lanjutkan dengan penggunaan pelembap. Bahan-bahan seperti peptida dan ceramide sangat penting untuk menjaga skin barrier, sehingga wajahmu tetap sehat, kenyal, dan terhidrasi.
6. Eye cream
Selain retinol, memakai eye cream juga gak kalah penting. Produk ini juga menjadi penutup dari rangkaian skincare anti-aging malam untuk membantu mengatasi tanda-tanda penuaan di area mata. Apalagi, kulit di area mata cenderung lebih tipis dibanding bagian wajah lainnya. Maka dari itu, kulit area tersebut membutuhkan perhatian lebih.
“Penting untuk menjaga area bawah mata tetap lembap karena inilah yang membantu mengurangi kerutan dan menjaga kulit tetap kencang dan kenyal,” jelas Darden.
Itulah panduan skincare anti-aging untuk pemula. Selain memilih produk yang tepat, urutan pemakaian produk yang benar juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kulit yang lembut, lembap, dan awet muda.


















