6 Tips Biar Alis Kamu Simetris Tanpa Harus Dandan Ulang

- Mulai dengan membuat garis panduan ringan di kedua sisi untuk menghindari bentuk alis yang tidak seimbang
- Gunakan alat bantu seperti brow stencil atau benang putih untuk membentuk alis dengan pola yang sama dan memastikan simetri
- Isi alis dengan cara bertahap, bukan langsung tebal, serta perhatikan ekspresi wajah saat menggambar alis untuk hasil yang lebih simetris
Alis sering disebut sebagai 'bingkai wajah', dan memang benar, bentuk alis bisa langsung mengubah ekspresi dan kesan keseluruhan tampilanmu. Namun, salah satu tantangan terbesar saat menggambar alis adalah bikin keduanya terlihat simetris. Gak jarang, setelah susah payah menggambar satu sisi, ternyata sisi satunya malah lebih tinggi, lebih tebal, atau bentuknya beda. Akhirnya, waktu dandan habis bukan buat riasan keseluruhan, tapi cuma ngurusin alis.
Tenang, kamu gak sendirian. Banyak orang mengalami masalah ini, terutama saat buru-buru atau tangan lagi gak stabil. Untungnya, ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu lakukan untuk membuat alis tampak lebih simetris, tanpa harus hapus dan gambar ulang dari awal. Yuk, simak enam tips penting berikut ini supaya kamu bisa lebih hemat waktu, tetap percaya diri, dan gak stres hanya karena bentuk alis.
1. Mulai dengan membuat garis panduan ringan di kedua sisi

Salah satu kesalahan paling umum adalah menggambar satu alis sampai selesai, lalu baru mulai alis satunya. Padahal, cara ini justru bikin bentuk alis rawan gak seimbang karena kamu cenderung mengikuti bentuk yang sudah terlanjur jadi. Triknya, buat dulu garis panduan tipis-tipis di kedua sisi sebelum benar-benar mulai mengisi warna. Gunakan pensil alis atau brow powder berwarna netral, dan gambar titik awal, puncak lengkung, dan ujung alis secara bersamaan.
Dengan begini, kamu punya kerangka kasar yang bisa dibandingkan kanan dan kiri sebelum kamu lanjut mengisi penuh. Teknik ini juga membantumu melihat bentuk wajah secara menyeluruh, bukan hanya fokus ke satu sisi. Jika ada ketidakseimbangan, kamu masih bisa mengoreksi dengan mudah karena belum terlalu tebal. Pastikan kamu menggambar dengan pencahayaan cukup supaya hasil akhirnya tetap akurat.
2. Gunakan alat bantu seperti brow stencil atau benang putih

Kalau kamu termasuk pemula atau tangan sering gemetar, jangan ragu pakai alat bantu. Brow stencil, misalnya, bisa membantu membentuk kedua sisi alis dengan pola yang sama. Kamu tinggal tempelkan stencil di atas alis, lalu isi bagian dalamnya dengan pensil atau bedak alis. Setelah itu, angkat stencil dan rapikan bagian tepinya pakai spoolie brush.
Selain stencil, kamu juga bisa pakai trik benang putih yang dicelup ke bedak tabur atau concealer. Bentangkan benang dari titik alis kiri ke kanan (misalnya dari pangkal ke ujung) untuk menandai garis horizontal, lalu ulangi untuk bagian lengkung. Teknik ini sering dipakai oleh tukang threading alis profesional agar hasilnya presisi. Dengan panduan ini, kamu bisa tahu tinggi dan arah alis kiri-kanan dengan lebih jelas tanpa perlu mengandalkan feeling semata.
3. Isi alis dengan cara bertahap, bukan langsung tebal

Salah satu penyebab alis gak simetris adalah karena kamu langsung mengisi satu sisi sampai penuh, lalu bingung saat menyamakan sisi lainnya. Padahal, lebih efektif jika kamu isi alis secara bertahap, isi sedikit di kiri, lalu isi sedikit di kanan, dan terus bergantian. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan ketebalan dan bentuk secara paralel tanpa harus membandingkan hasil akhir yang sudah jadi.
Gunakan gerakan ringan seperti mengarsir, bukan menekan terlalu keras. Fokus isi bagian bawah dulu untuk membentuk garis dasar, baru lanjut ke bagian atas dan ujung alis. Jangan buru-buru membuat bagian depan terlalu tebal, karena area ini sebaiknya tetap terlihat natural. Jika kamu ingin hasil lebih halus dan tahan lama, kombinasikan produk pensil dan brow mascara untuk mengatur arah rambut alis juga.
4. Perhatikan ekspresi wajah saat menggambar alis

Tanpa sadar, kita sering membuat ekspresi tertentu saat menggambar alis, misalnya menaikkan satu alis, mengernyit, atau menunduk terlalu dalam. Gerakan wajah ini bisa memengaruhi bentuk alis yang sedang digambar, karena kulit di area dahi ikut berubah bentuk. Hasilnya, alis terlihat simetris saat menggambar, tapi saat wajah netral malah jadi miring sebelah.
Untuk menghindarinya, coba usahakan wajah tetap dalam posisi netral dan rileks selama proses menggambar alis. Duduk di depan cermin dengan posisi kepala tegak, pandangan lurus ke depan, dan jangan terlalu banyak gerak. Sesekali, berhenti sejenak lalu cek tampilan alis saat wajah sedang santai. Kalau kamu biasa berdandan sambil berdiri atau sambil jalan-jalan, sesuaikan posisi cermin supaya tetap bisa lihat bentuk wajah secara keseluruhan.
5. Gunakan concealer untuk koreksi tanpa hapus semua

Kalau sudah telanjur salah bentuk, gak perlu langsung panik dan hapus semua isi alis. Trik terbaik adalah gunakan concealer untuk memperbaiki bentuk bagian pinggirnya. Pilih concealer yang warnanya satu tingkat lebih terang dari foundation kamu, lalu aplikasikan dengan kuas kecil datar di sepanjang garis alis. Cara ini bisa membantu mempertegas bentuk alis dan menyamakan sisi yang terlalu tinggi atau melebar.
Koreksi dengan concealer juga memberi efek clean dan tajam seperti hasil alis profesional. Setelah itu, baurkan concealer ke kulit agar menyatu dengan makeup lain. Kamu juga bisa menambahkan sedikit bedak transparan agar bagian tersebut gak bergeser. Dengan teknik ini, kamu bisa 'menghapus' kesalahan kecil tanpa harus mulai dari awal lagi. Lebih praktis dan hemat waktu, bukan?
6. Cek hasil akhir dengan cermin besar dan cahaya natural

Setelah selesai menggambar alis, jangan langsung percaya diri dan pergi begitu saja. Luangkan waktu sebentar untuk mengecek hasil akhirnya dengan cermin yang lebih besar dan pencahayaan alami. Alis yang terlihat simetris di cermin kecil kadang ternyata berbeda saat dilihat dari jarak lebih jauh. Cermin besar membantumu melihat proporsi wajah secara keseluruhan dan mengecek apakah alis sudah seimbang bentuk, tebal, dan arahnya.
Cahaya alami juga penting untuk memastikan warna alis gak terlalu mencolok atau terlalu pucat. Kadang, di ruangan dengan pencahayaan kuning atau terlalu terang, hasilnya bisa menipu mata. Jika perlu, foto wajahmu dari depan dan cek apakah alis terlihat sejajar dan harmonis. Tips ini bisa jadi tahap final yang penting sebelum kamu benar-benar keluar rumah dengan penuh percaya diri.
Alis yang simetris bukan berarti harus identik 100 persen. Ingat, alis itu seperti saudara kembar yang gak harus serupa, tapi tetap terlihat seimbang. Yang terpenting adalah menciptakan bentuk yang sesuai dengan wajahmu dan terlihat harmonis dari segala sudut. Dengan teknik yang tepat dan sedikit latihan, kamu gak perlu lagi panik karena alis miring sebelah atau terlalu tebal satu sisi.
Mulai dari garis panduan, alat bantu, sampai koreksi pakai concealer, semua bisa kamu kuasai asal dilakukan dengan sabar. Tak perlu hapus berulang kali atau ganti produk mahal. Yang kamu butuhkan hanyalah trik sederhana dan konsistensi. Jadi, siap ucapkan selamat tinggal pada drama alis gak kembar?