Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tren Perawatan untuk Usia 30-an ala Mikha Tambayong, Harus Praktis!

Tren Perawatan untuk Usia 30-an ala Mikha Tambayong, Harus Praktis!
Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026. (dok. XERF)
Intinya Sih
  • Mikha Tambayong menekankan bahwa kecantikan kini lebih tentang rasa percaya diri dan perawatan diri, bukan mengejar standar fisik atau mengubah identitas pribadi.
  • Perempuan usia 30-an semakin memilih konsep graceful aging dengan fokus menjaga kesehatan kulit dan penampilan natural melalui teknologi non-invasif seperti XERF.
  • Gaya hidup urban mendorong tren perawatan minim downtime yang praktis, nyaman, serta mendukung aktivitas padat tanpa mengorbankan hasil dan kenyamanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Dulu, dunia kecantikan identik dengan upaya mengejar standar tertentu yang sering kali terasa sulit dicapai. Namun seiring waktu, cara pandang banyak perempuan terhadap beauty mulai berubah. Kecantikan kini tidak lagi semata-mata tentang penampilan fisik, melainkan bagaimana seseorang merasa nyaman, sehat, dan percaya diri dengan dirinya sendiri.

Perubahan perspektif ini juga terlihat dari semakin banyaknya perempuan yang memilih perawatan praktis, minim risiko, dan tetap mendukung aktivitas sehari-hari. Di tengah kesibukan yang padat, mereka mencari solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga selaras dengan gaya hidup modern yang serba dinamis.

1. Beauty kini lebih dekat dengan rasa percaya diri dibanding standar kecantikan

Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026
Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026. (dok. XERF)

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perempuan mulai meninggalkan pola pikir yang berfokus pada kesempurnaan fisik. Sebaliknya, mereka lebih menekankan pentingnya menerima diri sendiri sambil tetap melakukan perawatan yang mendukung kesehatan dan kenyamanan.

Pandangan tersebut juga diungkapkan oleh Mikha Tambayong, yang mengaku persepsinya tentang kecantikan berubah seiring bertambahnya usia. Setelah lebih dari satu dekade berada di industri hiburan, ia kini melihat beauty sebagai bentuk kepercayaan diri, bukan upaya mengubah identitas diri.

"Sekarang beauty itu adalah confidence. Kita bangga pada diri sendiri dan tubuh kita sendiri. Untuk bisa percaya diri, kita juga harus mengurus diri kita, baik dari dalam maupun luar," ujar Mikha, saat diperkenalkan sebagai Indonesia Brand Ambassador XERF, teknologi lifting dan tightening wajah non-invasif, sekaligus peluncuran campaign #YOUtheXERF di Jakarta, Senin (1/6/2026).

2. Konsep graceful aging semakin diminati dibanding perubahan drastis

Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026
Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026. (dok. XERF)

Memasuki usia 30-an, banyak perempuan mulai mengubah fokus perawatan dari sekadar memperbaiki penampilan menjadi menjaga kualitas kulit dan kesehatan diri dalam jangka panjang. Konsep aging gracefully atau menua dengan elegan pun semakin banyak dibicarakan.

Alih-alih mengejar wajah yang terlihat berbeda, perempuan modern cenderung memilih perawatan yang membantu mempertahankan karakter alami mereka. Pendekatan ini membuat hasil yang dicari bukan transformasi ekstrem, melainkan versi terbaik dari diri sendiri.

Mikha mengaku dirinya lebih tertarik pada solusi yang membantu menyegarkan penampilan tanpa mengubah identitas wajah, seperti XERF. Baginya, perawatan ideal adalah yang mampu meningkatkan kondisi kulit dan wajah secara natural tanpa menghilangkan ciri khas seseorang.

3. Treatment minim downtime menjadi kebutuhan baru masyarakat urban

Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026
Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026. (dok. XERF)

Kesibukan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan seseorang dalam memilih perawatan kecantikan. Jadwal kerja yang padat membuat banyak orang tidak memiliki waktu untuk menjalani prosedur yang membutuhkan masa pemulihan panjang.

Karena itu, treatment dengan downtime minimal mulai menjadi pilihan utama. Selain memberikan kenyamanan, perawatan semacam ini memungkinkan seseorang kembali menjalankan aktivitas tanpa gangguan berarti setelah prosedur dilakukan.

Mikha sendiri mengaku tertarik mencoba XERF, teknologi lifting dan tightening non-invasif karena prosesnya relatif nyaman. Bahkan setelah menjalani treatment, ia masih dapat makan malam dan melanjutkan penerbangan keesokan harinya tanpa mengalami gangguan aktivitas.

4. Teknologi kecantikan berkembang menuju pengalaman yang lebih nyaman

Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026
Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026. (dok. XERF)

Jika dahulu banyak orang mengasosiasikan treatment estetika dengan rasa sakit atau prosedur yang menakutkan, perkembangan teknologi kini menghadirkan pengalaman yang berbeda. Inovasi di industri kecantikan membuat berbagai perawatan menjadi lebih praktis dan nyaman untuk dijalani.

Perubahan ini menjadi salah satu alasan mengapa semakin banyak perempuan maupun laki-laki mulai terbuka terhadap treatment estetika modern. Fokusnya bukan lagi pada prosedur invasif, tetapi bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas penampilan secara aman dan efisien.

Menurut Mikha, pengalaman mencoba teknologi perawatan modern membuatnya menyadari bahwa treatment saat ini tidak selalu identik dengan rasa sakit. Teknologi yang berkembang memungkinkan seseorang mendapatkan manfaat perawatan tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

5. Perawatan diri kini menjadi bagian dari gaya hidup, bukan kebutuhan sesaat

Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026
Mikha Tambayong, Brand Ambassador XERF. 1 Juni 2026. (dok. XERF)

Dulu, banyak orang menjalani perawatan hanya ketika menghadapi acara tertentu atau saat merasa memiliki masalah pada penampilan. Kini, perawatan diri mulai dipandang sebagai investasi jangka panjang yang menjadi bagian dari keseharian.

Tren ini terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap treatment yang mendukung penampilan natural sekaligus menjaga rasa percaya diri. Perawatan tidak lagi sekadar soal estetika, tetapi juga tentang bagaimana seseorang merasa lebih baik terhadap dirinya sendiri.

Head of idsMED Aesthetics Indonesia, Marisa Theresia, menilai perempuan modern saat ini ingin tetap menjadi dirinya sendiri, hanya dalam versi yang lebih segar dan percaya diri. Filosofi tersebut sejalan dengan tren kecantikan masa kini yang mengutamakan proses enhancing, not changing.

Tren beauty modern menunjukkan, bahwa kecantikan tidak lagi diukur dari seberapa jauh seseorang mampu mengubah dirinya. Justru, semakin banyak perempuan yang memilih merawat diri dengan cara yang lebih sehat, realistis, dan sesuai kebutuhan hidup mereka.

Jika kamu sedang mencari inspirasi perawatan yang selaras dengan gaya hidup aktif, mungkin sekarang saat yang tepat untuk mulai fokus pada perawatan yang mendukung rasa percaya diri sekaligus membantu kamu tetap menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More