Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tubuh Petite? 5 Model Celana Ini Bikin Kaki Tampak Lebih Panjang
ilustrasi wanita berjalan (pexels.com/ Đặng Thanh Tú)
  • Celana high waist membantu menciptakan ilusi kaki lebih panjang dengan menaikkan garis pinggang; padukan dengan atasan yang tidak menutupi pinggang dan warna gelap sederhana.
  • Straight leg membentuk siluet lurus tanpa volume berlebih, sedangkan flare dan bootcut memberi efek memanjang melalui bagian bawah yang melebar, terutama dengan panjang celana pas.
  • Wide leg tetap cocok untuk tubuh petite bila berpinggang tinggi dan panjang mendekati sepatu; seimbangkan volumenya dengan atasan pas atau dimasukkan ke dalam celana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memiliki tubuh petite bukan berarti kamu harus menghindari celana panjang. Justru, pemilihan model celana yang tepat bisa membantu menciptakan ilusi kaki yang terlihat lebih panjang dan proporsional. Masalahnya, tidak semua potongan celana memberikan efek yang sama.

Ada model tertentu yang malah bisa membuat tubuh terlihat semakin pendek. Kuncinya bukan mencari celana yang "khusus untuk orang pendek", melainkan memahami bagaimana potongan pakaian sepadan pada proporsi tubuh. Kalau kamu memiliki tubuh petite dan sedang mencari model celana yang bisa bikin jenjang, lima pilihan berikut layak masuk ke dalam list-mu!

1. Celana model high waist

ilustrasi celana high waist (pexels.com/Ilyasick Photo)

Celana high waist menjadi salah satu pilihan paling aman untuk kamu yang ingin menciptakan ilusi kaki lebih jenjang. Sesuai namanya, model ini memiliki posisi pinggang yang lebih tinggi dibandingkan celana mid rise atau low rise. Ketika garis pinggang terlihat lebih tinggi, bagian kaki secara visual akan tampak dimulai dari posisi tersebut.

Hasilnya, proporsi tubuh terlihat lebih seimbang dan kaki seolah-olah memiliki ukuran yang lebih panjang. Model high waist juga cukup fleksibel untuk berbagai gaya. Kamu bisa memadukannya dengan cropped top, kaus yang dimasukkan ke dalam celana, kemeja, atau blouse yang panjangnya tidak terlalu menutupi area pinggang. Pilih celana dengan warna yang relatif gelap dan desain yang sederhana untuk hasil maksimal.

2. Celana straight leg

ilustrasi wanita mengenakan jeans (pexels.com/George Pak)

Straight leg pants memiliki potongan yang relatif lurus dari bagian paha hingga ujung kaki. Model ini bisa menjadi pilihan untuk tubuh petite karena gak terlalu ketat, tapi juga tidak memiliki volume berlebihan. Garis lurus yang terbentuk dari pinggul menuju pergelangan kaki membuat siluet kaki terlihat lebih panjang.

Efek ini akan semakin terasa jika kamu memilih celana dengan panjang yang pas, alias gak menumpuk di bagian bawah. Straight leg jeans, misalnya, bisa dipadukan dengan sneakers untuk gaya kasual atau loafers jika ingin tampilan elegan. Untuk acara yang lebih formal, kamu bisa memilih straight leg trousers dengan bahan yang memiliki struktur dan jatuh sempurna.

3. Flare pants

ilustrasi flare pants (pexels.com/olly)

Flare pants kembali populer dan bisa menjadi pilihan menarik bagi pemilik tubuh petite. Model ini biasanya lebih pas di bagian paha, kemudian melebar mulai dari lutut hingga ke bagian bawah. Potongan tersebut menciptakan garis diagonal yang mengarah ke bawah sehingga kaki terlihat lebih panjang.

Efeknya akan semakin kuat jika celana memiliki panjang yang hampir menyentuh atau menutupi sebagian sepatu. Untuk tampilan sehari-hari, kamu bisa memakai flare jeans dengan atasan yang dimasukkan ke dalam celana. Kombinasi ini membuat garis pinggang terlihat jelas sehingga tubuh tidak tampak "terpotong" di tengah. Flare pants juga cocok dipadukan dengan sepatu yang memiliki sedikit hak, lho!

4. Celana model bootcut

ilustrasi bootcut pants (pexels.com/Gustavo Denuncio)

Kalau flare pants terasa terlalu mencolok untuk gaya sehari-hari, kamu bisa mencoba bootcut pants. Model ini memiliki potongan yang lebih melebar secara halus di bagian bawah sehingga efeknya tidak sedramatis flare. Bootcut sangat cocok untuk kamu yang ingin membuat kaki terlihat lebih panjang tanpa menggunakan celana dengan volume besar.

Bagian paha yang relatif mengikuti bentuk kaki membuat siluet tetap terlihat ramping, sedangkan ujung celana yang sedikit melebar memberikan keseimbangan. Model ini juga cukup mudah dipadukan dengan berbagai jenis atasan. Kamu bisa menggunakan T-shirt simpel, sweater, blouse, maupun blazer untuk menciptakan gaya yang berbeda.

5. Celana wide leg high waist

ilustrasi wanita dengan outfit hitam (pexels.com/ rasul lotfi)

Banyak pemilik tubuh petite menghindari wide leg pants karena khawatir tubuhnya akan terlihat semakin tenggelam. Padahal, model celana lebar tetap bisa digunakan, asalkan kamu memperhatikan proporsinya. Pilih wide leg pants yang memiliki high waist dan potongan panjang hingga mendekati sepatu.

Garis vertikal dari pinggang ke bawah dapat memberikan efek tubuh yang lebih panjang, sementara bagian kaki celana yang lebar menciptakan siluet yang elegan. Karena bagian bawah tubuh sudah memiliki volume cukup besar, pilih atasan yang lebih pas atau tak terlalu oversized. Memasukkan atasan ke dalam celana juga bisa menonjolkan posisi pinggang.

Memilih celana untuk tubuh petite sebenarnya bisa punya banyak pilihan. Dengan mengenali proporsi tubuh dan memahami potongan yang paling cocok, kamu bisa bereksperimen dengan berbagai model celana tanpa harus merasa terbatas hanya karena memiliki tubuh petite.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article